
Kim Lee Park berdiri tertegun di tengah-tengah ruangan rumah barunya.
Menatap kosong ke arah ruangan rumah yang sepi setelah menghilangnya portal waktu yang membawa Chun Cha pergi dari hadapannya.
Diangkatnya salah satu tangannya ke arah depan seraya bergumam pelan.
Menyebutkan nama gadis berhanbok hitam dengan hiasan Jokduri di kepalanya dengan suara bergetar lirih.
"Chun Cha...", panggil Kim Lee Park.
Bibir Kim Lee Park bergetar saat memanggil nama Chun Cha yang telah pergi dari hadapannya bersama seorang pria asing berwajah tampan.
Pria tampan dengan simbol Mugunghwa di dahinya yang telah membawa Chun Cha pergi.
Kedua lutut kaki Kim Lee Park mendadak lemas lalu dia jatuh lunglai ke atas lantai rumahnya.
BRUK... !
Tubuh Kim Lee Park duduk berlutut di tengah-tengah ruangan rumah barunya kemudian terbaring lemas.
"CHUN CHA !!!"
Teriak Kim Lee Park memanggil nama gadis yang merupakan istri reinkarnasinya yang datang dari masa enam ratus tahun yang lalu.
"CHUN CHA !!!", panggil Kim Lee Park.
Sebanyak apapun Kim Lee Park memanggil Chun Cha, gadis cantik dari masa silam itu tidak akan datang ke sisinya lagi.
Kesalahan yang telah diperbuat oleh Kim Lee Park terlalu besar sehingga waktu mengembalikan Chun Cha ke masa lalu, masa dimana dia datang.
Kim Lee Park tertegun seraya terisak pelan saat menyadari kesalahannya yang keterlaluan.
Tidak mempercayai Chun Cha bahkan melukai harga diri gadis cantik dari masa enam ratus tahun yang lalu.
Gadis bangsawan yang diperuntukkan bagi Kim Lee Park di masa silam sebagai seorang istri.
Ingatan Kim Lee Park tidak sepenuhnya kembali karena bukan dia sengaja melupakan kenangan masa lalunya tetapi dia benar-benar tidak mengingat apa-apa sampai Chun Cha datang ke dalam kehidupannya di masa depan, sekarang ini.
"Harus bagaimana aku mengembalikan kenangan di masa enam ratus tahun lalu itu ? Bahkan aku sendiri sama sekali tidak tahu apa-apa tentang masa laluku !?", kata Kim Lee Park.
Kim Lee Park menutupi wajahnya dengan salah satu telapak tangannya yang mengarah ke depan.
Bingung...
Hanya itu sekarang yang dirasakan oleh Kim Lee Park saat ini.
Setelah kepergian Chun Cha dari hidupnya, entah sampai kapan, sebentar, atau untuk selama-lamanya.
Kim Lee Park terbaring di atas lantai rumah barunya dengan hati sedih.
__ADS_1
Tidak tahu harus berbuat apa dengan masalah yang berhubungan dengan Chun Cha meski gadis cantik itu hanya singgah sebentar dalam kehidupan Kim Lee Park tetapi kesan yang dia tinggalkan terasa dalam di hati Kim Lee Park.
"Apa yang telah aku lakukan ?", gumam Kim Lee Park.
Kim Lee Park mengerjap-kerjapkan kedua matanya pelan yang berair.
Tertegun memandangi atas atap rumah barunya yang berhiaskan bola-bola lampu kristal yang berwarna-warni terang.
"Chun Cha... Kenapa harus terlambat mengatakannya tentang Haneul !? Dan kenapa kita harus selalu bertengkar karena masalah aneh !?", ucap Kim Lee Park.
Tatapan Kim Lee Park kosong, hanya ada titik-titik air yang keluar dari kedua sudut matanya.
Terisak pelan serta hanya terbaring pasrah menyesali semuanya tetapi dia tidak memahami apa yang harus dia sesali karena sejujurnya Kim Lee Park tidak mengerti dengan keadaan yang terjadi.
Bagi Kim Lee Park sangatlah wajar dan bukanlah hal yang aneh ketika dia melihat Haneul yang tiba-tiba muncul di rumah barunya bersama Chun Cha sedangkan dia tahu bahwa pria tampan dengan simbol Mugunghwa di dahinya adalah orang asing yang dia tidak kenal kemudian Kim Lee Park bertanya tentang pria aneh itu.
Hal wajar bagi Kim Lee Park jika dia bertanya tentang Haneul yang seorang pria.
Bukan berarti dia menuduh Chun Cha berselingkuh tetapi Kim Lee Park hanya ingin kepastian dari Chun Cha.
Untuk apa Haneul datang bersama dengannya sedangkan Chun Cha tahu bahwa dia seorang istri bagi Kim Lee Park walaupun hanyalah istri reinkarnasi dari masa enam ratus tahun yang lalu.
Tetap Chun Cha seharusnya mengerti bahwa membawa seorang laki-laki ke dalam rumah adalah dilarang bagi seorang perempuan yang sudah menikah.
Pada kenyataannya Haneul ternyata boneka beruang besar yang di dalam tubuhnya bersemayam arwah gentanyangan dan itu adalah Haneul.
