ISTRI REINKARNASIKU 600

ISTRI REINKARNASIKU 600
Bab 33 Hadiah


__ADS_3

Kim Lee Park terbelalak lebar hampir tidak mempercayai apa yang dia dengar barusan.


Mendapatkan hadiah rumah mewah...


Kim Lee Park langsung bersorak riang sembari melompat tinggi dengan salah satu tangan terangkat ke atas.


Sebuah rumah mewah yang selama ini dia harapkan dan tidak pernah dapat dia beli meski telah bekerja keras.


Mimpi memiliki rumah idaman tiba-tiba datang kepadanya tak terduga hingga membuat Kim Lee Park terharu.


''Rumah Mewah ?'', ucapnya gembira.


Kim Lee Park membalikkan badannya ke arah boneka beruang besar berdiri di belakangnya lalu dia langsung memeluk boneka Teddy Bear kesayangannya itu.


''Kita menang ! Kita memenangkan pertandingan ini ! Dan kita dapat rumah sesuai yang kita harapkan !''


Kedua mata Kim Lee Park tampak berkaca-kaca saat mengucapkannya.


Dia semakin memeluk boneka beruang besar dengan eratnya.


''Terimakasih telah membantuku mewujudkan impian kita !'', ucap Kim Lee Park.


''Syukurlah kau senang, Kim Lee Park ! Syukurlah !'', kata boneka beruang besar.


''Ini sulit aku bayangkan !'', sahut Kim Lee Park. ''Tidak pernah terlintas dalam pikiranku kalau aku akan mendapatkan hadiah besar seperti rumah mewah !'', sambungnya.


Boneka beruang besar hanya mengangguk-anggukkan kepalanya pelan menjawab ucapan Kim Lee Park yang terdengar bahagia.


''Kita punya rumah sekarang ! Rumah ! Kita bisa tinggal disana tanpa mengkontrak lagi !'', kata Kim Lee Park.


Kim Lee Park terlihat teramat senang saat mengucapkannya sembari menggenggam erat kedua tangan boneka beruang besar dihadapannya.


''Kau senang Teddy Bear ?'', kata Kim Lee Park.


''Iya, aku sangat senang dan bersyukur akhirnya kamu bisa memiliki rumah untuk kamu tinggali, Kim Lee Park'', sahut boneka beruang besar haru.


''Ha... Ha... Ha... Ha... Ha... Ha... !!!''


Tawa Kim Lee Park keras yang terdengar sangat bahagia.


''Kita jadi orang kaya baru ! Tinggal di rumah mewah ! Bayangkan itu !'', ucapnya.


Kim Lee Park memutar tubuhnya berulangkali seraya terus tersenyum lebar.


Dia kibaskan rambut hitamnya yang tebal berkali-kali sehingga keringat yang membasahi kepalanya bercipratan kemana-mana.


Kim Lee Park terus memutar tubuhnya kemudian berhenti sambil membentangkan kedua tangannya lebar-lebar.


Berteriak kencang meluapkan isi hatinya yang bahagia.


''WOOOOOW !!!''


Kim Lee Park menatap ke arah boneka beruang besar dihadapannya.


''Kita ambil hadiahnya sekarang ! Dan kita pergi dari ruangan kubik besar ini secepatnya !'', kata Kim Lee Park.


''Baiklah, aku setuju dengan ucapanmu, Kim Lee Park'', sahut boneka beruang besar.


''Tapi... Bagaimana caranya kita mengambil hadiahnya ?'', tanya Kim Lee Park.


Dia memutar badannya ke arah sebuah layar komputer raksasa yang ada di atas ruangan kubik biru.

__ADS_1


Kim Lee Park berjalan menghampiri layar berukuran raksasa itu seraya bertanya.


''Bagaimana caranya aku mengambil hadiah rumah mewahku itu ?''


*BIP...


BIP...


BIP*...


''SENTUH LAYAR MONITOR INI DENGAN CARA MENGUSAPNYA PELAN ! LALU PILIH TOMBOL BERTANDA HATI MERAH ! MAKA AKAN MUNCUL SEBUAH PERINTAH !''


Suara layar komputer tiba-tiba menjawab pertanyaan Kim Lee Park.


Membuat Kim Lee Park terkejut mendengar suara keras dari arah layar komputer yang menggema.


''Layar itu bicara lagi !?'', kata Kim Lee Park. ''Bagaimana ? Menyentuh layar monitor... Akan muncul tombol bertanda hati merah...''


Kim Lee Park berjalan mendekat ke arah layar komouter kemudian melakukan perintah dari sistem layar.


''SENTUH LAYAR...


TEKAN TOMBOL TANDA HATI MERAH...


BERES...


MUNCUL SEBUAH PERINTAH...


TAPI... MANA !?''


Ucap Kim Lee Park setelah melaksanakan perintah sistem.


''TUNGGU SATU DETIK LAGI ! MAKA AKAN ADA PETUNJUK YANG BERISI PERINTAH CARA MENGAMBIL HADIAH BERUPA RUMAH MEWAH !''


''Baiklah..., aku akan menunggunya...'', sahut Kim Lee Park.


Dia berdiri menunggu sesuai perintah layar monitor komputer yang ada didepannya.


