
Berry yang membacanya pun merasa melayang dan senang tak terbayangkan karena Iren menyemangatinya dengan penuh kehangatan terlihat dari emoticon yang di berikan Iren yaitu senyuman yang penuh kehangatan menurut anggapan Berry, dan ia pun senyum-senyum sendiri sambil membaca pesan dari Iren dan sangat kegirangan.
“hahahhahahh, aduh Iren buat hati Berry terasa berbunga bunga aja” Berry berbicara sendiri di kamarnya dan memandangi ponselnya terus dan mengulang-ngulang membaca pesan dari Iren yang menyemangatinya.
Berry membalas pesan dari Iren dengan mengatakan “ Terima kasih Ren uda nyemangatin Berry, pasti Berry buat organisasi nanti sebaik mugkin biar jadi organisasi yang bisa popular di sekolah terus semakin banyak siswa yang tertarik dengan novel yang menurut Berry itu adalah dunia dimana orang bisa merasakan perasaan yang tak pernah di rasakan melalui novel”
Berry pun mengirimnya ke Iren
setelah itu ia pun merasa senang dan mengambil salah satu novel yang ia ambil di rak kumpulan novelnya terus mencari judul novel yang memiliki cerita tentang organisasi. Terus ia membacanya dan mulai memahami untuk mendapatkan sesuatu agar ia bisa membuat organisasi novel sekolah yang ia ketuai bisa berjalan lancar dan juga menjadi organisasi yang populer seperti bayangannya
sekarang Berry sudah memiliki impian atau tujuan yang akan ia capai sebelum mejadi kenyataan yakni membuat organisasi novel sekolah menjadi popular dan juga bisa di kenal banyak siswa yang memiliki minat akan novel.
Berry yang dulunya hanya mementingkan dirinya sendiri dan juga membangun impiannya sendiri sekarang mulai merubah jalan fikirannya dengan melibatkan orang lain untuk membantunya agar dapat ia wujudkan jadi kenyataan
Ketika Yanda mengusulkan ia menjadi ketua di organisasi Novel sekolah dan ia sekarang menerima dan juga meminta bantuan ke Yanda Iren dan Nissa agar organisasi bisa berjalan.
Beberapa hari setelah itu Yanda memberi kabar ke Berry kalau organisasi yang ia usulkan sudah di setujui dan di dukung oleh guru Bahasa Indonesia terutama yang mendukung dan juga ingin membantu ketika mereka ingin bertanya mengenai tulisan dan sebaginya menyangkut kegiatan mereka.
Kemudian di hari itu juga Yanda mengajak Berry untuk bertemu dengan guru Bahasa Indonesia yang sekaligus menjadi pembina organisasi yang di ketuai oleh Berry, kemudian mereka pun bertemu untuk membicarakan struktur dan juga membuat rencana agar mereka bisa langsung melaksanakan kegiatan mereka.
Berry pertama meminta untuk di beri ruangan untuk mereka bisa menyimpan berkas dan perlengkapan mereka di satu ruangan yang khusus untuk anggota saja.
Kemudian Yanda memberi usulan untuk menggunakan ruangan dekat perpustakaan yang mana itu tempat penyimpanan buku-buku yang suda tidak terpakai lagi, yang mana dulu nya itu adalah ruangan kelas sekarang sudah jadi gudang buku dan juga peralatan yang tidak terpakai lagi
__ADS_1
Berry pun menyetujuinya karena itu ruang yang cukup bagus menurutnya karena memiliki ruangan yang cukup luas, dan Berry berencana untuk membersihkannya dan juga membuat sedikit perubahan agar nyaman untuk di tempati nantinya pikir Berry.
Pembina mereka pun juga setuju dan memberikan kunci ruangan tersebut ke Berry secara langsung agar segera bisa mereka tempati setelah mereka membersihkannya.
Setelah berdiskusi dengan pembina tentang keperluan apa yang mereka butuhkan dan sudah mencatatnya tinggal menunggu persetujuan dari kepala sekolah untuk memberikannya.
