
Chun Cha menyeka sudut kedua matanya yang berair lalu berjalan mendekati Kim Lee Park yang duduk meringkuk di lantai.
Sorot mata Kim Lee Park menatap tajam kepada Chun Cha saat dia melihat gadis dengan Jokduri di atas rambutnya yang berwarna perak tertata rapi itu tertawa padanya.
Tawa Chun Cha tidak berhenti sampai Kim Lee Park berteriak kencang.
''APA !? HAH !? KAU PIKIR AKU BADUT ?''
Ketika Kim Lee Park berteriak keras kepada Chun Cha secara refleks gadis cantik itu menghentikan tawanya.
Chun Cha terdiam berdiri di hadapan Kim Lee Park yang mencoba beranjak berdiri.
Kedua kaki Kim Lee Park bergetar hebat saat dia mencoba untuk berdiri tegak betapa susahnya dia harus menghilangkan rasa cemasnya terhadap arwah penasaran yang besemayam di dalam Boneka Beruang besar.
Keringat mengucur deras di sekitar wajah Kim Lee Park yang berubah pucat lalu dia berkata.
''Bagaimana cara menghilangkan arwah penasaran itu ?'', tanya Kim Lee Park.
Detak jantung Kim Lee Park berbunyi keras saat menoleh ke arah Boneka Beruang besar yang tertidur karena lelah.
''Tidak bisa hilang karena sistem Langit telah mengaturnya menjadikan dia penunggu Boneka Beruang besar itu sampai masa reinkarnasiku berakhir'', sahut Chun Cha.
''Bukankah katamu dia arwah penasaran dan bukan sebuah sistem !? Kenapa tidak bisa dihilangkan jika itu mengganggu ?'', kata Kim Lee Park.
''Tidak mengganggu tapi merepotkan !?'', ucap Kim Lee Park. ''Lantas bagaimana bisa arwah penasaran menjadi bagian dari sistem ?''
''Entahlah !?'', sahut Chun Cha seraya mengangkat kedua bahunya ke atas.
''Entahlah !?'', kata Kim Lee Park mengerutkan keningnya keheranan. ''Hanya itu jawabanmu !?'', sambungnya.
Kim Lee Park tidak pernah habis berpikir jika Langit mengirimkan sistem yang aneh kepadanya lewat Boneka Beruang besar yang di dalamnya terdapat arwah penasaran.
Guru olahraga itu hanya tidak memahami hal-hal baru yang dia alami selama dia bertemu Chun Cha, gadis yang mengaku bahwa dirinya adalah seorang gadis bangsawan yang merupakan istrinya di masa lalu saat kerajaan Korea masih berjaya.
Menjumpai keanehan-keanehan luar biasa seperti contohnya bertemu Boneka Beruang besar hingga dia ikut pertandingan basket virtual di ruang kotak kubik sampai Kim Lee Park memperoleh sebuah hadiah berupa rumah mewah.
Kim Lee Park berdiri sambil bersandar di dinding ruang makan dengan kedua tangan masih bergetar.
''Apa kau tidak dapat mengusirnya ? Atau setidaknya memasukkan arwah penasaran itu ke dalam sebuah botol !?'', kata Kim Lee Park.
''Kau takut pada arwah itu sebelumnya kamu dengan bangganya menceritakan pengalamanmu akan keberhasilanmu mendapatkan sebuah rumah ?'', ucap Chun Cha.
''Tidak ! Aku tidak takut hanya kepada sebuah Boneka Beruang besar !'', kata Kim Lee Park.
''Tapi wajahmu terlihat pucat sekali !?'', ucap Chun Cha.
Gadis yang selalu mengenakan hanbook hitam itu memajukan kepalanya ke arah Kim Lee Park yang berdiri dihadapannya
''Jangan menyangkal, Kim Lee Park !'', kata Chun Cha sembari memandangi wajah Kim Simon.
__ADS_1
''Kim ! Kim ! Kim !'', sahut Kim Lee Park sewot saat dirinya menjadi bahan olok-olok Chun Cha. ''Itu tidak sopan memanggil dengan nama marga saja !'', sambungnya.
''Lalu aku harus memanggilmu bagaimana !?'', kata Chun Cha.
''Terserah ! Tapi aku tegaskan jangan memanggilku dengan nama Kim saja tetapi panggillah aku Kim Lee Park ! Dan jika aku ini memang suamimu di masa lalu seharusnya kau memanggilku dengan kelembutan !'', kata Kim Lee Park.
Kim Lee Park mencoba berjalan meski tertatih-tatih karena kedua tangannya yang gemetaran.
Chun Cha terdiam sambil memandangi ke arah Kim Lee Park yang berlalu pergi.
Gadis cantik itu lalu menghampiri Boneka Beruang besar yang ada di dekat meja panjang.
''Hai, Kau ! Sampai kapan kau akan berpura-pura tidur dan bersembunyi di tubuh sebuah boneka ?'', kata Chun Cha.
Chun Cha menggebrak meja panjang tempat bersandarnya kepala Boneka Beruang besar yang tertidur.
BRAK... !!!
Boneka Beruang besar itu langsung terjaga cepat dan berusaha kabur dari Chun Cha.
''Hai, kau ! Kamu akan pergi kemana ?'', kata Chun Cha.
