
Chun Cha lalu berjalan menghampiri Kim Lee Park yang terbaring di atas sofa panjang yang tersedia di rumah barunya.
Mencoba mengajak bicara Kim Lee Park dengan hati-hati.
"Kim Lee Park...", panggil Chun Cha.
Kim Lee Park mendongakkan kepalanya ke arah Chun Cha yang berdiri di sampingnya yang menatapnya penuh keseriusan.
"Hmmm..., apa ?", sahut Kim Lee Park datar.
Kim Lee Park lalu beranjak bangun dari sofa panjang dan duduk menghadap Chun Cha.
Gadis cantik yang selalu mengenakan hanbok hitam serta Jokduri hitam di atas kepalanya kemudian duduk di dekat Kim Lee Park.
Terdiam dengan kepala tertunduk ke arah lantai ruangan.
"Apa yang ingin kamu bicarakan dengan ku ?", tanya Kim Lee Park.
Ketika dia melihat ekspresi wajah serius yang ditunjukkan oleh Chun Cha.
"Aku ingin mengenalkan mu seseorang...", kata Chun Cha.
Kim Lee Park menoleh ke arah Chun Cha dengan pandangan mata tidak mengerti.
"Seseorang !? Siapa dia ?", sahut Kim Lee Park.
Chun Cha mengangkat wajahnya ke arah Kim Lee Park dengan ragu-ragu sembari berusaha tersenyum.
"Yah !?", kata Kim Lee Park dengan mengangkat salah satu alisnya ke atas. "Apa ?", sambungnya.
Chun Cha mengalihkan pandangannya dari Kim Lee Park ke arah lain sambil berkata keras.
"KELUARLAH Haneul !"
Kim Lee Park semakin bertambah penasaran saat Chun Cha tengah memanggil nama seseorang di ruangan rumah barunya karena sedari tadi dia tidak melihat siapa-siapa di ruangan ini.
"Haneul... !?", gumam Kim Lee Park bereaksi kaget.
Dilihatnya dari arah depan Kim Lee Park muncul lingkaran cahaya berkelap-kelip disertai bunga-bunga yang bermekaran mengelilingi lingkaran cahaya.
Semerbak wangi bunga mawar yang menyebar luas di sekitar munculnya lingkaran cahaya kelap-kelip membuat yang ada di dalam ruangan tengah beberapa saat seperti terhipnotis.
Kim Lee Park sempat tercengang ketika mencium wangi bunga mawar yang menyeruak luas memenuhi ruangan rumahnya. Karena wangi bunga mawar yang semerbak itu, benar-benar sangat harum hingga menusuk ke dalam hidungnya bahkan menyelinap masuk kedalam lubuk hati Kim Lee Park.
Aura yang berbeda terasa sekali ketika wangi bunga mawar muncul tiba-tiba di dalam ruangan rumah.
Memancar kuat hingga ke seluruh penjuru sudut-sudut rumah baru Kim Lee Park.
Seorang pria berwajah sangat tampan rupawan dengan rambut panjang tergerai indah serta mengenakan pakaian tradisional kuno Korea keluar dari lingkaran cahaya kelap-kelip yang disertai oleh bunga-bunga mawar yang tersebar luas di sekitar ruangan.
Kim Lee Park langsung beranjak berdiri saat menyaksikan keindahan dari sesosok pria tampan yang muncul di hadapannya.
"Siapa dia, Chun Cha !?", ucap Kim Lee Park.
__ADS_1
"Haneul !", sahut Chun Cha singkat.
"Pria yang sangat tampan tapi berpenampilan rapuh...", bisik Kim Lee Park tertegun.
Chun Cha langsung menolehkan kepalanya ke arah Kim Lee Park dengan tatapan terkejut kaget karena baru pertama kalinya sejak mereka berdua bertemu, Chun Cha baru mendengar Kim Lee Park memuji seseorang.
"Kau memuji dia !?", kata Chun Cha tak percaya. "Selama kita bersama tidak satupun kalimat pujian yang kamu tujukan secara khusus untukku, Kim Lee Park...", sambungnya.
"Kenapa!?", tanya balik Kim Lee Park.
"Tidak apa-apa..., hanya merasa heran saja...", sahut Chun Cha.
"Oh !?", jawab Kim Lee Park acuh.
"Kau suka dia ? Maksudku, apakah kamu menyukai Haneul ?", tanya Chun Cha.
"Suka ?? Aku suka dia !?'", kata Kim Lee Park.
"Iya, sepertinya kamu sangat menyukai Haneul daripada aku, istri reinkarnasi mu, Kim Lee Park", sahut Chun Cha.
''Apakah kamu sedang bercanda ?", ucap Kim Lee Park.
"Tidak, aku berkata apa adanya", sahut Chun Cha.
"Aku masih normal dan sehat secara kejiwaan, masih menyukai perempuan daripada laki-laki, bukankah itu sangat normal ?", kata Kim Lee Park.
"Aku rasa masih normal jika diukur dari kesukaanmu pada perempuan daripada laki-laki tetapi aku tidak melihatnya itu darimu, Kim Lee Park", sahut Chun Cha.
Kim Lee Park langsung memandang ke arah Chun Cha dengan mengernyitkan keningnya.
"Cemburu !?", sahut Chun Cha.
Kim Lee Park hanya menganggukkan kepalanya cepat sembari terus memperhatikan wajah Chun Cha yang berubah masam.
"Iya, kau cemburu karena aku memuji dia, bukan ?", lanjut Kim Lee Park.
"Wajar, bukan ? Jika aku merasakan cemburu berat kepada Haneul sebab kamu tidak pernah mengatakan bahwa kamu menyukai ku, Kim Lee Park", sahut Chun Cha.
