Jatuhnya Hati Sang Putera Penguasa

Jatuhnya Hati Sang Putera Penguasa
Chapter 09 " Buka Lembaran Baru "


__ADS_3

Last~


Setelah Ricko mengantarkan Shilla pulang, Ricko langsung pulang ke rumahnya.


Dan ketika Ricko sudah sampai di rumahnya, Ricko sudah di tunggu kedua orang tuanya di ruang keluarga.


"kau habis dari mana?! jam segini baru pulang, kenapa keadaan mu seperti itu?!." Tanya ayah Ricko setelah melihat kondisi Ricko yang berantakan


"Ricko capek bicara in ini nanti saja, Ricko mau langsung ke kamar." Ucap Ricko yang menghindari masalah dan bergegas menuju kamarnya


"tunggu dulu, ayah belum selesai ngomong." Ucap sang ayah


"besok aja." Balas Ricko yang sudah melewati sang ayah


"Rick~kun, bunda ingin bicara serius dengan kamu." Ucap bunda Rita yang di belakang sang ayah dan berhasil membuat langkah sang anak berhenti


"mau bicara in apa bun?." Tanya Ricko


"ini masalah kepindahan sekolahmu hari ini." Jawab bunda Rita



•Back To Story•


Ricko sudah duduk di ruang keluarga bersama orang tuanya untuk membahas kasus masalahnya selama ini dan sidang perkara pun dimulai.


"coba jelaskan alasanmu, kenapa kamu sampai di pindahkan sekolah?! kamu melakukan kenakalan apa lagi ha?!!." Tanya bunda Rita yang marah besar


"kamu itu ya, sudah bunda didik supaya jadi anak yang lebih baik tapi kamu malah seperti ini!." Ucap bunda Rita yang memarahi anaknya


"kamu tu harusnya tiru bunda waktu sekolah, jangan tiru dia yang selalu buat masalah!." Ucap bunda Rita yang menceramahi Ricko dan menuding ayahnya Ricko


×


Dan Ricko hanya bisa terdiam mendengar ocehan bundanya tersebut.


"kenapa kamu hanya diam?! ngomong! cepet ngomong!." Ucap bunda Rita yang marah atas perilaku anaknya


"ini juga diem aja kenapa?! ngomong! bisa didik anak ngga kamu tu?! jadi ayah tu yang tegas gitu loh!." Ucap bunda Rita yang membentak suaminya sendiri


"anak dan ayah sama saja! ketika di tanya serius hanya bisa diam hah, kalian ini." Ucap bunda Rita yang lelah ngomong sendiri


"bunda ga mau tau, kamu urus sendiri kepindahan sekolah mu ini titik!." Ucap bunda Rita yang mengakhiri pembicaraan dengan memukul meja


×


Ayah dan anak hanya bisa terdiam mendengar omelan bunda Rita yang teriakannya sampai keluar rumah, dan meninggalkan kedua pria tersebut.


×


Lalu sang ayah berpindah ke tempat duduk sang anak.


"berhentilah bersikap seperti anak kecil, gaki!." Bentak ayah Wijaya yang duduk di sebelah anaknya


"go-gomennasai otou~sama." Kata maaf yang terucap dari mulut Ricko yang menyesal


"berhentilah bertingkah dan membuat repot ayahmu ini." Ucap sang ayah yang menambahkan


"maaf " Ucap sang anak yang masih tertunduk takut


"hah... bereskan semua yang telah kau perbuat, ayah tidak mau tau." Ucap sang ayah yang berdiri meninggalkan Ricko


"ba-baik!." Ucap Ricko yang berlinang linang matanya

__ADS_1



|.Keesokan harinya.|


"Rick~kun bangun nak!! kamu harus berangkat pagi! jangan sampai terlambat sekolah." Panggil bunda Rita yang sudah mulai perhatian lagi


×


Setelah mendapat panggilan Ricko langsung mandi dan bergegas turun untuk sarapan.


"pagi...." Kata Ricko yang menyapa kedua orang tuanya tersebut tapi tidak terbalaskan


"bunda masih marah? bunda, Ricko minta maaf atas kejadian semalam dan kemarin - kemarin ini yang membohongi bunda." Ucap Ricko yang masih menyesal


"iya, bunda sudah paham cerita lengkapnya dari ibu kepala sekolah." Ucap bunda Rita yang menceramahi Ricko


"bunda! Ricko janji ga nakal lagi." Jawab Ricko dengan polosnya


"ko, kamu tau akan di pindahkan di sekolah mana?." Tanya sang ayah


"dimana?." Tanya Ricko yang belum tahu sama sekali


|.Disekolah barunya Ricko.|


"SMA Hokkaido Islami Center" Kata ayah Ricko


×


Ricko yang turun dari sepeda motornya dan sekarang sudah berada di depan gerbang sekolah dan melihat sekolah barunya tersebut.