Menyebabkan Haneul membawa pergi Chun Cha bersama dengannya kembali ke masa lalu lewat portal waktu.
WUSSSSSHHHH... !!!
Suara angin berhembus kencang lalu masuk ke dalam ruangan rumah barunya.
Membuat seluruh keadaan di dalam ruangan rumahnya berterbangan serta berhamburan ke penjuru rumah hingga mengacaukan isi semua rumah baru Kim Lee Park.
Kim Lee Park langsung tertegun ketika melihat keadaan rumahnya yang kacau balau.
"Ada apa ini ?", tanya Kim Lee Park kaget.
Kim Lee Park melihat angin kencang yang bertiup di dalam rumahnya serta menerbangkan seluruh seisi rumahnya hingga berantakan.
Angin terus bertiup mengacaukan semua isi ruangan rumah baru Kim Lee Park hingga dia tertegun memandangi kekacauan itu dari tempatnya berbaring di atas lantai rumah barunya.
"Angin !?", gumam Kim Lee Park tertegun lagi.
Kim Lee Park langsung terbangun dari tempatnya terbaring lalu duduk dengan ekspresi kebingungan saat melihat angin yang berhembus kencang mengacaukan seluruh keadaan rumah barunya.
"Angin apa ini !? Dan darimana datangnya angin ini !?", kata Kim Lee Park.
Pandangan Kim Lee Park menoleh ke arah angin yang bertiup kencang di dalam ruangan rumah barunya sehingga membuat kacau seisi ruangan.
__ADS_1
Kim Lee Park beranjak berdiri seraya memperhatikan seluruh penjuru rumah barunya yang hampir sebagian hancur serta kacau balau.
"Angin apakah ini !?", gumam Kim Lee Park kebingungan.
Angin kencang terus bertiup ke seluruh ruangan rumah serta menyebabkan pusaran angin puyuh yang berputar-putar di tengah-tengah ruangan rumah.
Menerbangkan semua benda-benda di dalam rumah serta meluluhlantakkan seisi rumah Kim Lee Park.
Namun, angin kencang yang bertiup itu tidak mencelakakan dirinya dan hanya berhembus bagaikan pusaran angin puyuh di depan Kim Lee Park tanpa melukai dirinya.
Angin kencang terus berputar-putar di hadapan Kim Lee Park tetapi tidak menyentuh tubuhnya sedikitpun.
Kim Lee Park berdiri tertegun menatap pusaran angin di depannya tanpa berkedip.
"Angin yang sangat aneh !?", ucap Kim Lee Park.
Kim Lee Park melangkahkan kakinya berusaha mendekati angin puyuh yang bertiup sangat kencang di hadapannya seraya mengulurkan tangannya ke arah datangnya angin kencang itu.
Pada saat tangan Kim Lee Park menyentuh pusaran angin yang berputar-putar di depannya itu, sesuatu dari dalam pusaran angin menarik tangannya.
"Apa ini !?", teriak Kim Lee Park tertegun.
Ditariknya kuat-kuat tangan Kim Lee Park yang terulur masuk ke dalam pusaran angin saat sesuatu yang sangat kuat berusaha menariknya masuk ke dalam pusaran angin.
"Hai !? Siapa itu !?", kata Kim Lee Park.
Kim Lee Park melangkah mundur dan menjauh dari pusaran angin di hadapannya saat pusaran angin kencang itu semakin bertambah lebar serta hampir menyentuh tubuh Kim Lee Park.
Berlari menghindari pusaran angin puyuh yang semakin lama semakin bertambah besar.
Kim Lee Park terus menjauhi lingkaran angin yang membentuk pusaran besar di tengah-tengah ruangan rumahnya.
Melahap masuk serta menarik kuat seluruh benda-benda yang ada di rumah baru Kim Lee Park.
Kembali membuat Kim Lee Park tertegun sendirian ketika menyaksikan seluruh benda di dalam rumah barunya terisap masuk ke dalam lingkaran pusaran angin puyuh yang berputar-putar kencang.
Kim Lee Park hanya berdiri termenung dengan terus bergerak mundur, berusaha menjauhkan dirinya sendiri dari jangkauan pusaran angin kencang yang berputar-putar tanpa henti di hadapannya.
Terdiam tanpa dapat berbuat apa-apa saat angin kencang terus melebar luas.
Pada saat tubuh Kim Lee Park berada tepat menempel di dinding rumah barunya sehingga membuat dia tidak dapat bergerak ataupun berpindah tempat dari posisinya berdiri sekarang.
Angin kencang yang berhembus kuat itu langsung menarik tubuh Kim Lee Park ke dalam pusaran angin yang terus berputar-putar.
Menarik masuk Kim Lee Park yang tidak berkutik serta tidak berdaya ketika angin kencang itu melahap seluruh tubuhnya ke dalam pusaran angin.
"AAAAAAAKKKHHHH... !!!!!''
Hanya terdengar suara teriakan keras dari Kim Lee Park saat dirinya masuk terhisap ke dalam pusaran angin kencang yang berputar-putar di tengah-tengah ruangan rumah barunya.
__ADS_1