
Last~
"nama saya Ricko Putra Wijaya, panggil saja Ricko, salam kenal teman - teman." Ucap Ricko memperkenalkan diri
"baiklah nak, kamu boleh duduk di bangku kosong sebelah sana." Ucap sang wali kelas
"terimakasih bu" Ucap Ricko yang berterima kasih
×
Ricko yang sudah duduk di bangku kursinya dan Ricko di sapa oleh seorang siswi yang duduk didepannya.
"hey Ricko apa kabar? kamu masih ingat aku kah?" Ucap siswi yang menyapa Ricko
"kamu?!!"
•Back To Story•
"R- Ratna kan? kamu Ratna kan? kamu sekolah disini juga?! nazee?" Ucap Ricko yang terkejut dengan seorang yang menyapanya ini
"nazee?(kenapa?) hahaha kenapa wajahmu begitu terkejut? iya kita satu sekolah lagi ya, tapi kali ini kita satu kelas hehehe" Ucap siswi yang bernama Ratna
"bu- bukan gitu maksudku, bagaimana kabarmu sekarang?" Tanya Ricko
•Ricko POV•
Perkenalkan dia Ratna, teman SMP ku juga, lebih tepatnya dia wanita pertama yang aku kagumi dulu, meski tidak pernah satu kelas, aku sangat dekat dengannya hingga aku tersadar aku punya perasaan padanya, tetapi aku belum sempat mengungkapkan perasaanku padanya hingga pada akhirnya temanku lah yang menembaknya duluan.
entah dia sadar atau tidak, sejak hari itu lah aku menjauh darinya dan melupakannya.
sudah tiga tahun sejak kejadian itu, kenapa dipertemukan dengannya kembali?.
•Ricko POV end•
"tau ga ko, aku sudah putus dari roman." Ucap Ratna yang mulai bercerita tentangnya
"kenapa?!." Tanya Ricko yang terkejut apa yang ia dengar
"ga cocok aja, dia itu perokok, pemabuk, mana bisa aku bersama orang yang seperti itu." Jawab Ratna yang masih menghadap belakang di posisi Ricko duduk
"bukan itu, kenapa baru sekarang? kenapa tidak dari dulu?" Batin Ricko yang kesal dengan nasibnya ini
"hey ko" Suara rintihan terdengar tapi Ricko belum sadar dari lamunannya
"hey Ricko..." Panggil Ratna dengan lebih keras sambil menyentuh tangan Ricko
"ehh iya" Jawab Ricko yang sudah tersadar dari lamunannya
"kamu melamun apa? lamun in aku ya?" Ucap Ratna yang menggoda Ricko
__ADS_1
"nggak kok cuma..." Ucap Ricko yang salah tingkah
"nee Ricko.. apa kita bisa dekat seperti dulu? bahkan lebih dekat lagi dari dulu?." Ucap Ratna memberi sebuah kode tapi Ricko hanya terdiam
"apa... kita bisa makan bareng nanti di kantin?." Tanya Ratna
"maaf aku sudah janji dengan yang lain, lain kali saja ya." Ucap Ricko yang menolak ajakan Ratna
×
Ratna yang mendengar ucapan Ricko terasa seperti di tolak perasaannya.
"oh begitu, tapi janji ya kita bisa jalan bareng lagi, kita deket seperti dulu." Ucap Ratna yang berharap
"kenapa berdebar - debar gini? kenapa suasananya langsung begini?." Batin Ricko yang tidak mengerti dengan suasana hatinya
×
Ricko hanya bisa terdiam dan tidak menjawab apa yang diucapkan Ratna, hingga akhirnya Ratna berbalik arah karena guru mapel memasuki kelasnya Ricko, dan jam pembelajaran pun di mulai.
Jam pertama hingga jam ketiga pun berlalu begitu saja, dan tiba lah saatnya jam istirahat.
Ricko pun beranjak pergi tanpa menyapa bahkan menatap Ratna yang duduk di depannya, Ricko beranjak keluar kelasnya seorang diri menuju kantin, Hingga akhirnya Ricko tiba di kantin dan dipanggil oleh Shilla yang duduk bersama teman - temannya.
"Ricko~kun!." Panggil Shilla yang menyapa duluan
"ramai sekali." Batin Ricko yang heran
"semua ini temanmu?." Tanya Ricko
"maaf aku belum berminat kegiatan sekolah dulu." Ucap Ricko yang menolak ajakan Shilla
"Shilla, bukankah dia cowok keren yang kemarin? kamu berhasil kemarin?." Bisik sahabatnya Shilla yang bertanya kebenaran
"apa?!! ini pacarnya Shilla!!." Teriak temannya Shilla
"nggak!!, kami belum pacaran ih." Bisik Shilla supaya tidak kedengaran Ricko
"belum!!."
