
Chun Cha menolehkan pandangannya ke arah sekitar ruangan gelap yang ada di dalam lubang hitam yang tampak tenang.
Tidak ada cahaya sedikitpun yang menerangi ruangan di dalam lubang hitam dimana Chun Cha berada saat ini.
Sorot mata Chun Cha langsung berubah bersinar terang serta berwarna putih ketika dia melihat keadaan di dalam lubang hitam di sekitarnya.
Chun Cha menggerakkan kedua tangannya yang mulai bercahaya serta diselubungi oleh sinar terang benderang seperti kedua matanya yang berubah menjadi putih bercahaya.
Melayang pelan di dalam ruangan lubang hitam sambil terus bergerak ke dalam.
Tubuh Chun Cha terbang diantara area lubang hitam yang diterangi oleh sinar cahaya terang yang memancar dari kedua tangannya sedangkan sorot mata Chun Cha lurus menerangi arah jalan di depannya.
Chun Cha terus bergerak memasuki ruangan lubang hitam yang tak berujung sembari terus berkonsentrasi penuh dengan keadaan disekitarnya.
"Kemanakah Kim Lee Park berada saat ini ?", ucap Chun Cha.
Ekspresi wajah Chun Cha terlihat sangat gelisah ketika gadis berhanbook hitam itu mencari-cari keberadaan Kim Lee Park.
Ditelusurinya setiap area lubang hitam yang terlihat sempit tapi tidak berujung itu.
"Aku harus segera menemukan Kim Lee Park lalu mrmbawanya keluar dari dalam lubang hitam ini secepatnya", ucap Chun Cha.
Chun Cha terus bergerak melayang memasuki area lubang hitam lebih dalam lagi dengan sinar cahaya terang yang memancar dari kedua tangan serta kedua matanya.
"Kim Lee Park...", panggil Chun Cha pelan.
Gerakan Chun Cha sangat hati-hati saat dia memasuki ruangan lubang hitam untuk mencari keberadaan Kim Lee Park.
"Kim Lee Prak... ! Kim Lee Park... !", panggil Chun Cha sekali lagi.
Bergerak cepat terus masuk ke dalam lubang hitam yang sangat gelap.
"Dimanakah kamu, Kim Lee Park ?", panggil Chun Cha.
Keadaan lubang hitam memang terasa dingin serta mencekam, hampir tidak terlihat tanda-tanda kehidupan di dalam lubang hitam saat ini.
Hal yang tentu membuat Chun Cha semakin bertambah ketakutan dan cemas ketika harus memikirkan keadaan Kim Lee Park yang entah bagaimana kondisinya sekarang di dalam lubang hitam.
Apakah Kim Lee Park dalam keadaan selamat ataukah dia sedang dalam bahaya, tidak satupun orang yang mengetahuinya termasuk Chun Cha sendiri.
Meski Chun Cha terlahir kembali dalam menjalani masa reinkarnasinya dengan memiliki kekuatan ajaib tetapi gadis cantik itu tetap tidak dapat menemukan keberadaan Kim Lee Park saat ini.
Lubang hitam yang gelap dan sangat dalam menembus ke dalam perut bumi memaksakan keadaan disekitarnya tidak mudah ditembus oleh penglihatan mata manusia biasa saja.
__ADS_1
"Kim Lee Park !!!!", panggil Chun Cha.
Chun Cha terus-menerus memanggil nama Kim Lee Park tanpa henti seraya mengedarkan pandangannya ke arah sekitar lubang hitam yang disinari oleh cahaya yang berasal dari kedua tangannya.
"Kim Lee Park ! Kim Lee Park !", teriak Chun Cha sekali lagi.
Chun Cha terus menyebutkan nama Kim Lee Park saat dia memasuki area lubang hitam yang sepi dan gelap.
Tubuh Chun Cha terus memasuki ruangan lubang hitam yang tidak memiliki ujung itu.
Terlihat sempit karena bentuk lubang hitam yang membentuk lingkaran besar seakan-akan tidak memiliki ujung jalan tetapi saat masuk ke dalam area lubang hitam maka keadaan di dalam lubang besar dan gelap itu sangatlah luas.
Chun Cha hampir kewalahan ketika dia harus terus bergerak memasuki area lubang hitam yang ternyata memiliki area yang sangat luas dan berukuran tak terhingga.
"Kim Lee Park ! Kim Lee Park ! Kim Lee Park !", panggil Chun Cha lagi.
Panggil Chun Cha panik serta cemas saat dirinya masih belum menemukan Kim Lee Park di dalam lubang hitam.
Lubang hitam dimana Chun Cha berada saat ini sangatlah gelap serta dalam sekali meski tidak tampak jelas dari arah luar tetapi semakin memasuki lubang hitam maka diri kita seolah-olah tersedot lebih dalam.
"Kim Lee Park ! Muncullah ! Dan tampakkanlah dirimu, Kim Lee Park !", ucap Chun Cha bergumam lirih.
Kedua bola mata Chun Cha yang berubah berwarna putih mulai bersinar semakin terang.
Meskipun ruangan lubang hitam telah disinari oleh cahaya dari diri Chun Cha tetaplah keadaan di lubang hitam tidak berubah sedikitpun tetap gelap dan tidak jelas terlihat.
