
Last~
"makasih kau sudah jujur mengatakannya Ricko, aku harap kau juga dapat menjawab persoalan yang kau alami ko. mengenai Shilla~san, semoga kau mendapat kebahagiaan." Batin Ratna yang menerima kenyataan dengan tegar
"dan apapun pilihanmu, apapun jawabanmu, tugasku sekarang, selalu mendukungmu, kapanpun kau membutuhkanku, aku akan selalu ada untukmu ko, karena kita teman kan?." Batin Ratna yang beranjak pergi meninggalkan Ricko
×
Sementara itu Shilla yang berjalan sendirian di koridor sekolah tiba - tiba bertemu dengan seseorang.
"nee Shilla~san, boleh kita bicara sebentar?"
•Back to story•
"Ratna~senpai" Batin Shilla setelah melihat ke arah Ratna
"bicara?... tentang?" Tanya Shilla yang cuek
"ini masalah satu minggu yang lalu" Jawab Ratna
"masalah itu lagi, untuk kejadian di perpustakaan lupakan saja, sekarang saya tidak punya urusan lagi dengan Wijaya~senpai." Ucap Shilla yang berjalan melewati Ratna
"jadi anda tak perlu khawatir, saya yakin senpai pasti bisa menjadi pacarnya soalnya Wijaya~senpai masih...." Ucap Shilla yang terpotong
"tapi kau menyukainya kan?!" Ucap Ratna dengan tegas
×
Perkataan Ratna berhasil membuat langkah Shilla berhenti karena perkataannya terdengar nyaring di telinga Shilla yang berada di belakang Ratna.
"itu bukan urusanmu senpai..." Ucap Shilla dengan tegas pula, dan meninggalkan Ratna sendirian
"kau salah Shilla~san, Ricko tidak pernah punya perasaan kepadaku, karena di hatinya cuma ada kamu Shilla~san." Batin Ratna yang memandangi kepergiannya Shilla
×
Shilla yang berusaha menjauhi Ratna, ia pun berjalan tanpa arah dan tujuan, hingga akhirnya ia pun tiba di taman belakang sekolah yang sepi, tetapi setelah Shilla telusuri taman tersebut, ada seorang pria yang duduk sendirian dengan earphone di telinga nya sedang menulis di taman tersebut, dan dia adalah Ricko.
"Ricko~kun" Batin Shilla yang terkejut melihat Ricko yang duduk sendirian
"dasar penyendiri" Batin Shilla yang tersenyum melihat ke arah Ricko
×Flashback on×
•Shilla POV•
"tetapi kau menyukainya kan?!" Ucap Ratna dengan tegas di koridor sekolah tadi
•Shilla POV end•
×Flashback off×
"memang benar bahwa aku menyukai Ricko~kun, tetapi apakah dia juga sama? apa dia juga punya perasaan yang sama denganku?" Batin Shilla yang berbalik arah dan ingin pergi dari tempat Ricko
×
Ketika Shilla beranjak pergi meninggalkan Ricko yang belum menyadari keberadaannya, tiba - tiba terdengar suara Ricko yang bernyanyi.
|.Lirik lagu.|
Dakishimete mo dakishimete mo
(meski ku mendekap mu meski memeluk mu)
todokanai omoi ga aru nara
(jika ada perasaan yang tak tersampaikan)
kasaneta kokoro ni mimi o yosete
(bisikkan lah suaramu di dalam hati ku)
kimi no koe sagasu yo
__ADS_1
(dan aku akan mencarimu)
Hanasanaide hanasanaide
(janganlah pisahkan janganlah pisahkan)
futari wa tsunagatte iru kara
(perasaan yang mengikat kita berdua)
kotoba ni dekinai sono itami wa
(meski luka itu tak terungkapkan dengan kata - kata)
boku ga ima uke tomeru yo
(ku akan tetap menangkap dirimu)
×
Shilla penasaran langsung mendekati Ricko yang sedang bernyanyi.
"wah dia fasih sekali menyanyikan lagu itu, aku penasaran apa arti liriknya ya" Batin Shilla yang mengamati Ricko yang sedang bernyanyi
×
Shilla pun terkejut, karena melihat wallpaper di hape Ricko adalah foto dirinya yang sedang tertidur di pangkuannya Ricko beberapa waktu yang lalu.
"apa maksudnya ini senpai?!!!" Teriak Shilla sambil menarik Ricko mundur
"eh Shi- Shilla~chan, sejak kapan kau di situ?" Tanya Ricko yang terkejut akan kedatangan Shilla yang tiba - tiba muncul di hadapannya
"harusnya aku yang nanya, apa maksudmu itu?! foto itu sengaja kau ambil ya!!" Teriak Shilla yang marah besar
"tunggu, tenangkan lah dirimu dulu, aku bisa menjelaskannya." Ucap Ricko meminta kesempatan bicara
"ini... ini..." Kata Ricko yang kebingungan mencari alasan
"aku kecewa!" Teriak Shilla
|.Plak!!.|
"ga ku sangka kau se bejad ini ya" Ucap Shilla yang kecewa
"sekarang hapus fotoku, sekarang!" Perintah Shilla
"ga bisa..." Bantah Ricko yang menundukkan wajahnya
"hapus ga!" Teriak Shilla yang sudah muak
"aku ga bisa..." Ucap Ricko yang menolak permintaan Shilla
×Flashback on×
•Ricko POV•
Ketika Shilla mengatakan ia membenci Ricko di perpustakaan.
