
Chun Cha berdiri menatap Hyun Ok yang terbang di antara hembusan angin topan yang bergerak ke arahnya.
Saat Chun Cha menggerakkan kipas bhucae ditangannya lalu mengibaskannya keras membentuk lingkaran-lingkaran yang mengarah lurus bagaikan gelombang.
Hembusan angin topan yang bergerak dari arah berlawanan menuju ke lingkaran-lingkaran bergelombang menimbulkan benturan keras diantara keduanya.
Menyebabkan pusaran angin semakin keras di area taman bunga yang hancur berantakan oleh hembusan-hembusan angin.
Chun Cha melayang dengan terus mengibaskan kipas buchae yang membentuk gelombang lingkaran angin yang terus-menerus bergerak sedangkan angin topan yang berasal dari Hyun Ok turut menghantam keras.
"Siapa sebenarnya dia begitu ngototnya menyerangku dengan angin topan ini bahkan tidak membiarkanku pergi mencari Kim Simon !?", ucap Chun Cha.
Kipas ajaib Buchae...
Kipas ajaib menjawab ucapan Chun Cha saat dikibaskan.
"Wanita itu hanyalah ilusi dari lubang hitam ini, dia terbentuk saat kamu mencoba menghilangkan area gelap disekitar tempat ini, Chun Cha", kata kipas Buchae.
"Tapi jika dia ilusi yang terbentuk dari lubang hitam seharusnya saat terkena serangan dari sistem bhucae maka gadis itu langsung lenyap", sahut Chun Cha.
"Ilusi yang mematahkan mantra pelindung karena itulah seranganmu tidak berdampak apa-apa pada angin topan buatan gadis ilusi itu", kata kipas ajaib.
"Dia mengaku sebagai penjaga tempat ini", sahut Chun Cha.
Chun Cha terlihat berusaha menahan serangan angin topan dengan terus mengibaskan kipas ajaib yang membentuk lingkaran-lingkaran bercahaya.
Tubuh Chun Cha terus bergerak cepat dengan tangan menggenggam kipas buchae yang mengeluarkan cahaya-cahaya lingkaran.
Suara dentuman keras dari arah kedua serangan terdengar membahana hingga ke atas langit-langit di area tersebut.
Getaran hebat terjadi tanpa henti-hentinya ketika pusaran angin topan bergerak membentur lingkaran-lingkaran bercahaya hingga membelah tanah.
Chun Cha melompat tinggi menghindari retakan tanah yang diakibatkan adanya hantaman keras dari kedua serangan mereka.
Tubuh Chun Cha berputar-putar diudara melesat cepat memancarkan sinar cahaya dengan menggenggam kipas ajaib di tangannya.
Berloncatan tinggi lalu memantul-mantul ke segala arah kemudian meluncur keras membentuk busur pelangi yang melesat kilat ke arah Hyun Ok.
Sorot mata tajam Chun Cha memancarkan sinar cahaya kuat yang membias-bias seakan hendak membelah sesuatu di hadapannya.
Tubuh Chun Cha terus meluncur lurus ke arah Hyun Ok yang berubah menjadi kilatan cahaya terang.
Gadis cantik bernama Hyun Ok tersentak kaget saat tubuh Chun Cha berubah bagaikan kilatan cahaya terang yang melesat cepat ke arahnya.
"A-apa itu !?", gumam Hyun Ok kaget.
Hyun Ok melangkah mundur dengan kedua tangan beralih ke arah Chun Cha.
Tubuh Chun Cha yang membentuk busur panah cahaya terus meluncur ke arah Hyun Ok lalu membentur kuat tubuh gadis penunggu lubang hitam dengan sangat kuat.
BLAAARRRR... !!!
__ADS_1
Suara keras langsung terjadi hingga kedua kaki Hyun Ok bergeser jauh membentuk garis di atas permukaan tanah.
BLAAAAAARRRR.... !!!
Lagi-lagi suara hebat menggema kuat saat kedua gadis itu saling berbenturan.
"AAAHK... !!!", teriak Hyun Ok.
Teriakan Hyun Ok disertai oleh hembusan angin kencang yang menggulung-gulung keras hingga membuat tubuh Hyun Ok melambung tinggi diantara gulungan angin kencang.
"Kau seharusnya tidak melawanku karena aku hanya ingin mencari keberadaan suamiku di tempat ini... Kenapa kau yang merupakan ilusi waktu berani menghadang niatku ?", ucap Chun Cha dengan suara menggema kuat.
Tubuh Hyun Ok yang melayang serta berputar membentuk pusaran terus bergerak tanpa henti sedangkan tubuh Chun Cha yang berbentuk busur cahaya berhenti mendadak tepat di hadapan Hyun Ok.
"Kau berani melawanku padahal kau tahu jika aku berasal dari ratusan tahun yang lalu dan sedang menjalankan reinkarnasiku...", lanjut Chun Cha.
Chun Cha menatap tajam Hyun Ok yang ada di hadapannya.
Gadis penunggu itu hanya mampu melirik takut ke arah Chun Cha dengan mencoba menahan amukan angin kencang disekitarnya.
"Katakan padaku ! Apa tujuanmu ?", ucap Chun Cha dengan suara berat.
