
Chun Cha berdiri di hadapan Kim Lee Park dengan kedua mata menyorot kesal sedangkan Kim Lee Park tidak tahu menahu alasan yang membuat Chun Cha marah kepada dirinya.
Gadis yang mengenakan pakaian hanbok serba hitam itu lalu menoleh ke arah sekitar ruangan rumah baru Kim Lee Park.
''Kau baru membeli rumah baru ? Darimana kau mendapatkan uang sebanyak itu ?'', tanya Chun Cha.
''Aku mendapatkan hadiah berupa rumah baru dari hasil pertandingan basket virtual yang aku selesaikan kemarin'', sahut Kim Lee Park.
''Kau bertanding !?'', ucap Chun Cha.
''Benar, aku baru saja mengikuti pertandingan basket virtual melawan lawan-lawan dari sistem kemudian aku memenangkan hadiah berupa rumah'', kata Kim Lee Park.
''Pantas saja, aku tidak menemukan mu di rumah kontrakan !? Kau tahu bagaimana bingungnya aku tidak dapat menemukan mu disana ?'', ucap Kim Lee Park.
''Maafkan aku...'', sahut Kim Lee Park.
''Aku mencari mu ke setiap sudut kota New York setelah dari rumah kontrakan yang telah rata dengan tanah'', kata Chun Cha.
''Aku tidak tahu harus memberitahukan kepada mu jika aku telah pergi dari sana !'', sahut Kim Lee Park.
''Kau yang menghancurkan rumah kontrakan itu ? Benarkah ?'', kata Chun Cha.
''Mmmm... !? Aku tidak sengaja melakukannya karena itu juga kesalahan Boneka Beruang besar yang memberikan ku kekuatan hingga aku tidak sengaja menghancurkan dinding rumah kontrakan...'', sahut Kim Lee Park.
''Siapa yang kau maksudkan dengan Boneka ? Boneka Beruang besar katamu !?'', kata Chun Cha agak bingung.
''Benar, Boneka Beruang besar yang bisa hidup layaknya manusia dan dia bilang padaku bahwa dia dikirim oleh sistem atas perintah mu'', sahut Kim Lee Park.
''Mana Boneka Beruang besar yang kamu maksudkan itu ?'', kata Chun Cha kaget.
''Dia... Dia ada di ruangan makan sekarang !? Kenapa ?'', sahut Kim Lee Park. ''Kau akan menemuinya ?''
''Tidak ! Aku hanya ingin melihatnya !'', kata Chun Cha.
''Ehk !?'', Kim Lee Park bertambah bingung saat Chun Cha berkata seperti itu padanya tanpa mengerti maksud ucapannya. ''Kenapa dengannya ?'', sambungnya.
Chun Cha melangkah cepat menuju ke sebuah ruangan yang terletak di sebelah ruangan tengah yang tertutup oleh pintu berukuran cukup besar.
__ADS_1
KRIEEET... !
Pintu didorong ke samping oleh Chun Cha dengan mengarahkan tangannya melambai ke arah kanan cepat.
Didalam ruangan makan terlihat Boneka Beruang besar yang sedang jatuh tertidur pulas di atas meja panjang yang ada di ruangan makan.
Chun Cha menatap tajam ke arah Boneka Beruang besar yang sedang menelungkupkan kepalanya di atas meja.
''Dasar !'', ucap Chun Cha kesal.
Gadis yang mengenakan Jokduri hitam di atas kepalanya yang tertata rapi lalu berjalan menghampiri Boneka Beruang besar.
''Apa dia yang kamu maksudkan itu ? Boneka Beruang besar yang dikirim oleh sistem dan mengaku aku yang menciptakannya ?'', kata Chun Cha menatap ke arah boneka yang ada dihadapannya.
''Benar, kami bertemu di rumah kontrakan yang dulu, dan dia tiba-tiba muncul seraya berkata bahwa dia dikirim oleh Langit selama masa reinkarnasi mu berlangsung...'', jawab Kim Lee Park.
''Masa reinkarnasi ku oleh Langit !?'', kata Chun Cha bertambah bingung.
''Benar, itu yang dikatakan oleh boneka ini saat pertama kalinya kami bertemu !'', sahut Kim Lee Park.
''Dia benar-benar keterlaluan !?'', ucap Chun Cha.
''Apa kau mengenalnya ?'', tanya Kim Lee Park.
''Terus terang aku tidak tahu benar jika ada boneka yang dapat hidup karena bantuan sistem dan yang aku tahu bahwa hanya arwah saja yang dapat tinggal di dalam tubuh sebuah boneka !'', sahut Chun Cha.