Boneka itu melompat cepat serta mencoba lari dari ruangan makan tetapi Chun Cha berhasil menahan tubuh Boneka Beruang besar dengan cara menghentikan waktu disekitar boneka itu.
Salah satu tangan Chun Cha mengarah lurus dengan memancarkan sinar terang dari dalam tangannya lalu sinar itu bergerak ke arah Boneka Beruang besar.
Tubuh Boneka Beruang besar tidak bisa bergerak lagi dan terhenti secara tiba-tiba.
Gadis cantik itu melilitkan rantai perak ke seluruh tubuh Boneka Beruang besar agar dia tidak dapat melarikan diri karena lilitan rantai yang memancarkan cahaya akan langsung menghukum boneka itu dengan hukuman cambuk.
Waktu kembali berputar di sekitar Boneka Beruang besar.
Ketika boneka berukuran orang dewasa hendak menggerakkan tubuhnya, dia kesulitan untuk melakukannya karena seluruh tubuhnya terikat oleh rantai perak yang bercahaya terang.
''LEPASKAN AKU ! SIAPA KAMU ?'', kata Boneka Beruang besar.
''Seharusnya aku yang bertanya seperti itu, kenapa justru kamu yang bertanya tentang aku ?'', sahut Chun Cha.
''Kau tidak berhak mengikat tubuhku dengan rantai perak ini ! Karena aku adalah utusan Langit ! Kau bisa dihukum, nona !'', ucap Boneka Beruang besar.
Chun Cha tersenyum tipis saat mendengar ucapan dari Boneka Beruang besar yang mencoba berdalih darinya.
''Kau yang ingin dihukum oleh Cheonsa !'', sahut Chun Cha.
''Apa kamu mengenalnya ?'', tanya boneka itu.
''Kenapa kau menanyakan Cheonsa ?'', sahut Chun Cha mengernyitkan dahinya. ''Apa kamu mengenalnya ?'', sambungnya sambil mempererat lilitan rantai perak di badan Boneka Beruang besar.
''Tidak ! Aku tidak mengenalnya !'', kata boneka itu lalu memalingkan wajahnya.
__ADS_1
''Kau berbohong !'', ucap Chun Cha.
''Tidak ! Itu tidak benar !'', sahut boneka. ''Aku tidak pernah berkata bohong pada siapapun !'', sambungnya.
''Buktinya kamu membohongi Kim Lee Park dengan mengatakan bahwa kamu utusan Langit'', kata Chun Cha.
Chun Cha memegang kuat-kuat rantai perak yang melilit tubuh Boneka Beruang besar dengan kedua tangannya.
Dipandanginya boneka yang ada di sampingnya.
''Memang aku utusan Langit untuk membantu Kim Lee Park selama masa reinkarnasimu selesai'', sahut Boneka Beruang besar.
''Darimana kau tahu kalau aku sedang menjalani masa reinkarnasiku ?'', kata Chun Cha.
''Apa kau tahu siapa aku sebenarnya ?'', tanya balik Boneka Beruang besar.
''Aku tahu siapa kamu !'', sahut Chun Cha.
''Katakan padaku siapa aku yang sebenarnya ?'', tanya ulang boneka.
''Baiklah aku akan menjawabnya, Boneka Beruang besar kesayangan Kim Lee Park'', sahut Chun Cha.
Kedua bola mata Chun Cha berubah berwarna merah menyala saat dia melihat ke arah Boneka Beruang besar.
Boneka berukuran besar itu tersentak kaget saat melihat Chun Cha yang memperlihatkan kedua matanya yang berubah berwarna merah tua.
''Kau adalah arwah penasaran yang juga menjalani masa reinkarnasimu dalam wujud sebuah boneka'', kata Chun Cha.
''Bukankah kita sama-sama arwah gentanyangan ? Dan sama-sama menghantui Kim Lee Park ?'', ucap boneka.
''Apa kesalahan yang telah dia perbuat hingga saat kau menjalani masa reinkarnasimu harus mendatangi Kim Lee Park ?'', sahut Chun Cha.
Chun Cha menggerakkan rantai perak yang dia genggam di tangannya erat-erat bersamaan itu pula cahaya mengalir di seluruh lilitan rantai yang membuat panas tubuh Boneka Beruang besar.
''Uhk !?'', pekik tertahan dari boneka.
''Apa hubungannya kamu dengan Kim Lee Park ? Coba kamu katakan padaku !'', kata Chun Cha.
''Aku sudah katakan bahwa aku adalah bagian dari sistem yang berwujud arwah penasaran'', jawab boneka.
''Kau mencoba mengelabuiku tapi sayangnya kau tidak bisa, wahai boneka !'', ucap Chun Cha.
Chun Cha menarik rantai perak yang melilit tubuh Boneka Beruang besar lalu dia melayang pelan di atas lantai ruangan sembari membawa boneka itu menuju ke arah luar ruangan makan.
Ditariknya rantai perak ditubuh Boneka Beruang besar kuat-kuat hingga boneka itu mengikutinya dari arah belakang.
Tampak boneka itu berusaha melepaskan ikatan rantai perak yang mengikat kencang badan bonekanya.
Namun, sayangnya, lilitan rantai perak di badan Boneka Beruang besar tidak mudah dilepaskan oleh boneka.
__ADS_1
Chun Cha terus bergerak melayang di atas lantai keluar dari ruangan makan melewati ruangan yang terhubung ke pintu masuk rumah baru milik Kim Lee Park.