Satu detik berlalu...


*TIT...


TIT...


TIT*...


Muncul tulisan panjang yang berisi kalimat perintah pada layar komputer.


"SENTUH PELAN KOTAK SAMPAH BERWARNA PUTIH YANG ADA DIPOJOK LAYAR ATAS ! JAWABLAH PERTANYAAN YANG DIBERIKAN NANTI DENGAN ''BENAR !''


Kim Lee Park menyentuh kotak sampah dipojok kanan layar lalu muncul sebuah pertanyaan yang wajib dijawab.


''ADA BERAPA JUMLAH PEMAIN PADA PERMAINAN BASKET ?


JAWAB DENGAN BENAR !


TULIS PADA KOLOM DIBAWAH SINI !


JIKA JAWABAN BENAR AKAN MUNCUL SURAT LEGAL PEMILIKAN RUMAH PADA LAYAR.


DAN SENTUH SURAT LEGAL AKAN KELUAR DALAM WUJUD NYATA !

__ADS_1


SELAMAT MENCOBA !''


Kim Lee Park terperangah tak percaya saat dia membaca semua petunjuk berisi perintah tentang cara mendapatkan surat legal kepemilikan atas rumah yang merupakan hadiah dari pertandingan game virtual yang dia menangkan.


Dia mengisi jawaban pada kolom layar komputer.


Jawaban Kim Lee Park benar dan komputer merespon jawaban benar miliknya dengan memberikan sebuah surat legal kepemilikan rumah mewah kepada Kim Lee Park berupa surat virtual.


''Akhirnya muncul surat virtual pada layar dan sekarang tinggal menyentuh surat itu maka akan keluar secara otomatis surat legal yang sebenarnya'', kata Kim Lee Park.


*KLEK...


KLEK...


KLEK*...


Komputer merespon sentuhan Kim Lee Park pada layar kemudian keluarlah surat asli dari dalam layar komputer secara otomatis.


''Itu suratnya !'', kata Kim Lee Park.


Kim Lee Park meraih surat legal asli atas kepemilikan rumah mewah yang merupakan hadiah atas kemenangannya dalam pertandingan basket virtual.


''Lihatlah ! Aku mendapatkan hadiahnya ! Kita punya rumah sekarang !'', ucap Kim Lee Park.


Kim Lee Park melambaikan surat legal asli kepemilikan rumah mewah kepada boneka beruang besar.


''Ayo kita pergi dari sini !'', kata Kim Lee Park semangat.


Kim Lee Park beserta boneka beruang besar kemudian pergi keluar dari kubik biru raksasa virtual.


Ketika mereka pergi meninggalkan kubik biru, benda ajaib itu tiba-tiba menghilang tak berjejak.


Suara aneh terdengar dari arah belakang Kim Lee Park dan boneka beruang besar saat mereka terbang menjauh dari kubik raksasa berwarna biru sehingga membuat Kim Lee Park menolehkan kepalanya ke arah suara aneh itu.


BLUSHHH !


Kim Lee Park tersentak saat dia melihat ke arah suara aneh yang datangnya dari arah belakang karena dia tidak melihat keberadaan kubik biru itu lagi.


''Kemana perginya kubik raksasa itu ?'', tanya Kim Lee Park keheranan. ''Apakah kamu tahu Teddy Bear ?'', sambungnya.


''Tidak !'', sahut boneka beruang besar.


''Bagaimana kamu tidak mengetahuinya ?'', tanya Kim Lee Park. ''Bukankah kamu yang menciptakan ruang kubik biru itu ?''


''Bukan aku yang menciptakan kubik biru itu melainkan sistem game virtual yang terhubung secara otomatis pada saat aku tercipta !'', jawab boneka beruang besar.


''Bukan kau yang menciptakannya ? Wow !? Aku tidak percaya itu !?'', kata Kim Lee Park.


''Benar, bukan aku yang menciptakan kubik biru itu tapi sistem !'', sahut Teddy Bear milik Kim Lee Park.


''Benarkah !?'', ucap Kim Lee Park sambil mengangkat kedua alisnya ke atas. ''Sungguh sulit dipercaya !?'', sambungnya keheranan.


Kim Lee Park menatap ke arah lokasi dimana kubik biru berada melayang serta berputar-putar tiada hentinya disana tadi tetapi sekarang benda raksasa itu lenyap dari pandangannya.


Teddy Bear yang telah berubah menjadi hidup memang merupakan boneka beruang besar kesayangan milik Kim Lee Park.


Namun itu semua berkat usaha Chun Cha yang membuat semuanya menjadi nyata.


Gadis yang datang dari masa 600 tahun yang lalu itu selalu menciptakan hal yang mustahil menjadi mungkin.


Mulai dari Chun Cha yang muncul tiba-tiba di dalam kamarnya, kejadian ajaib di sekolah tempat Kim Lee Park mengajar, adanya turnamen yang datangnya tak terduga hingga terciptanya boneka beruang besar yang dapat hidup serta berbicara.

__ADS_1


Semua kejadian yang dialami oleh Kim Lee Park tercipta karena kehadiran Chun Cha dalam hidupnya yang mengaku sebagai istri reinkarnasinya.


__ADS_2