"ini sekolah negeri ga ya? eh sebentar bukannya disini deket rumahnya Shilla ya? seandainya kita satu sekolah? mungkin lebih mudah aku deketin dia, ah aku berkhayal apa sih, aku sudah berada di sekolah baru, aku harus memulai buka lembaran baru disini." Batin Ricko yang mengoceh sendiri


×



"Ricko." Panggil siswi tersebut yang memastikan itu orang yang ia kenal atau bukan


"Shilla?!! kamu sekolah disini juga?!." Tanya Ricko yang terkejut khayalannya menjadi kenyataan


"kamu anak baru ya? ayo bareng aku aja, ku temani keliling melihat - lihat sekolah." Ucap Shilla menawarkan bantuan


"oke ayok." Ajak Ricko sambil meraih tangan Shilla


"anoo Ricko, di sekolah ga boleh gandengan tangan, ini sekolah islami Ricko." Ucap Shilla yang menolak tarikan tangan Ricko


"eh iya ya bener juga, ini sekolahan ga boleh gandengan tangan ya hehehe maaf kalau gitu kamu duluan." Ucap Ricko yang salah tingkah sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"bakaaaa!! kendalikan dirimu tuan muda!! kendalikan dirimu!!." Batin Ricko yang kelepasan meraih tangan Shilla


"di- dia genggam tanganku lagi?!!! kita kan baru kenal kemarin! beraninya dia! kendalikan dirimu Shilla, tenang jangan salah tingkah oke." Batin Shilla yang panik setelah tangannya digenggam Ricko


×


Mereka berdua berjalan masuk sekolah bersama - sama dengan suasana hening diantara mereka berdua, hingga akhirnya Shilla pun bertanya.


"anoo Ricko, kamu ini kelas berapa ya?." Tanya Shilla yang memecahkan keheningan


"kelas dua sih." Jawab Ricko yang mengikuti Shilla dari belakang


"ke- kelas dua?!." Kata Shilla yang terkejut


"kenapa ekspresi mu begitu?." Tanya Ricko yang heran

__ADS_1


"harusnya aku memanggilmu senior dong?." Ucap Shilla yang berhenti lalu menghadap Ricko


"begitu saja gapapa kok, kita kan teman." Ucap Ricko yang tersenyum


×


Dan tiba - tiba Ricko di hampiri kepala sekolah yang baru, Ibu Aisyah Bintari.


"Ricko~kun!." Panggil ibu kepala sekolah


"ah iya bu, Shilla nanti kita bertemu lagi di kantin ya, aku ke sana dulu oke jaaa." Ucap Ricko yang lari menghampiri panggilan ibu kepala sekolah dan buru - buru meninggalkan Shilla


"oke daa." Ucap Shilla yang masih tidak percaya


"dia ngajak makan bareng aku?!!! eh nggak! nggak! ingat kita cuma temen Shilla, kamu sendiri yang bilang kan." Batin Shilla yang masih berhenti dan memandangi Ricko yang telah pergi


×


Ricko memutuskan untuk meninggalkan Shilla dan mengikuti arahan ibu kepala sekolah.


"kamu sudah dapat teman ya? kamu kenal siapa siswi tadi?." Tanya ibu kepala sekolah


"iya, kita kenal kemarin bu, namanya Shilla." Jawab Ricko yang mengikuti ibu kepala sekolah berjalan


"dia itu wakil ketua OSIS lo." Ucap ibu kepala sekolah yang memberi tahu Ricko


"Shilla wakil ketua OSIS." Batin Ricko


×


Setelah mendapat arahan dari ibu kepala sekolah untuk masuk di kelas mana, dan diperkenalkan lah dengan wali kelasnya untuk penjelasan lebih detail dan Ricko pun diantar oleh wali kelas ke kelas yang akan ia tempati.


"oke ayo masuk nak." Ajak sang wali kelas yang sudah berada di depan pintu kelasnya


"baik." Kata Ricko yang seiring memasuki kelas barunya


"baiklah anak - anak, kelas kita mendapat program perpindahan pelajar, dia anak baru dari SMAN 2 Kyoto perkenalkan namamu nak." Ucap sang wali kelas yang menjelaskan ke murid - muridnya


"nama saya Ricko Putra Wijaya, panggil saja Ricko salam kenal." Ucap Ricko yang memperkenalkan diri


×


Suasana di kelas sangatlah biasa, semuanya terdiam tidak ada suara kebisingan atau teriakan, bahkan Ricko seperti anak biasa yang baru ia kenal namanya, mungkin di sekolah ini Ricko namanya masih tidak dikenal.


"baiklah, kamu boleh duduk di bangku kosong sebelah sana nak, belajar dengan baik ya." Ucap sang wali kelas yang mempersilahkan Ricko duduk


"terimakasih bu" Ucap Ricko yang berjalan menuju ke tempat duduknya


"tetap tenang ya murid - murid, sebentar lagi jam pembelajaran akan segera di mulai dan guru mapel akan datang, selamat belajar ya semuanya." Ucap sang wali kelas yang meninggalkan kelasnya tersebut


"baik bu." Ucap satu kelas secara bersamaan


×


Ricko berjalan menuju bangku duduknya dengan tidak melihat wajah teman - temannya sekalipun, hingga akhirnya Ricko pun duduk di bangkunya dan Ricko di sapa oleh seorang siswi yang duduk didepannya.


"nee Ricko apa kabar? kamu masih ingat aku?."


Ucap seorang siswi yang tiba-tiba menyapa Ricko


"kamu?!!!"


~

__ADS_1


~Bersambung


__ADS_2