
Last~
"teman - teman bagaimana jika besok malam kita pergi rayakan perpisahan kita bersama Ricko~san!!." Teriak Sota
"tunggu!, apaan perpisahan segala, kita kan masih bisa bertemu diluar sekolah kan?!." Kata Ricko yang menolak.
"tidak Ricko~san, justru ini sekaligus ucapan terimakasih kami atas semua jasamu selama ini."
"benarkan Siska taichou?!." Kata Sota
"benar sekali, ini untuk membalas semua usahamu Ricku!." Ucap si ketua kelas Siska
"ya baiklah, jika kalian memaksa." Kata Ricko yang setuju
"siapa saja yang mau ikut?!!." Ucap Sota dengan keras
"aku!!!." Jawab serentak dari teman - teman sekelasnya Ricko
"hahaha dasar kalian ini, jadi ngomong - ngomong kalian mau nyewa tempat mana?." Tanya Ricko
"Kedai Kopi Ngiyup"
•Back To Story•
|.Keesokan harinya.|
Ricko dan teman - temannya akan melakukan pesta perpisahan dengan Ricko ucapan perpisahan Ricko yang akan pindah sekolah.
tetapi sebelum ke lokasi, Ricko menelpon Sota terlebih dahulu.
"halo Sota~kun jadi kan malam ini? mau titik kumpul dimana?." Tanya Ricko melalui telepon genggamnya
"oh Ricko~san ya? jadi kok, langsung ke lokasi saja Ricko~san." Jawab Sota
"oke, oh iya aku ajak beberapa temanku bolehkan?." Tanya Ricko lagi
"tentu saja boleh, makin rame makin bagus kan?, ini kan pestamu Ricko~san." Jawab Sota
"Ya udah sampai ketemu nanti." Kata Ricko mengakhiri pembicaraan
"pestaku katanya? perasaanku jadi ga enak, jangan - jangan nanti disuruh bayarin? kalo ga gitu, nanti dikerjain disana?!." Dalam hati Ricko yang bercakap negatif seiring mengecek isi dompetnya
×
Lalu tiba - tiba ada dua orang datang mengetuk pintu rumah kediaman Ricko, lalu Ricko berjalan keluar untuk membukakan pintu.
"oh kalian sudah datang ya." Ucap Ricko yang menyapa kedua temannya
"mau sampai kapan kita kau buat menunggu begini Ricko." Kata teman Ricko yang bernama Izaki
"ayo berangkat Rick~kun, aku mau segera sampai dan wifi-an, butuh data jaringan banyak nih." Kata teman satunya yang bernama Tomoya dengan ceria
"maaf - maaf tadi berkabar dulu sama temen." Ucap Ricko yang meredakan emosi kedua sahabatnya tersebut
"ayo berangkat!! ayo berangkat Rick~kun!." Kata Tomoya yang merengek menarik - narik tangan Ricko
"iya - iya berhentilah memanggilku seperti itu, merinding gua dengernya tau!." Ucap Ricko yang mulai jengkel
"hahaha itu kan panggilan Bunda Rita kepadamu kan?. Rick~kun." Goda Tomoya
"btw dimana Bunda Rita hari ini ko?." Tanya Izaki
"mungkin didepan, sebentar ku panggilkan, sekalian aku juga belum ijin tadi kalo mau keluar malam ini." Jawab Ricko
"bundaaaaaa!!!" Teriak Ricko seperti teriakan Genji di film Crows Zero
×
Datanglah Ibunda Ricko yang bernama Mawarita.
"iya - iya, eh ada Izaki~kun & Tomo~chan ya?
ayo masuk dulu." Ucap Bunda Rita yang menyapa mereka berdua
"eh nggak bun, disini aja, bunda sehat?." Tanya Izaki
"sehat kok, ini kalian pake jaket, kalian mau keluar? kalo keluar jangan malam - malam pulangnya lo ya." Perintah Bunda Rita
"oh iya Rick~kun kenapa televisi di rumah rusak ya? apa kamu tau?." Tanya Bunda Rita
__ADS_1
"haa? m-maaf Ricko ga tau bunda." Jawab Ricko yang terkejut karena pertanyaannya bundanya
"lalu gimana sekolah mu hari ini? biasanya kamu sering cerita tentang sekolahmu ke bunda?." Tanya Bunda Rita
"anu......" Jawab Ricko yang bingung mau ngomong apa
"bunda - bunda maaf menyela, bolehkah kita berangkat sekarang, takutnya nanti pulangnya malah kemaleman." Kata Izaki yang menolong Ricko yang terdesak
"baiklah kita akan bahas ini nanti Rick~kun. kalian hati - hati di jalan ya." Ucap Bunda Rita
"iya bunda Assalamualaikum." Ucap salam mereka bertiga dengan serentak
"Waalaikum salam." Jawab Bunda Rita
×
Mereka bertiga berangkat menggunakan motor sendiri - sendiri.
|.Di jalan.|
"makasih malaikatku, kau memang best friend ku satu - satunya." Ucap Ricko yang bersyukur
"kau ini ya, punya masalah seribet ini kau pendam sendirian, bahkan orang tuamu belum tau kalau kau dikeluarkan sekolah.
apaan coba itu, sampai menghancurkan tv di rumah hah." Kata Izaki yang mengomeli Ricko
"hehehe gomen kyodai." Kata Ricko sambil tersenyum seperti anak kecil
"dasar baka! kamu tu ceroboh sekali seperti biasa, kenapa harus aku yang selalu berbohong demi melindungi mu hah." Kata Izaki yang masih gregetan
"kalian ngomongin apa si? kenapa kau begitu kesal Izaki~kun?." Tanya Tomoya dengan polosnya
"URUSAI!!!." Jawab Izaki dengan nada kesal
"hahaha tidak ada apa - apa Tomo~kun, tidak perlu kamu pikirkan." Jawab Ricko
×
Percakapan yang berlangsung singkat dari tiga sahabat dijalan raya menuju kedai kopi.
