Izinkan Aku Mencintai Istrimu (Bukan Jatah Mantan)

Izinkan Aku Mencintai Istrimu (Bukan Jatah Mantan)
Elle dan Kisah Kelamnya


__ADS_3

Maverick panik karena Elle terus diam dengan wajah yang tegang. Embusan napasnya terdengar kasar, tubuhnya pun terlihat gemetaran, seakan-akan ada sesuatu yang buruk menimpanya.


"Elle! Katakan padaku, apa yang terjadi. Jangan membuatku khawatir dan panik seperti ini," kata Maverick dengan cepat. Tangannya tak henti menggoyang lengan Elle dan berusaha membuatnya sadar dari ketegangan.


Bukannya jawaban yang Maverick dapatkan, melainkan air mata yang jatuh perlahan-lahan. Makin lama makin mengalir dan membasahi pipi mulus Elle.


"Apa yang salah, katakan padaku! Aku sangat khawatir dengan keadaanmu yang seperti ini, Elle," sambung Maverick sambil menyeka air mata Elle.


Ketika jemari Maverick mengusap lembut pipinya, Elle tersadar dari bayangan silam yang kelam. Namun, dia masih belum ada daya untuk bicara panjang lebar terkait beban yang menyesakkan. Semua ini terlalu mengejutkan baginya.


Dalam beberapa saat, hanya keheningan yang tercipta. Elle masih setia dengan diamnya, sedangkan Maverick juga setia menunggu Elle membuka suara. Melihat istrinya berhenti menangis dan mau membalas tatapannya, Maverick yakin bahwa wanita itu sudah tersadar dan hanya butuh waktu untuk menenangkan diri.


"Dia siapanya Devara?" tanya Elle beberapa saat kemudian. Suaranya terdengar pelan dan tertahan. Siapa pun bisa menebak jika perasaannya sedang kacau.


Maverick mengernyit. Lantas, mengambil selembar foto Devara yang sedang bersama ibunya.


"Dia ibunya. Apa kamu mengenal wanita ini, Elle?" Maverick balik bertanya.


"Apa namanya Shelina Jasmine?" Elle pun melayangkan pertanyaan.


Maverick mengangguk, "Iya. Kamu benar-benar mengenalnya, Elle?"

__ADS_1


Elle memejam dan kembali menjatuhkan banyak air mata. Sekelebat bayangan silam kembali melintas di ingatan. Bayang-bayang seorang wanita yang menangis dan bersimpuh di hadapan pamannya. Lalu, dia menghilang dan tiba-tiba saja hadir kembali menjadi fitnah untuk ayahnya.


"Elle!" panggil Maverick.


"Kamu tahu, Mas, siapa ayah kandung Devara?" tanya Elle setelah tangisnya sedikit reda.


"Tidak." Maverick menggeleng. "Kata Devara, ibunya pernah diperkosa orang asing sampai hamil dan akhirnya lahir dia. Sampai tutup usia, Devara tidak pernah tahu siapa ayah kandungnya," sambung Maverick.


"Aku memanggilnya Tante Shelin. Aku tidak tahu harus bersikap bagaimana padanya, benci atau bersimpati. Dia adalah salah satu faktor yang membuat Papa terpuruk, tapi aku tahu itu bukan keinginannya. Dia bahkan ... mengalami hal yang lebih buruk dibandingkan dengan aku dan orang tuaku," jawab Elle yang lantas membuat Maverick tercengang.


Pria itu sangat terkejut mendengar pengakuan Elle. Selama ini dia tak pernah menyangka jika Elle dan ibunya Devara saling mengenal. Dalam keheningan yang sempat tercipta sesaat, Maverick mulai menduga-duga, mungkinkah kemiripan wajah antara Elle dan Devara karena ada hubungan darah?


Setelah menata hati yang sempat berantakan, Elle memulai ceritanya. Meski sebenarnya dia enggan, tetapi akhirnya berterus terang juga. Masa lalu Devara berhubungan dengan masa lalunya, itulah mengapa Elle merasa harus jujur kepada Maverick.


"Ketika aku masih duduk di bangku kelas 1 SMA, ada seorang wanita yang menemui Paman. Dia mengaku bernama Shelina Jasmine dan mengaku bahwa dulu pernah menjalin hubungan dengan Paman. Itu terjadi sebelum Paman menikah dengan Tante. Tante Shelin mengatakan bahwa mereka pernah tidur bersama dan akhirnya hamil. Saat itu, usia anaknya sudah hampir 20 tahun. Tante Shelin mengaku sakit dan tak bisa lagi merawat anaknya, yang katanya juga mengidap penyakit. Dia memohon kepada Paman untuk menjaga anak mereka dan mengupayakan kesembuhannya. Dia tidak mempermasalahkan sikap Paman yang sudah menyia-nyiakannya selama bertahun-tahun. Inginnya hanya satu, anaknya dirawat dan diberi kehidupan yang layak. Papa yang sempat tahu hal itu, sangat terkejut. Selama ini, Paman terlihat seperti lelaki yang setia. Rasanya tidak mungkin melakukan hal itu." Elle mulai menceritakan masa lalunya.