''Arwah katamu !?'', ucap Kim Lee Park kaget.
Kim Lee Park bergerak mundur hingga tubuhnya terbentur ke arah dinding ruangan makan.
''Aa--arwah katamu !? Yang benar saja ???'', pekik Kim Lee Park terhenyak kaget.
Kedua kaki Kim Lee Park bergetar hebat saat dia baru mengetahui bahwa ada arwah penasaran yang bersemayam di dalam Boneka Beruang besar miliknya.
''Kau tidak sedang bercanda, bukan Chun Cha ?'', ucap Kim Lee Park bergetar kencang.
''Tidak, aku tidak pernah bercanda pada mu. Karena setahuku dia bukan berasal dari sistem manapun'', terang Chun Cha.
__ADS_1
''Bukan berasal dari sebuah sistem virtual lalu bagaimana bisa dia berkata bahwa dia dikirim oleh sistem selama masa reinkarnasi mu di masa depan ini !?'', kata Kim Lee Park.
''Memang demikian adanya, Kim Lee Park !'', sahut Chun Cha.
''Lantas kotak kubik raksasa yang aku masuki saat kami menghadapi pertandingan basket virtual dari sistem kubik itu apa ?'', kata Kim Lee Park.
Kim Lee Park berdiri bersandar di dinding ruangan dengan wajah pucat pasi.
''Di--dia berkata bahwa aku akan mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam hidupku setiap aku menyelesaikan tugas misi sistem...'', kata Kim Lee Park.
''Kotak kubik raksasa apa ? Dimana ?'', ucap Chun Cha seraya mengarahkan pandangannya ke atas ruangan makan.
''Tidak disini adanya kotak kubik raksasa itu tetapi di suatu tempat di atas lapangan luas dan aku melihat kotak kubik itu terbang melayang-layang'', kata Kim Lee Park.
''Dan kau mempercayainya, Kim Lee Park ?'', ucap Chun Cha.
''Bukan aku tidak mempercayainya atau menolak untuk menerima semua hal aneh itu tetapi aku hanya tahu bahwa keajaiban-keajaiban yang aku temui itu tampak sangat nyata. Dan aku tidak bisa untuk tidak percaya'', sahut Kim Lee Park.
Kim Lee Park berdiri meringkuk dengan tubuh gemetaran hebat seraya membelalakkan kedua matanya ke arah Boneka Beruang besar yang masih terlelap tidur.
''Apa yang akan kau lakukan terhadap boneka itu ? Maksudku apa yang akan kau perbuat pada arwah yang bersemayam di dalam tubuh boneka itu ?'', kata Kim Lee Park.
Guru olahraga itu berdiri dengan kedua kaki bergetar hebat seraya menunjuk ke arah meja panjang di tengah-tengah area ruangan makan dengan Boneka Beruang besar yang sedang tertidur pulas.
''Tidak ada yang akan aku lakukan kepadanya karena aku memahami bahwa tugas untuk menjaga ku selama masa reinkarnasi ku adalah keharusan bagi arwah penasaran agar dia mendapatkan amal baik serta berkah dari langit'', sahut Chun Cha.
Chun Cha berjalan ke arah sebuah kursi kayu berbentuk bulat dekat meja makan dimana Boneka Beruang besar tengah duduk tertidur pulas.
''Dia benar-benar pandai mengelabui manusia seperti mu. Dan aku juga heran kenapa kau bisa sampai ditipu oleh boneka yang secara logikanya jika sebuah boneka bisa tiba-tiba hidup dan itu tidaklah mungkin !?'', kata Chun Cha heran.
''Karena aku polos dan terlalu baik !'', sahut Kim Lee Park.
''Bukannya sedikit lugu sehingga mudah ditipu oleh sebuah boneka !?'', kata Chun Cha.
''Sudahlah ! Semua sudah terjadi ! Lalu bagaimana lagi !?'', jawab Kim Lee Park.
Chun Cha tertawa lepas mendengar ucapan Kim Lee Park karena dia benar-benar tidak menyangka jika suami yang berasal dari masa lalunya itu mudah diperdaya oleh sebuah boneka yang bisa hidup sendiri.
__ADS_1
Gadis berhanbook hitam itu hanya bisa tertawa keras saat melihat Kim Lee Park tidak berdaya karena ucapan sebuah Boneka Beruang besar yang sangat dipercayainya itu.
Kim Lee Park menatap Chun Cha dengan pandangan mata sangat kesal ketika gadis cantik itu menertawakan dirinya.