•Ricko POV•
Pertama yang rambut kuning ini namanya Izaki. kalian kenal Shun Izaki dari Crows Zero?
Author nya mengambil char/karakter dari sana.
dia dingin, jutek, tapi dia setia kawan.
Izaki adalah temanku dari kecil, ya tentu dia yang paling tau gue.
bukan, tapi kita sudah mengenal satu sama lain apapun dari kita.
Dan yang tinggi itu Tomoya, dia tinggi menjulang, badannya bagus sih mungkin cita - citanya menjadi Aparat Negara, tapi dia itu cerewet sekali kayak anak kecil dan jadi agak males cerita pribadi sama dia, dia itu suka keceplosan jadi orang.
saya mengenal Tomoya dari SMP.
ya kita bertiga akrab sejak SMP sih, awalnya sih temanku cuma Izaki tetapi kebetulan kita satu desa juga, jadi kita bisa akrab bertiga.
saya tidak begitu memiliki banyak teman sih, tetapi ketika bersama mereka, itu sudah dapat membuatku bahagia dan bisa berbagi cerita bersama seseorang.
•Ricko POV end•
Ricko dan kedua temannya telah sampai di kedai kopi dan langsung disambut oleh teman - teman se kelasnya Ricko.
"akhirnya kalian sampai juga."
"Ricko~san lama sekali kamu datangnya."
"ku kira kamu tidak datang." Tanya Sota dan beberapa dari teman-temannya
"hehe maaf membuat kalian menunggu." Jawab Ricko dengan singkat
"jadi mereka teman - temannya Ricko~san ya?." Tanya Sota
"oh iya lupa, perkenalkan mereka Izaki dan Tomoya, kenalan sendiri - sendiri ya." Ucap Ricko yang memperkenalkan kedua sahabatnya di depan teman - temannya
"Yoo." Jawab Tomoya
"salam kenal." Jawab Izaki
__ADS_1
"aww teman - temannya Ricko~san hebat ya."
"Izaki~kun cool banget."
"Tomoya~san juga gagah banget." Ucap beberapa teman ceweknya Ricko yang girang melihat kedua sahabat Ricko
"Ricko populer ya di kelas?." Tanya Izaki
"tidak juga." Jawab Ricko yang membantah
"dia sangat terkenal!! sampai masuk televisi kemarin dan pesta ini kan untuk merayakan keberhasilan kita bersama Ricko~san!! iya kan teman - teman?!!." Sorak Sota
"yaa!!!." Jawab serentak teman-teman sekelasnya Ricko
"kalian ini memalukan sekali." Ucap Ricko yang malu
"jangan malu begitu dong Rick~kun, teman - temanmu ini baik semua lo." Kata Tomoya yang berusaha menenangkan Ricko
"ayo kita berpesta." Sorak Sota
"Kanvai."
"Kanvai."
Jawab serentak teman-teman sekelasnya Ricko
"hey ini bukan bar diskotik." Ucap Izaki merasa aneh bersama mereka
×
Pesta pun terjadi malam itu, mereka pun saling bercakap, bercerita, bercanda dan tertawa bersama dengan seduhan kopi panas yang disajikan dari kedai kopi tersebut.
Dan ada juga yang sibuk sendiri dengan Hape android mereka masing-masing.
"Rick~kun kamu download apa?." Tanya Tomoya
"Crows Zero 4, katanya Genji mau return penasaran gue, sudah lama ni movie ku nanti - nanti.
la kau sendiri download apa? Tomo~chan?." Ricko balik tanya
"ini High school Dxd seru loh ceritanya, apa lagi body nya Akeno~senpai yang aduhai haduhh awww." Jawab Tomoya yang girang
×
Ricko heran dengan kondisi temannya Tomoya, dia memiliki badan yang besar tapi Wibu berat.
Ricko pun berjalan - jalan sekitar dan menghampiri Izaki yang duduk menyendiri.
"oyy Izaki kamu sedang apa?." Tanya Ricko
"memperbarui game, apk dan versi android ku." Jawab Izaki dengan singkat
"oh..." Jawab Ricko
Ricko pun melihat total pergiga nya dan terkejut.
"apa?!!!! 8gb! kau niat ngabisin wifi nya sendirian apa?!." Ucap Ricko yang terkejut karena ulah temannya
"diam lah atau ku bunuh kau!." Kata Izaki mengancam dan masuk kedalam mode iblis nya
"mbak matiin wifi nya mbak!! kalo ngga, nanti habis wifi nya mbak!." Ucap Tomoya yang tiba - tiba muncul dari belakang Izaki
"Nani?!!!!! sini kau Tomo!!." Kata Izaki yang kesal
"hahahaha." Ricko pun tertawa melihat tingkah konyol kedua sahabatnya tersebut.
×
Mereka masih berada di kedai kopi dengan nyaman, dengan iringan musik dari kedai tersebut.
tetapi tiba tiba ada kejutan terjadi...
Ada gadis dengan berparas cantik dengan baju tertutup anggun layaknya ukhti pun muncul dan berdiri di depan mata Ricko.
"Akhi~kun aku suka padamu, maukah kamu menjadi pacarku?"
~
~
~
__ADS_1
~Bersambung.....