"Akan tetapi, Paman menolak keras. Katanya, dia tidak kenal dengan Tante Shelin. Wanita itu sempat bicara sama Papa, tapi Papa memilih percaya pada Paman. Sebelumnya, Paman memang bersikap baik dan bijak. Bahkan, ketika Papa berselisih dengan Kakek, Paman juga yang membela. Sejak menikahi Mama, hubungan Papa dan Kakek memang renggang. Mama hanya orang biasa, perusahaan keluarganya kecil, tidak sebanding dengan keluarga Zee. Itulah yang menyebabkan Kakek kecewa dengan Papa," sambung Elle. Maverick masih mendengarkannya dengan seksama.


"Sejak hari itu, Tante Shelin tidak pernah muncul lagi, dan masalah yang pernah ia bawa menguar begitu saja. Sikap Paman pun biasa saja, sama sekali tidak mencurigakan. Namun, lima tahun kemudian segalanya berubah total. Satu minggu sebelum Kakek membagi aset, Paman memfitnah Papa. Dia menuduh Papa menghamili Tante Shelin dan menyembunyikan aib itu selama bertahun-tahun. Paman menceritakan semuanya dengan detail, juga membawa bukti hasil tes DNA yang kemungkinan besar sudah dipalsukan. Paman juga membawa foto Papa yang sedang bersama Tante Shelin, yang sebenarnya hanya bicara tentang masalahnya dengan Paman. Paman juga mengatakan bahwa Papa sengaja membunuh Tante Shelin untuk menghapus jejak. Dalam hal ini, Paman juga membawa bukti, sebuah foto makan milik Tante Shelin." Elle kembali melanjutkan ceritanya dengan air mata yang berderai.


"Kakekmu tidak langsung percaya, kan?" tanya Maverick.

__ADS_1


"Kakek sangat percaya dengan Paman. Selain kecewa karena Papa bersikeras menikahi Mama, Kakek juga kecewa karena kemampuan Papa jauh di bawah Paman. Papa memang orang yang bersih, dalam berbisnis tidak pernah melakukan hal curang. Berbanding terbalik dengan Paman, yang ternyata sering menghalalkan segala cara demi keberhasilan," jawab Elle.


"Lalu, bagaimana nasib ayahmu?" tanya Maverick.


"Paman terus Mengompori Kakek, mengatakan bahwa anak Papa dengan Tante Shelin bisa-bisa datang dan menuntut hak waris. Papa sudah tidak diberi sempat untuk bicara. Kakek langsung mengambil tindakan. Kakek mengusir Papa dan mencoret namanya dari daftar pewaris. Ternyata, Paman sudah merencanakan itu sejak lama. Dia ingin menguasai aset Kakek seutuhnya, tanpa berbagi dengan Papa. Saat itu, Kak Al masih bekerja bersama temannya di luar kota. Jadi, tidak tahu dengan prahara yang terjadi. Tahu tahu Papa sudah menjemputnya dan mengajaknya pulang. Akhirnya, kami berempat kembali ke sini, ke tanah kelahiran Mama. Tanpa membawa sedikit pun uang dari Kakek. Biaya perjalanan kami, Nenek di sini yang menanggung," terang Elle.


Maverick tidak menyahut kali ini. Dia hanya mendekatkan duduknya dan mengusap lembut kedua lengan Elle. Dia tahu istrinya sedang tidak baik-baik saja.


"Sebenarnya, kami sudah ikhlas menerima semua itu. Meski tidak lagi menjadi konglomerat, tapi kami cukup bahagia. Perusahaan kecil milik Nenek, dikelola dengan baik oleh Papa. Semakin lama semakin berkembang dan kehidupan kami sedikit membaik. Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Satu tahun setelah kami kembali ke sini, di sana Kakek meninggal. Dan tahun berikutnya, Papa dan Kak Al mengalami kecelakaan parah. Sejak saat itu, keuangan kami kembali memburuk. Bahkan, butuh usaha keras untuk mengobati kaki Kak Al." Elle kembali bercerita. Rasanya sangat lega ketika semua bebannya dibagi dengan Maverick.


"Jadi ... Devara adalah sepupumu?" gumam Maverick.


"Iya. Tapi ... aku tidak pernah bertemu dengannya. Saat itu, Tante Shelin hanya datang seorang diri." Elle menyeka air matanya yang sama sekali tidak berhenti. Ada rasa sesal karena tidak bertemu dengan Devara sampai dia meninggal. Ada rasa sesal juga karena dirinya telah lancang menjadi istri Maverick.


"Elle, pamanmu sungguh kejam. Seharusnya dia mendapatkan balasan yang setimpal."


"Seharusnya, tapi ... ah, sudahlah. Aku sudah bahagia dengan hidupku yang sekarang," jawab Elle.


"Aku pernah tinggal di Spanyol. Siapa nama paman dan kakekmu, Elle? Dan ... apa nama perusahaan milik keluargamu? Mana tahu aku mengenal mereka," tanya Maverick.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2