"belum!!" Ucap mereka berdua secara bersamaan
"belum? wah ini berjalan ke sana nih." Goda sahabatnya Shilla
×
Setelah acara makan di kantin selesai, Ricko dan Shilla berjalan berdua saja meninggalkan teman - temannya di kantin, tetapi dari mereka di kantin sampai sekarang suasana mereka masih hening, dan Shilla memperhatikan raut wajah Ricko.
"ah tadi memalukan sekali ih, malesin dah mereka itu, eh tapi ngomong - ngomong dari tadi Ricko diam saja apa dia memikirkan kejadian tadi?." Batin Shilla yang memperhatikan raut wajah Ricko
"anoo Ricko, maaf atas perilaku teman - temanku yang membuatmu tak nyaman, mereka emang suka ceplas - ceplos gitu orangnya. jadi jangan terlalu di anggap serius ya." Ucap Shilla yang di samping Ricko
"eh gapapa kok, teman itu wajar suka bercanda kaya gitu. lagi pula aku tidak terlalu memikirkannya." Ucap Ricko yang masih dengan raut wajah yang sama
__ADS_1
"oh oke." Kata Shilla yang malu dengan apa yang ia katakan tadi
×
Suasana diantara mereka berdua kembali menjadi hening, tetapi Shilla masih tetap memperhatikan raut wajah Ricko yang tidak melihatnya dari tadi, hingga akhirnya Shilla pun bertanya.
"anoo Ricko, apa kamu ada masalah hari ini? kayanya dari tadi kamu kelihatan lesu gitu." Ucap Shilla yang berjalan mendekati Ricko
"ehh nggak kok, aku ga mikirin apapun." Ucap Ricko membantahnya
"woishohhh!! ngomong apa si kamu Shilla?!! dari tadi ga jelas mulu, sok perhatian pulak ihhh." Batin Shilla yang malu karena salah ngomong lagi
"are, apa kelihatan ya huh tenanglah diriku tenang." Batin Ricko yang sedari tadi grogi dengan semua kejadian yang menimpanya
"apa tadi sudah ada bel masuk ya?." Tanya Ricko yang tiba - tiba berhenti berjalan
"belum kayanya, kenapa?." Tanya balik Shilla
"duduk disini dulu yok, aku males ke kelas." Jawab Ricko sudah mulai duduk dengan Shilla berdua saja yang kebetulan di sana ada bangku duduk
"baru hari pertama kamu kok males sih, kenapa dengan kelasmu? anak baru kan wajar sih diasingkan." Ucap Shilla yang duduk di samping Ricko
"bukan itu masalahnya, soal diasingkan aku mah biasa saja, di sekolahku yang dulu juga sering begini." Ucap Ricko
"lalu masalahmu apa? sampai membuatmu lesu begitu." Tanya Shilla yang penasaran
"aku satu kelas dengan mantanku, dan ia duduk di depanku." Ucap Ricko yang menceritakan kegelisahannya
"oh begitu, apa kamu masih punya perasaan padanya?." Tanya Shilla yang terbakar api cemburu ingin mengorek siapa orang yang pernah di hatinya Ricko
"nggak, nggak begitu eh gimana ya, tapi dia mau kita berjalan seperti dulu!." Ucap Ricko yang malah terus terang
"lalu kamu jawab?." Tanya Shilla lagi
"belum ku jawab." Jawab Ricko dengan jujur
"oh...." Kata Shilla yang mulai bosan dengan cerita ini
"aku masih ragu, mau kembali dengannya, tapi rasanya juga sekarang berbeda tak seperti dulu." Ucap Ricko yang curhat
"oh begitu...." Ucap Shilla yang cuek mengabaikan
"kamu dengerin aku cerita ga si? kenapa gitu mulu jawabanmu!." Tanya Ricko yang bingung dengan sikap Shilla
"gapapa." Jawab Shilla yang kesal
"anoo Ricko, aku mau kembali ke kelas duluan, sampai nanti jaaa." Ucap Shilla seiring berjalan meninggalkan Ricko
"kenapa sih dia?." Batin Ricko yang tidak peka
"ih kenapa aku salah tingkah gini sih!, dia kan bukan siapa - siapa, kenapa aku harus cemburu ketika dia cerita tentang mantannya!." Batin Shilla yang meninggalkan Ricko sendiri tanpa menoleh kebelakang pun
~
__ADS_1
~Bersambung