ISTRI REINKARNASIKU 600

ISTRI REINKARNASIKU 600
Bab 34 Rumah Baru Kim Lee Park


__ADS_3

Kim Lee Park melangkah cepat menuju sebuah kawasan perumahan elit yang ada di salah satu kawasan Kota New York.


Dia tampak penuh semangat saat mengayunkan kedua kakinya di atas trotoar.


Kim Lee Park terus berjalan kaki menuju ke sebuah alamat yang tertera pada surat sertifikat pemilikan rumah tinggal yang dia dapatkan dari sistem kubik raksasa setelah menyelesaikan semua pertandingan basket melawan musuh virtual.


Tampak boneka Beruang besar hidup berjalan disampingnya dengan langkah santainya.


Kim Lee Park memperhatikan area sekitarnya dengan maksud untuk memastikan jalan yang dia tuju sesuai alamat yang benar.


''Apa ini jalan menuju ke alamat rumah baru kita ataukah kita tersesat !?'', gumam Kim Lee Park seraya memutar badannya.


Boneka Beruang besar yang berada di sisinya lalu menjawab pertanyaan Kim Lee Park seraya menunjuk ke arah sebuah rumah tingkat bergaya minimalis modern yang terletak di seberang jalan.


''Sepertinya kita telah sampai di tempat tujuan ! Dan aku rasa kita tidak salah alamat, Kim Lee Park !''


''Benarkah itu ?'', sahut Kim Lee Park penasaran. ''Apa kau yakin !?'', sambungnya.


''Lihatlah sendiri bentuk rumah yang ada pada gambar di halaman selanjutnya pada sertifikat itu !'', kata Boneka Beruang besar.


''Oh, iya !?'', ucap Kim Lee Park segera membalikkan halaman berikutnya pada sertifikat pemilikan rumah tinggal miliknya. ''Apa benar itu !?'', sambungnya.


''Coba saja kau lihat dengan teliti ! Dan bandingkan lah gambar rumah pada halaman sertifikat yang tertera dengan kenyataan yang ada disana !'', sahut Boneka Beruang besar.


Kim Lee Park berulangkali memperhatikan gambar rumah tinggal yang ada di dalam halaman sertifikat dengan rumah bergaya minimalis modern di seberang jalan.


''Sesuai !'', ucap Kim Lee Park. ''Rumah itu sesuai dengan gambar yang tertera pada sertifikat pemilikan rumah tinggal ini... Itu artinya memang benar jika rumah yang ada di seberang jalan sana memang rumah untuk ku !'', sambungnya.


''Baiklah... Apalagi yang kita tunggu lagi disini !? Mari kita kesana dan kita tempati !'', jawab Boneka Beruang besar.


''YUP !'', seru Kim Lee Park bersemangat. ''Mari kita tempati rumah itu segera dan kita nikmati kebebasan hidup di dunia ini !''


Kim Lee Park lalu berlari cepat menuju ke arah seberang jalan ke sebuah rumah tinggal bergaya minimalis modern dengan jalan terbentang untuk pejalan kaki yang ada di depan rumah baru.


Sekarang Kim Lee Park memiliki sebuah rumah baru untuk tempat tinggal bagi dirinya seterusnya.


Kim Lee Park berdiri tegak menghadap ke arah bangunan minimalis modern yang bertingkat tiga dengan halaman rumput serta garasi.

__ADS_1


''Wah ! Aku benar-benar tidak percaya jika aku akan memiliki sebuah rumah baru untuk ku !?'', ucap Kim Lee Park.


''Kau bahagia ?'', tanya Boneka Beruang besar yang berdiri di sampingnya.


''Tentu saja, aku sangat senang dan merasa bahagia karena memiliki sebuah rumah tinggal baru yang bisa aku tempati tanpa harus mengontrak lagi'', sahut Kim Lee Park.


''Kau tidak ingin mengadakan pesta untukmu !?'', ucap Boneka Beruang besar.


''Pesta !? Pesta apa !?'', tanya Kim Lee Park heran.


''Baiklah... Mari kita berpesta malam ini untuk menyambut kemenanganmu, Kim Lee Park !'', sahut Boneka Beruang besar.


Boneka Beruang besar menarik tangan Kim Simon untuk masuk ke dalam rumah baru yang didapatkan oleh Kim Lee Park dari kotak kubik raksasa setelah memenangkan pertandingan basket virtual.


Saat mereka memasuki rumah baru bergaya minimalis modern, mereka disambut dengan pemandangan di dalam rumah yang luas serta penuh perabotan lengkap.


Kim Lee Park terus berjalan masuk ke dalam ruangan rumah baru seraya memperhatikan keadaan sekitarnya dengan perasaan takjub.


Rumah baru bergaya minimalis modern milik Kim Lee Park tampak sangat nyaman dan dingin.


Membuat siapa saja yang tinggal di sana akan merasa betah dan senang berlama-lama tinggal di dalam ruangan rumah baru milik Kim Lee Park.


