
Kim Lee Park tertegun menatap kartu di depannya serta munculnya gema suara yang menyertai kartu tersebut.
Sebuah kartu bergambar dirinya yang kembar melayang di hadapannya yang bercahaya terang.
Kim Lee Park mengulurkan tangannya ke arah kartu itu dan mencoba meraihnya.
"Kartu !? Kartu apakah ini ?", ucap Kim Lee Park.
Pada saat Kim Lee Park menggapai kartu di hadapannya tiba-tiba suara kembali terdengar di area sekeliling kartu bergambar dirinya yang kembar.
"GUNAKAN KARTU DOUMMAL INI SEBAGAI KARTU PERTOLONGANMU KARENA KARTU DOUMMAL INI DAPAT DIGUNAKAN DI SETIAP SITUASI APAPUN !", ucap suara asing itu.
"Kartu Doummal ?", ucap Kim Lee Park sembari mendongakkan kepalanya.
"BENAR ! Kartu ini adalah perwujudan dari dirimu dan kartu Doummal dapat memberimu pertolongan jika kau membutuhkannya, Kim Lee Park", kata gema suara dari arah kartu.
"Bagaimana cara untuk menggunakan kartu Doummal ini ?", sahut Kim Lee Park.
"MUDAH ! Akan ada petunjuk dibalik kartu Doummal di tanganmu, tertera tulisan keterangan cara menggunakan kartu itu", ucap gema suara.
"Keterangan !?", gumam Kim Lee Park.
Kim Lee Park mengerutkan dahinya saat suara kartu menjelaskan keterangan cara mengaktifkan kartu Doummal.
"Silahkan ambil kartu Doummal ini dengan mengucapkan perintah pada kartu ini !", sahut suara dari kartu.
Kim Lee Park mengulurkan tangannya saat dia hendak meraih kartu Doummal berwarna biru dan merah yang bergambar dirinya kembar.
Dia membalik kartu Doummal serta membaca keterangan di balik kartu tersebut.
"Pakailah kartu Doummal dengan mengucapkan kata ini : DOUMMAL BYEOL.
Kartu Doummal hanya bisa dipakai sekali saja dalam satu hari dan untuk bisa menggunakan kartu ini secara ulang maka diharuskan menaikkan level kartu sesuai syarat serta ketentuan yang berlaku", ucap Kim Lee Park.
Kim Lee Park kembali menolehkan kepalanya ke arah depan.
"Apa syarat dan ketentuan yang berlaku pada kartu Doummal ini ?", tanya Kim Lee Park.
Tidak ada jawaban dari suara menggema itu, hanya ada cahaya terang yang muncul dari arah kartu Doummal di tangan Kim Lee Park.
Cahaya bersinar terang serta berputar-putar kencang lalu kartu Doummal di tangannya mulai berbicara sendiri.
Kim Lee Park sontak melemparkan kartu Doummal yang ada di genggaman tangannya sehingga kartu tersebut terbang.
"Kartu itu bersuara !?", ucap Kim Lee Park dengan tangan gemetaran.
Chun Cha langsung mendekati Kim Lee Park lalu berdiri disebelahnya seraya berkata.
"Kim Lee Park, apa yang terjadi ?", tanya Chun Cha.
__ADS_1
"Kau ? Kau ada disini ? Bagaimana bisa !?", ucap Kim Lee Park.
Kim Lee Park menolehkan kepalanya ke arah Chun Cha yang berada di dekatnya sedangkan seorang perempuan berdiri di belakang gadis berhanbok itu tanpa berani menatap ke arah Kim Lee Park.
"Aku kembali ke rumah barumu tapi aku tidak mendapatkanmu di rumahmu lalu aku mencarimu ke dalam rumah", sahut Chun Cha.
"Kau kembali ke rumah ?", kata Kim Lee Park.
"Iya, aku kembali ke rumahmu karena aku mendapatkan firasat buruk berupa alarm bahaya yang menggema di telingaku", sahut Chun Cha.
"Alarm bahaya !?", ucap Kim Lee Park.
Kim Lee Park berdiri seraya menatap lurus Chun Cha yang ada dihadapannya.
"Kenapa kau mencariku kembali setelah apa yang telah aku lakukan padamu ?", tanya Kim Lee Park.
"Alarm bahaya terus-menerus menggaung di kedua telingaku yang menandakan akan kondisimu yang sedang terancam bahaya", sahut Chun Cha.
Kim Lee Park terdiam hanya memandangi Chun Cha dengan tatapan serius.
"Apa kau mencemaskanku ?", kata Kim Lee Park.
"Tentu, aku sangat mencemaskanmu karena bagaimanapun juga aku adalah istri mu meski aku merupakan istri reinkarnasimu", sahut Chun Cha.
"Aku jadi terharu...", ucap Kim Lee Park.
"Aku bersyukur karena melihat keadaanmu baik-baik saja meski aku tahu kau sedang mengalami kesulitan sekarang", kata Chun Cha.
"Yah, aku tahu itu...", ucap Chun Cha.
Chun Cha tersenyum sembari menundukkan pandangannya terlihat kedua pipinya yang bersemu kemerahan.
"Maaf...", kata Kim Lee Park.
Chun Cha tersentak lalu menatap Kim Lee Park didepannya.