"Aku tidak berkata bahwa aku tidak benar-benar menyukai mu tetapi aku memang tidak merasakan perasaan apa-apa seperti contohnya rasa cinta layaknya pasangan pengantin, Chun Cha", kata Kim Lee Park.
Kata-kata Kim Lee Park sangat melukai hati Chun Cha bahkan sempat membuat gadis cantik itu hampir kehilangan sebuah harapan tentang keinginannya agar Kim Lee Park jatuh cinta pada dirinya.
Ternyata ucapan yang dikatakan oleh Haneul ataupun oleh Cheonsa benar-benar terbukti nyata bahwa Kim Lee Park yang merupakan suami di masa lalunya, 600 tahun silam, memang tidak pernah sedikitpun menaruh perasaan cinta kepada Chun Cha meski gadis cantik itu telah menempuh reinkarnasi hingga ribuan kalinya tetap tidak mampu mengubah hati Kim Lee Park untuk mencintai dirinya.
Chun Cha hampir menangis mendengar ucapan dari Kim Lee Park tetapi cepat-cepat dia menahan air matanya yang hendak jatuh berlinangan.
Mengalihkan segera ke topik pembicaraan lainnya seraya memanggil Haneul yang berdiri tak jauh dari Chun Cha dan Kim Lee Park.
Haneul bergerak perlahan-lahan mendekati Chun Cha yang berdiri di dekat Kim Lee Park kemudian menarik tangan Chun Cha dengan lembut.
"Chun Cha...", panggil Haneul.
Chun Cha menatap sendu ke arah Haneul sedangkan Haneul langsung membalas pandangan mata Chun Cha yang terfokus kepada dirinya.
__ADS_1
"Iya, Haneul...", sahut Chun Cha.
"Siapa yang akan kamu kenalkan kepadaku, Chun Cha ? Karena aku tidak melihat siapa-siapa disini ?", kata Haneul.
''Ehm... !?", sahut Chun Cha lirih seraya melirik ke arah Kim Lee Park disebelahnya. ''Dia ! Pria ini yang hendak aku kenalkan padamu, Haneul...'', sambungnya.
''Siapa ? Aku tidak melihat siapa-siapa ?'', sahut Haneul berpura-pura tidak melihat Kim Lee Park.
Kim Lee Park lalu menarik tangan Chun Cha dari genggaman tangan Haneul seraya membawanya agak menjauh dari pria tampan dengan simbol Mugunghwa di dahinya.
''Siapa dia, Chun Cha ?'', tanya Kim Lee Park merengut.
''Haneul...'', sahut Chun Cha.
''Iya, aku tahu dia bernama Haneul ! Tapi siapa sebenarnya dia ? Kenapa dia bisa ada di dalam rumahku ini ?", kata Kim Lee Park.
Sorot mata Kim Lee Park menatap tajam ke arah Chun Cha saat gadis itu membawa pria asing ke dalam rumah barunya.
Diliriknya kembali pria tampan dengan simbol Mugunghwa di dahinya dengan pandangan penuh selidik.
''Apa kau benar-benar ingin tahu siapa sejatinya Haneul ?", tanya Chun Cha.
"Tidak ! Jujur aku tidak peduli dengan identitas orang aneh itu tetapi aku hanya agak mencemaskan dirimu yang tiba-tiba membawa pria asing bersamamu ke dalam rumah, Chun Cha !'', sahut Kim Lee Park.
''Apa yang kau maksudkan itu, Kim Lee Park ?'', tanya Chun Cha tidak mengerti.
''Bukan pria itu yang aku cemaskan tetapi dirimu, Chun Cha !'', sahut Kim Lee Park.
''Aku !?'', ucap Chun Cha heran.
''Benar ! Kamu ! Kamu yang aku khawatirkan sekarang ini !'', kata Kim Lee Park.
''Apa yang kamu cemaskan dariku ?'', jawab Chun Cha semakin tidak mengerti.
''Kau masih tidak mengerti dan terus bertanya ?'', kata Kim Lee Park.
''Iya, aku tidak mengerti maksud ucapanmu, Kim Lee Park !'', sahut Chun Cha.
''Astaga... !?'', keluh Kim Lee Park semakin cemas. ''Kau membawa laki-laki lain ke dalam rumahku sedangkan kau berkata bahwa aku ini adalah suami masa lalumu dan kamu istri reinkarnasiku, bukan ?''
''Benar... Lantas !?'', sahut Chun Cha bingung.
''Kau masih tidak paham !?'', kata Kim Lee Park.
''Jujur, aku benar-benar tidak paham dengan maksud ucapanmu itu, Kim Lee Park !?'', jawab Chun Cha.
Gadis berhanbok hitam dengan hiasan rambut Jokdori di kepalanya terlihat sedikit agak kesal dengan sikap Kim Lee Park lalu menarik tangannya dari pegangan tangan Kim Lee Park dan agak menjauh darinya.
Chun Cha memandang ke arah Haneul yang masih berada di dalam ruangan rumah baru Kim Lee Park.
Mereka berdua saling berpandangan tanpa berbicara sedangkan pandangan Chun Cha berubah muram saat melihat ke arah Kim Lee Park yang menaruh rasa curiga kepada dirinya.
Merasa sangat kecewa atas sikap yang ditunjukkan oleh Kim Lee Park kepadanya karena tidak pernah mau mendengarnya atau mempercayainya.
__ADS_1
Sudut mata Chun Cha terlihat berair tetapi gadis cantik itu berusaha untuk menahan air matanya agar tidak jatuh tumpah di wajahnya.