Boneka Beruang besar menarik tangan Kim Lee Park hingga masuk ke ruangan dapur.


Ruangan dapur rumah baru sangat luas dari ruangan yang ada di depan bahkan dapur rumah baru terbagi menjadi dua bagian ruangan dapur.


Ada dua ruangan yang diperuntukkan untuk dapur yaitu dapur kotor dan dapur bersih.


Kedua ruangan dapur masing-masing terpisah serta terletak di area ruangan rumah yang berbeda. Untuk dapur kotor berada jauh diluar rumah dan bangunannya terpisah dengan rumah induk sedangkan ruangan untuk dapur bersih berada di dalam ruangan rumah serta menjadi satu.


Boneka Beruang besar melangkah ke arah sebuah lemari es kemudian dia mengeluarkan sesuatu dari dalam lemari pendingin itu.


''TARAAAAA... !!!'', pekik Boneka Beruang besar kepada Kim Lee Park seraya menunjukkan sebotol minuman dingin berakohol.


''Kau mengajakku minum ? Alkohol ?'', ucap Kim Lee Park dengan kedua alis terangkat ke atas. ''Apa kau tidak salah !?''


''Kenapa tidak !?'', sahut Boneka Beruang besar datar. ''Satu gelas minuman saja tidak akan menggangu mu, bukan !?'', sambungnya.

__ADS_1


Boneka Beruang besar lalu menuangkan segelas minuman berakohol kepada Kim Lee Park seraya mengajaknya bersulang bersama-sama.


''Tidak, tidak, tidak... Aku tidak minum alkohol ! Karena sebagai guru aku tidak diizinkan untuk itu bahkan dilarang keras !'', sahut Kim Lee Park menolak.


''Hanya satu gelas untuk merayakan kemenangan !? Apa begitu memberatkan ?'', ucap Boneka Beruang besar.


''Alu tidak minum alkohol berfermentasi tinggi !'', sahut Kim Lee Park.


Kedua tangan Kim Lee Park menolak gelas yang disodorkan oleh Boneka Beruang besar kepada dirinya lalu dia tersenyum.


''Maafkan aku, dan aku harap kau tidak tersinggung atas sikap ku ini !'', ucap Kim Lee Park.


''Baiklah, baiklah, baiklah... Aku tidak akan memaksa mu untuk meminumnya... Bagaimana kalau kita ganti dengan memotong kue tart saja !?'', sahut Boneka Beruang besar memberi saran.


''Boleh ! Kalau itu aku menyetujui rencanamu, dan aku akan dengan senang hati menerima ajakan mu merayakan kemenangan ini dengan memotong kue tart !'', ucap Kim Lee Park.


Kim Lee Park lalu mengedipkan salah satu matanya ke arah Boneka Beruang besar yang ada di hadapannya sambil menunjuk senang.


''BINGO !!!'', seru Kim Lee Park. ''Mari kita potong kuenya ! Kuenya ! Kuenya... !''


Boneka Beruang besar tertawa kecil kemudian kembali berjalan ke arah lemari pendingin lalu mengambil sebuah kue tart besar dari dalam lemari es.


Mereka secara bersama-sama merayakan pesta atas kemenangan Kim Lee Park yang telah memenangkan pertandingan basket virtual di dalam kotak kubik raksasa dengan memotong kue tart Red Velvet Strawberry.


''Darimana semua ini !? Apakah isi lemari pendingin itu sudah diatur sedemikian rupa dengan lengkap ?'', tanya Kim Lee Park seraya menikmati potongan-potongan kecil kue tart Red Velvet Strawberry yang ada di hadapannya.


''Apa kau yang menyiapkannya ?'', sambungnya.


''Semua sudah ada dengan lengkap saat aku membuka lemari es itu. Dan kemungkinan semua yang ada di dalam lemari itu sudah tersedia lama..., atau kadarluarsa...'', sahut Boneka Beruang besar datar.


''UHUk ! UHUK ! UHUK !'', Kim Lee Park terbatuk-batuk akibat tersedak kue tart yang dia makan. ''APA !?'', sambungnya.


Ketika Boneka Beruang besar menjawab pertanyaannya tentang kondisi makanan yang tersedia di dalam lemari pendingin itu.


''Kau sedang tidak bercanda, bukan !?'', tanya Kim Lee Park langsung menoleh ke arah Boneka Beruang besar dengan tatapan serius.


''Aku bercanda... ! Mana mungkin aku memberi mu makanan kadaluarsa !?'', sahut Boneka Beruang besar sembari melahap kue tart Red Velvet Strawberry habis tak tersisa.

__ADS_1


''Kau serius !? Atau kau sedang main-main dengan ku ?'', ucap Kim Lee Park kembali melanjutkan menikmati kue tart Red Velvet Strawberry.


''Aku serius, bos ! Jangan takut karena aku tidak akan mungkin memberikan mu makanan-makanan kadarluarsa !'', sahut Boneka Beruang besar seraya tertawa.


__ADS_2