Suram dan seluruh ruangannya berwarna hitam pekat serta hampir tidak terlihat bentuknya dengan jelas.
"Kim Lee Park..., aku mohon padamu..., segeralah kamu menampakkan dirimu disini, Kim Lee Park...", ucap Chun Cha.
Pandangan Chun Cha berubah kembali menjadi normal karena batas kemampuan spesial yang ada di kedua matanya memiliki batasan waktu.
Hanya bertahan satu jam lalu kekuatan kedua mata Chun Cha yang dapat berubah bercahaya dan berwarna putih akan menjadi normal kembali semula.
"Apa yang harus aku lakukan sekarang ?", bisik pelan Chun Cha. "Aku tidak tahu harus melakukan apa-apa untuk mencarimu, Kim Lee Park...", sambungnya.
Rasa frustasi mulai menghinggapi diri Chun Cha ketika dia tetap tidak dapat menemukan keberadaan Kim Lee Park dalam ruang lubang hitam yang dalam.
Tubuh Chun Cha mulai terbang cepat menuju lebih dalam ke ruang lubang hitam dengan kedua tangan yang masih bersinar terang, membuat suasana lubang hitam menjadi penuh cahaya.
"Lubang hitam ini semakin dimasuki lebih dalam maka akan semakin dalam bahkan seakan-akan tidak ada ujungnya", ucap Chun Cha.
Chun Cha memperhatikan sekeliling ruang lubang hitam yang remang-remang dan hanya disinari oleh cahaya yang berasal dari kedua tangannya.
__ADS_1
"Aku tetap tidak dapat menemukan Kim Lee Park di dalam sini, haruskah aku menggunakan kemampuan langitku untuk menemukannya", ucap Chun Cha.
Chun Cha yang selalu mengenakan hanbook warna hitam serta kepala berhiaskan jokdori hitam diatas rambutnya yang berwarna perak serta tersanggul rapi itu menghentikan gerakan tubuhnya.
Berdiri melayang di tengah-tengah ruangan lubang hitam seraya menatap ke arah sekelilingnya dengan tatapan tajam.
"Bagaimana pusaran angin itu datang di dalam rumah baru Kim Lee Park ?", ucap Chun Cha heran. "Apa yang terjadi sebenarnya pada diri Kim Lee Park ?", sambungnya.
Pandangan Chun Cha terarah ke atas ruangan lubang hitam sambil terus memikirkan cara untuk keluar dari lubang hitam serta menemukan Kim Lee Park secepatnya.
"Tidak ada celah ataupun jalan keluar dari tempat aneh ini lalu apa yang harus aku lakukan sekarang agar dapat menemukan Kim Lee Park", lanjut Chun Cha.
Tidak ada ide ataupun jalan keluar dari dalam lubang hitam ini bahkan hampir tertutup celah di dalam ruangan ini.
"Bagaimana cara aku dapat keluar dari lubang hitam ini sedangkan ruangan disini dipenuhi oleh kegelapan ?", ucap Chun Cha.
Chun Cha benar-benar kehabisan ide untuk keluar dari lubang hitam. Dan bagaimana caranya agar dia dapat menemukan keberadaan Kim Lee Park yang seolah-olah lenyap dari bumi.
Keadaan lubang hitam yang gelap tanpa adanya jalan petunjuk untuk keluar dari ruangan gelap itu, sungguh membuat Chun Cha hampir putus asa dan menyerah.
Suasana lubang hitam yang suram dan terasa sangat sunyi senyap, menunjukkan bahwa tempat itu bukanlah tempat yang tepat untuk didatangi serta dirasakan sangatlah berbahaya bagi siapapun yang masuk ke dalam lubang hitam.
Seakan-akan mempertegas sebuah argumen mengenai tempat yang disebut lubang hitam bahwa siapa yang masuk ke dalamnya maka tidak akan dapat keluar lagi.
Tiba-tiba tubuh Chun Cha merinding serta seluruh tubuhnya mendadak berubah sangat dingin.
Angin berhembus perlahan-lahan memasuki ruang lubang hitam yang hampa udara.
"Angin !?", gumam Chun Cha terkejut.
Pikiran Chun Cha langsung berputar cepat ketika dia merasakan angin berhembus pelan memasuki ke dalam ruangan lubang hitam.
"Darimana datangnya angin ini ?", ucap Chun Cha.
Chun Cha kembali memperhatikan keadaan sekitar ruang lubang hitam seraya mendekap dirinya sendiri dengan kedua tangannya.
"Dingin sekali suhu di dalam lubang hitam ini..., kenapa mendadak suhu disini berubah sangat dingin seperti es !?", kata Chun Cha.
Chun Cha terus memandangi ruangan disekitarnya dengan penuh waspada.
"Sejak angin berhembus ke dalam sini, tiba-tiba suhu di tempat ini berubah menjadi sangat dingin seperti suhu es", ucap Chun Cha. "Apakah angin itu merupakan sebuah petunjuk ?", sambungnya.
Chun Cha mulai melanjutkan kembali langkah kakinya yang terbang melayang menuju ke arah sumber angin yang baru saja datang memasuki lubang hitam tadi.
__ADS_1