Jalan Seorang Introvert

Jalan Seorang Introvert
Bagian 24. Lanjutan


__ADS_3

Suasana kafe yang mulanya hening sekarang menjadi ramai penuh canda tawa mereka.


Beberapa saat setelah itu Yanda datang bersama adiknya yang juga ikut di ajaknya karena ia juga salah satu anggota organisasi yang di pimpin Berry, kemudia mereka duduk bersama dengan Berry dan juga yang lainnya.


Berry yang belum terlalu mengenal adiknya Yanda mencoba untuk menanyakannya ke Yanda


“Yan maaf ni, Berry belum terlalu kenal dengan adikya Yanda boleh jelasin atau kenalin ke kita soalnya Berry lupa siapa namanya? Berry memberanikan dirinya untuk bertanya ke Yanda.


“oh ia lupa belum Yanda kenalin ya adik Yanda, hahaahha, kenalin namanya Lisa dia masih kelas satu sekarang, Yanda mohon nanti di organisasi tolong bombing adik Yanda ya” Yanda sambil tersenyum ke arah mereka, setelah ia memperkenalkan adiknya dan ia pun menceritakan tentang kesukaan adiknya dan juga ketertarikannya terhadap novel dan juga cerita lain yang menarik menurut adiknya, Yanda dengan senang hati menceritakan tentang adiknya ke mereka semua.


Tiba-tiba Rania yang melihat adiknya Yanda kaget karena ia mengenali Lisa, dan ia pun mencoba untuk bertanya langsung ke Lisa tanpa ragu “kak Lisa kan?” Lisa yang sedikit kaget karena Rania bertanya ke padanya seperti sudah mengenalnya saja, dan Lisa pun menjawab pertanyaan dari Rania dengan wajah yang bingung “Ia nama kakak Lisa, ada apa ya dek?” langsung menjawab dengan bingung.


“kakak dulu smp 3 kan, yang menang lomba menulis tingkat smp kan dulu?” Rania yang berharap kalu itu memang Lisa yang dia bayangkan karena Rania sangat menyukai dengan tulisan yang di buat oleh Lisa dan juga kagum dengannya dimana cita-cita Rania adalah ingin jadi penulis yang terkenal.

__ADS_1


Lisa yang kaget dengan pertanyaan Rania kepadanya, dan mengapa ia bisa mengetahui kalau ia pernah menang lomba menulis di smp dulu, “ia kakak memang dari smp 3 dek, kalau masalah lomba itu juga benar dek, kakak pernah menang lomba menulis dulu, dari mana taunya dek?” Lisa yang sedikit malu karena Rania yang mengatakan kalau dia perna jadi pemenang lomba menulis, “ia tau lah kak, kan dulu Rania juga ikut lombanya tapi gak dapat juara kak. Hahha, kakak hebat bisa jadi juara 1 tingkat smp kakak terus tulisan kakak bagus banget ceritanya bisa buat juri yang nilai jadi kagum sama tulisan kakak, kakak hebat”


Rania yang menjelaskannya pun jadi pusat perhatian merek karena ia begitu serius dalam menjelaskan cerita tentang Lisa yang memenangkan lomba tulis.


Lisa yang jadi malu karena di puji oleh Rania yang begitu dahsyat nya sampi wajahnya memerah karena malu dengan yang lainnya, Lisa pun hanya bisa menunduk dan tersipu malu karena mereka semua memandang ke arahnya.


Nissa yang mendengarnya pun mencoba untuk mengajak Lisa bicara dan mau menceritakannya ke mereka secara langsung karena dari tadi Nissa memperhatikan kalau Lisa lebih banyak diam karena mungkin dalam fikirannya Nissa, Lisa masih segan atau pun belum terbiasa dengan mereka dan Nissa pun menyadarinya.


“Lisa kok nunduk sih, ceritain dong ke kita biar kita juga tau tentag tulisan yang di katakana Rania tadi, ayo dong cerita” Nissa sedikit memaksa Lisa untuk bercerita, dan Lisa yang sedikit di desak oleh Rania untuk menceritakannya “kak cerita dong gimana kakak bisa buat tulisan sebagus itu kak?’


Mereka pun kagum karena cerita yang luar biasa yang tak mereka sangka kalau Lisa punya bakat yang sangat menarik dan juga sangat mengagumkan, Nissa yang sangat kagum dengan Lisa pun memuji Lisa tanpa henti dan juga memintanya untuk di ajarkan menulis cerita karena ia juga ingin jadi penulis yang hebat dan juga terkenal.


“wah Lisa keren parah sih, bisa buat tulisan yang bagus terus tulisannya mau di cetak pula tu, Lisa keren sih keren pokoknya, nanti ajarain ya kakak biar bisa jadi penulis seperti Lisa” Lisa yang tambah malu karena di puji oleh Nissa yang menganggapnya sangat hebat terus bertambah tunduk dan malu setengah mati.

__ADS_1


Iren yang kagum pun juga memuji dan juga meminta kalau ia juga ingin di ajarkan membuat tulisan.”Lisa memang hebat nanti ajarin kakak juga ya, soalnya kakak pengen juga buat tulisan biar bisa seperti Lisa, hahahha” Iren tersenyum kea rah Lisa yang juga mulai mengangkt kepalanya karena mendengar suara Iren yang begitu lembut yang membuat nya merasa sedikit tenang.


Kemudian Yanda yang melihat adiknya malu-malu mulai bercanda dengan adiknya dengan menyenggolnya dan mengelus kepala adiknya “aduh adek kak Yanda kok malu-malu gitu sih biasaya gak kek gini lah, tadi di rumah katanya pengen cerita banyak ke semuanya biar bisa jadi temannya kak Iren, kak Nissa dan kak Berry, ayo dong dek angkat kepalanya cerita aja atau ada yang mau adek tanya, santai aja dek nanti juga terbiasa”


Lisa yang suda sedikit tenang dengan perkataan kakaknya pun mencoba untuk bertanya ke Berry karena ia ingin tau nanti apa saja yang ingin di buat di organisasi nanti “kak Berry, Lisa mau nanya kak nanti di organisasi apa aja kegiatan kita kak soalnya Lisa masih bingung kak?”


Berry yang masih kagum dengan Lissa sontak langsung menjawabnya “oh ia dek, kalau kegiatannya sih nanti kakak rencana buat juga kegiatan menulis dan juga buat berita harian sekolah yang menyangkut novel dan juga tulisan yang keren biar nanti organisasinya bisa di kenal orang kalau organisasi kita tu banyak penulisnya dan anggotanya keren semua, hahah becanda dek” Berry sedikit bercanda agar Lisa tidak begitu canggung dengannya ketika berbicara.


Lisa juga sedikit mulai nyaman dengan Berry yang begitu tenang dan juga asik orangnya menurut pandangan dari Lisa “oh ia kak, hahahahah”


Yanda yang melihat adiknya tertawa merasa senang dengan itu, karena ia berfikir kalau ini adalah awal yang baik untuk Lisa bisa di terima oleh mereka nantinya.


Lisa yang sudah mulai terbiasa mulai mencoba untuk bertanya berbagai hal ke mereka semua dan juga ia merasa senang bisa bergabung dan juga bisa bertemu dengan mereka semua karena mereka orang yang asik jika di ajak berbicara

__ADS_1


Jangan lupa komen dan juga likenya semoga teman-teman semua


sehat selalu


__ADS_2