"aku bukanlah siapa - siapa mu, aku hanyalah sebatas teman yang baru kau kenal, itupun tidaklah di sengaja, kamu tak berhak mengejar ku hingga sejauh ini, dan aku pun juga tak berhak melarang mu untuk dekat dengan siapapun." Ucap Shilla yang ditujukan ke Ricko
"aku tau itu, pertemuan kita tidaklah di sengaja dan aku juga tau, aku bukanlah siapa - siapa mu, tapi biarkanlah aku menjadi seseorang yang berharga di hidupmu kelak... jangan larang aku mengejar mu."
"tetapi aku hanyalah sebatas wanita lugu yang baru mengenal pria, tak ku sangka aku kagum dengan semua kebaikan yang telah kau tujukan kepadaku, tak ku sangka aku mempercayai pria seperti dirimu, tak ku sangka aku berharap lebih padamu, dan tak ku sangka aku sudah mulai menyukai semua yang ada pada dirimu, tetapi ternyata aku sudah salah menilai mu!" Ucap Shilla yang ditujukan kepada Ricko
"aku bersyukur menjadi pria pertama yang kau kenal, terimakasih sudah mengagumiku, percaya padaku. Dan kumohon..."
"aku bukanlah wanita rendahan seperti korban mu yang lainnya! jadi berhentilah mengejar ku, dan satu lagi terimakasih untuk semua waktu yang kita habiskan bersama dan maaf sudah merepotkan mu selama ini." Ucap Shilla yang ditujukan kepada Ricko
"janganlah berkata dirimu seperti itu, kau tak pernah merepotkanku, jangan berkata seperti perpisahan, aku ingin bersamamu lebih lama lagi."
"dan satu lagi, apapun alasannya jangan pernah temui diriku lagi, aku tidak ingin berurusan lagi dengan mu, karena sekarang...." Ucap Shilla yang ditujukan kepada Ricko
"bohong kan? aku ga yakin kamu segitu bencinya kepadaku karena masalah ini... pasti ada alasan lain yang memaksamu berkata..."
"aku sangat membencimu." Ucap Shilla
"karena sebenarnya kamu... tidak, aku juga sama, aku...."
×flashback off×
__ADS_1
•Ricko POV end•
"Watashi wa anata ga sukidesu" Ucap Ricko dalam bahasa Jepang
"kenapa wajahmu begitu serius?apa artinya?" Tanya Shilla yang penasaran
"apa tadi Shilla~chan tidak penasaran dengan makna lagu yang ku nyanyikan tadi?" Ucap Ricko yang tanya balik
"iya aku juga ingin tahu itu..." Ucap Shilla yang penasaran
×
Ricko melepaskan kabel earphone dari hapenya dan memutar lagu tersebut dengan sound keras.
"dengarkan lagunya, akan ku artikan." Ucap Ricko memberi tahu Shilla
(Dakishimete mo dakishimete mo)
"meski mendekap mu meski memeluk mu"
(todokanai omoi ga aru nara)
"jika ada perasaan yang tak tersampaikan"
(kasaneta kokoro ni mimi o yosete)
"bisikkan lah suaramu di dalam hati ku"
(kimi no koe sagasu yo)
"dan aku akan mencari mu"
(Hanasanaide hanasanaide)
"janganlah pisahkan janganlah pisahkan"
(futari wa tsunagatte iru kara)
"perasaan yang mengikat kita berdua"
(kotoba ni dekinai sono itami wa)
"meski luka itu tak terungkapkan dengan kata - kata"
(boku ga ima uke tomeru yo)
"ku akan tetap menangkap dirimu"
×
Setelah mendengarkan lagu itu bersama, Shilla pun bertanya.
"apa lagu itu kau tujukan kepadaku?" Tanya Shilla
"yap benar" Jawab Ricko
"aku tak tau harus berkata apa padamu sekarang..." Batin Shilla yang bingung
"kau tak perlu mengatakannya sekarang, aku tau kau tak benar - benar membenciku kan?" Ucap Ricko yang mengetahui isi hati Shilla
"aku dengar lo isi hatimu..." Ucap Ricko yang memberikan senyuman ke Shilla
"kenapa diam?apa yang kau pikirkan?" Tanya Ricko yang melihat Shilla dari tadi terdiam
"bolehkah ku tau, arti yang kau katakan padaku barusan?" Tanya Shilla yang mengungkit perkataan bahasa Jepangnya Ricko
"jika kamu sepenuhnya mau memaafkan aku, akan ku beritahu semua..." Ucap Ricko menatap Shilla dengan wajah serius
~
~
"Tentang perasaanku..."
~
~
~Bersambung..
__ADS_1