"A-aku hanya menjalankan tugasku sebagai penghuni ilusi waktu di lubang hitam..., tidak ada niatan untuk melawanmu ataupun menghalangi tujuanmu...", sahut Hyun Ok.
"Kau juga tahu jika kamu melakukan kesalahan, Hyun Ok... Karena bagi siapa saja yang menghalangi masa reinkarnasi seseorang maka termasuk sebuah pelanggaran dan dosa", kata Chun Cha.
"Aku tahu itu..., tapi aku hanyalah ilusi waktu yang memang bertugas untuk menguji setiap orang yang masuk ke lubang hitam... Dan ini sistem yang ada disini...", sahut Hyun Ok.
Berangsur-angsur tubuh Chun Cha yang bercahaya terang mulai meredup dan kembali normal.
"Apa ujianku telah lulus ?", tanya Chun Cha.
Suara Chun Cha tidak lagi terdengar berat sedangkan kipas ajaib ditangannya dia arahkan ke depan dadanya.
"Yah, kau lulus ujian ini !", sahut Hyun Ok.
Tampak tubuh Hyun Ok gemetaran hebat ketika angin kencang disekitarnya reda.
"Lalu apa selanjutnya ? Apa masih ada ujian lainnya untukku ?", tanya Chun Cha.
Kipas bhucae di tangannya dia gerakkan pelan hingga berhembus membentuk bintang-bintang kecil yang bergemerlapan indah.
Chun Cha melangkahkan kakinya mengelilingi Hyun Ok seraya terus mengipaskan buchae ajaib miliknya.
Memandangi Hyun Ok yang berdiri agak membungkukkan badannya yang gemetaran akibat hembusan kencang angin dari kipas ajaib.
"Apa kau bisa memberitahukan padaku, dimana keberadaan suamiku di lubang hitam ini ?", ucap Chun Cha.
Chun Cha menghentikan langkah kakinya sambil mengipaskan buchae ajaib di tangannya.
Berdiri membelakangi Hyun Ok yang masih gemetaran.
__ADS_1
"S-siapa suamimu ? Na-manya ?", tanya Hyun Ok.
"Kim Lee Park...", sahut Chun Cha.
Chun Cha membalikkan badannya menghadap ke arah Hyun Ok serta tersenyum tipis.
"Kim Lee Park !?", ucap Hyun Ok.
"Ya, namanya Kim Lee Park, pria yang berasal dari masa yang sama denganku", kata Chun Cha.
"Terus terang aku katakan padamu bahwa aku tidak mengenalnya ataupun melihatnya di sini karena lubang hitam memiliki dimensi ajaib yang sangat luas tak terkira", sahut Hyun Ok.
"Apa kau tahu bagaimana cara aku menemukannya di lubang hitam ini ?", tanya Chun Cha.
Chun Cha mengibaskan kipas ajaib di tangannya kemudian berdiri tegak menatap lurus Hyun Ok.
"Hanya ada satu cara lainnya tapi itu sangatlah sulit untuk ditempuh...", jawab Hyun Ok.
Hyun Ok merapatkan kedua tangannya di depan dada karena dia masih merasakan tubuhnya terasa dingin akibat hembusan angin yang bertiup tadi.
"Katakanlah ! Cara apa yang harus aku tempuh agar aku bisa menuju ke tempat Kim Simon berada di lubang hitam ini ?", kata Chun Cha.
Hyun Ok menghentakkan kedua kakinya di atas permukaan tanah yang retak dengan berulangkali.
Membuat Chun Cha mengalihkan perhatiannya ke arah gerakan kaki Hyun Ok diatas tanah.
"Apa yang kau lakukan itu !?", tanya Chun Cha keheranan.
Hyun Ok tidak menjawab pertanyaan Chun Cha dan terus menerus menghentakkan kedua kakinya di atas permukaan tanah tanpa hentinya.
"Hai ! Kenapa kau tidak menjawabku, Hyun Ok ! Apa yang sedang kamu lakukan ???", kata Chun Cha.
Chun Cha mencoba menghentikan gerakan Hyun Ok tapi gadis penunggu ilusi waktu itu justru terus menerus menghentak-hentakkan kedua kakinya di atas tanah.
"Hyun Ok !!!", teriak Chun Cha.
Pada saat bersamaan muncul lingkaran cahaya terang yang bersinar-sinar dari dalam tanah kemudian membentuk pusaran cahaya dan membias kuat ke arah atas.
Menerangi seluruh sekeliling kedua gadis muda yang berbeda dimensi waktu.
Chun Cha hanya termenung menatap pusaran cahaya yang keluar memancar kuat dari dalam tanah dan menyelubungi seluruh tubuhnya dan Hyun Ok.
"Pegang tanganku, Chun Cha !!!", ucap Hyun Ok setengah berteriak.
Chun Cha langsung mendongakkan wajahnya menghadap Hyun Ok yang mengulurkan salah satu tangannya ke arah dirinya.
"Baik !", sahut Chun Cha.
Chun Cha segera menyambut uluran tangan Hyun Ok yang mengarah lurus ke arahnya kemudian menggenggamnya erat-erat.
Bersamaan itu tubuh keduanya lalu menghilang pergi dari lokasi taman bunga yang keadaannya kembali seperti sediakala.
__ADS_1