Terpana karena mendengar ucapan Kim Lee Park yang terdengar aneh baginya yaitu meminta maaf, hal yang jarang dilakukan oleh Kim Lee Park meski dia selalu bersikap kasar pada Chun Cha.
"Ah..., tidak perlu sesungkan itu... Aku merasa semuanya adalah masalah biasa yang terjadi antara sepasang suami-istri...", kata Chun Cha.
"Kedengarannya lumayan ringan tapi artinya sangat mengena", ucap Kim Lee Park.
"Yah, mungkin...", lanjut Chun Cha.
Chun Cha berusaha tersenyum pada Kim Lee Park meski dia tahu agak berat mengakui bahwa hatinya cukup terluka dengan sikap Kim Lee Park padanya.
"Lalu kartu apakah itu ?", tanya Chun Cha mengalihkan arah pembicaraan.
"Kartu Doummal", sahut Kim Lee Park.
__ADS_1
"Artinya kartu pertolongan jika diartikan lalu untuk apa kartu Doummal itu ?", kata Chun Cha.
"Aku tidak tahu guna kartu Doummal itu karena aku baru mendapatkannya setelah mengalahkan seorang pria yang mirip denganku", sahut Kim Lee Park.
"Yah, aku melihatnya saat kau bertarung melawannya tadi lalu muncul kartu yang bersinar terang", kata Chun Cha.
"Bagaimana kau bisa kemari ?", tanya Kim Lee Park.
"Aku melihat pusaran angin besar mirip lingkaran hitam yang terus bergerak berputar-putar di tengah-tengah ruangan rumah barumu saat aku kembali", sahut Chun Cha.
''Pusaran itu menghisapku masuk ke dalamnya, datang secara tiba-tiba ke rumah setelah kau pergi dari rumahku", kata Kim Lee Park.
"Benarkah !?", ucap Chun Cha tersentak kaget.
Chun Cha hampir tidak percaya dengan perkataan Kim Lee Park yang menjelaskan bahwa pusaran hitam yang menyebabkan masuknya mereka ke dalam lubang hitam muncul seusai mereka bertengkar.
Gadis reinkarnasi yang datang dari masa lalu itu lantas mulai berpikir serta teringat pada ucapan Cheonsa beberapa waktu yang lalu.
Mungkinkah ini semua merupakan hukuman dari langit untuk menyadarkan mereka berdua yang sering bertengkar karena hal yang tidak dapat keduanya saling terima.
Dimana Kim Lee Park yang selalu curiga dan tidak percaya akan sosok Chun Cha yang mengaku bahwa gadis itu merupakan istri reinkarnasinya yang berasal dari masa 600 tahun lalu.
Hal yang sering menyebabkan mereka berdua terlibat pertengkaran setiap harinya karena alasan itulah langit lalu menghukum mereka dan masuk ke lubang hitam.
"Mungkinkah langit sengaja mengirim lubang hitam ke tempat kami berada agar kami saling sadar ataukah ini adalah petaka dari hukuman yang menyertai masa reinkarnasiku karena Kim Lee Park menyebabkan ku meninggalkan dirinya"
Ucap Chun Cha dalam hatinya seraya berpikir hal yang terjadi diantara mereka.
Chun Cha mulai menyadari sesuatu yang terjadi pada lubang hitam sedangkan dia melihat kartu Doummal yang bercahaya terang itu masih terlihat terbang melayang di atas mereka.
"Apakah Cheonsa yang melakukannya ataukah ini termasuk ujian dari sistem langit yang menyertai masa reinkarnasiku di masa depan ini !?"
Chun Cha seakan-akan mulai tersadar akan kejadian yang dia alami sejak kedatangannya dari masa 600 tahun yang lalu ke masa depan untuk mencari Kim Lee Park.
Penolakan yang sering dilakukan oleh Kim Lee Park saat Chun Cha datang telah menorehkan warna merah pada setiap laporan yang selalu menyertai langkah reinkarnasi gadis berambut perak itu.
Mungkinkah kartu Doummal merupakan lambang dari langit agar Kim Lee Park dapat menerima Chun Cha.
Membantu Chun Cha dengan memberi bukti berarti bagi Kim Lee Park bahwa Chun Cha memang gadis reinkarnasi dari masa lalunya.
"Apakah kartu Doummal mengandung arti tertentu bagi Kim Lee Park ataukah ini bagian dari ujian kenaikan level yang akan menolong jalan Chun Cha dalam bereinkarnasi dan cara mendekatkan mereka berdua !?"
Cun Cha bergumam dalam hatinya seraya terus memperhatikan keadaan di sekitar lubang hitam.
"Apakah syarat dari kartu Doummal itu adalah kedekatan mereka atau ada ketentuan lainnya yang ditetapkan oleh kartu itu bagi Kim Lee Park ?"
Chun Cha memandangi kartu Doummal dihadapan mereka yang masih terus berputar-putar tanpa hentinya.
Kartu Doummal yang bersinar terang hingga menyilaukan mata.
__ADS_1
Chun Cha lalu mengulurkan tangannya ke arah kartu Doummal hingga ujung jarinya menyentuh permukaan kartu berwarna biru dan merah bergambar Kim Lee Park yang berwujud kembar.