Berry dan Yanda kembali ke kelas untuk melanjutkan pelajaran.
Sebelum itu Yanda memberitahu kan ke Berry untuk menyampaikan berita dan juga pembahasan mereka tadi ke Iren dan Nissa.
“Berr Besok kan hari libur gimana kalau kita ke sekolah untuk bersihin ruangannya biar cepat kita gunakan terus, ajak juga Nissa dan Iren gimana menurut Berry” Berry pun berpikir sejenak tentang ajakan Yanda untuk membersihkan ruangan.
“gimana ya Yan, gimana kalau nanti pulang sekolah aja kita bersihinnya, terus besok kalau ada waktu kita ke sekolah, soalnya Berry uda janji ngajak adik-adik Berry besok main ke kafe”
“oh gitu ya Berr boleh juga kalau nanti sepulang sekolah kita beresinnya toh kan hari ini kita juga cepat pulang sekolahnya”
“ia nanti coba Berry jelasin ke Iren dan Nissa apa mereka mau ikut atau enggak, Berry duluan ya Yan" “oh ok Berr, sampai ketemu nanti ya pulang sekolah”
Berry berjalan ke kelasnya dan Yanda pun menuju kelasnya, sesamapainya di kelas Berry pun langsung duduk dan memanggil Iren dan Nissa untuk berbicara membahas tentang kegiatan nanti sepulang sekolah
“Ren, Nis ada yang mau Berry omongin organisasi novel sekolah, uda di setujui sama guru, terus kami tadi langsung bertemu pembina, membahas tentang organisasi terus Berry di kasih kunci ruangan kelas yang gak ke pake lagi, untuk kita gunakan jadi ruang organisasi novel sekolah, gimana menurut Iren, Nissa?”
Mereka berdua pun kaget dengan kabar yang di beri Berry ke mereka karen mereka tidak menyangka kalau organisasi yang di ajukan Yanda secepat ini di setujuinya, mereka pun senang bukan main dan langsung tersenyum lebar.
__ADS_1
“yah beneran Berr organisasi uda di setujui ya, senang nya!!!!!!” Iren yang sangat senang pun memeluk Nissa dengan erat sangkin senangnya, sehingga Nissa yang di peluk Iren pun merasa sesak karena kekuatan Iren yang memeluknya dengan sangat kuat
“hhahahah, aduh Ren, Nissa sesak ni gak bisa nafas, haaaaa haaaaaa” Iren yang menyadarinya pun langsung melepaskan pelukannya secara perlahan dan sedikit tertawa “hehehe, maaf Nis karena kesenangan Iren hehehe” Iren sedikit malu dengan Nissa dan Berry karena kelepasan senangnya
Berry yang melihatnya pun senang
dan tertawa sedikit
Dan kembali menanyakan ke Iren dan Nissa
“gimana nanti pulang sekolah Berry ada rencan mau bersihin ruangannya apa mau ikut Ren, Nis?”
“boleh Berr kan kita hari ni cepat pulangnya terus mama Iren pun hari ni lagi di rumah, Iren minta ijin dulu sama mama ya Ber”
“oh boleh Ren, hubungi aja sekarang, Nissa gimana bisa kan nanti pulang sekolah?”
“hahah boleh kali Ber kan Nissa juga anggotanya Berry di organisasi Novel, pastinya Nissa ikut dong”
“ok berarti ikut semua kan, nanti kita langsung ke sana aja selesai pelajaran ya karena kunci ada sama Berry ni”
Setelah Berry menyampaikannya dan teman-temannya pun senang dengan kabar itu, kesenangan itu pun di hentikan karena waktu pelajaran sudah di mulai karena guru suda masuk ke kelas mereka.
Berry yang merasa senang pun terus berfikir untuk menata bagaimana bentuk dari ruangan yang akan mereka buat nanti setelah di bersihkan, dan sebisa mungkin ruangan itu membuat mereka betah berlama-lama di sana karena suasananya yang nyaman.
__ADS_1
jangan lupa like komen dan juga vote ya, semoga teman-teman semuanya sehat selalu