Jodoh Karena Wasiat

Jodoh Karena Wasiat
Bab 9.Kangen


__ADS_3

Mentari keluar dari peraduannya,suara burung berkicau dengan merdunya.Hari sudah pagi,semua peserta PERSAMI keluar dari tenda masing-masing.Bergegas membersihkan diri untuk kegiatan berikutnya.Yah,hari ini ada kegiatan penjelajahan.Setelah semua siap,mereka berkumpul di lapangan berbaris sesuai regu masing-masing.Demikian juga Alisha,dia ikut berkumpul di lapangan.


Fathan yang melihat Alisha dari kejauhan,dia langsung menghampiri Alisha."Alisha,kamu disini?".


"Iya kak,kan ada kegiatan selanjutnya",jawab Alisha.


" Iya sih.Maksudku,kamu nggak usah ikut.Kaki kamu kan masih sakit,lebih baik kamu istirahat saja di tenda".


"Nggak apa-apa kok Kak.Sudah mendingan kok,lagian kalau Alisha nggak ikut,nggak enak sama yang lain".


"Yakin nggak apa-apa?",tanya Fathan lagi untuk memastikan.


" Iya Kak,nggak apa-apa kok".


"Ya sudah kalau gitu.Nanti kalau butuh sesuatu bilang sama aku ya".


"Iya,terima kasih Kak",ucap Alisha.


Dan,penjelajahan dimulai.Setiap regu berjalan sesuai rute yang sudah ditentukan.Selama melakukan perjalanan,ada beberapa pos.Dimana di setiap pos ada yang menjaga.Dan di setiap pos,setiap regu harus mengambil kertas yang berisi tantangan.Jika di pos tersebut bisa melakukan tantangan tersebut,maka regu itu boleh melanjutkan perjalanan menuju pos berikutnya sampai pos terakhir.


Beberapa jam berlalu,kegiatan penjelajahan sudah usai.Semua regu sudah melakukannya dengan baik.Mereka beristirahat di tenda masing-masing.Alisha juga duduk di depan tendanya bersama temannya.Saat sedang asyik bercanda dengan temannya,Rangga datang.


"Alisha.Boleh duduk disini?",sapa Rangga dan sekaligus meminta izin duduk di sebelah Alisha.


" Mmmm... iya silahkan!".


"Eh,Kak Rangga.Alisha,kalau gitu aku masuk ke tenda aja ya",pamit teman Alisha.


" Disini aja duduk sama kita!",pinta Alisha.Namun temannya tidak menghiraukannya.Dia langsung masuk ke tenda.


Rangga karena sudah mendapat izin dari Alisha,dia duduk di sebelah Alisha.


"Ada perlu apa Kak?langsung to the point aja kak",Alisha yang agak jutek gitu dan tanpa menghadap ke Rangga.


"Emangnya kalau mau ketemu kamu dan ngobrol sama kamu harus ada perlu dulu gitu?",canda Rangga.


" Terus Kakak kesini mau apa?biasanya kalau seseorang mau ketemu orang lain ya jelas ada perlu lah".masih dengan pandangan ke depan tidak menghadap ke Rangga.


"Nggak mesti juga lah.Mungkin dia pengen ngobrol,pengen bercanda atau mungkin juga kangen gitu",Rangga yang masih mencoba menggoda Alisha,ingin tahu seperti apa respon Alisha.


Spontan Alisha menoleh ke arah Rangga dan sedikit melotot." Maksud Kak Rangga apa?".


"Kan sudah jelas tadi?aku kesini itu karena kangen sama kamu.Ingin ngobrol-ngobrol gitu sama kamu.Kamu kenapa jutek banget sih sama aku?perasaan kalau sama Fathan nggak sejutek ini".


"Sudahlah Kak,nggak usah basa-basi.Kan sudah jelas apa jawabanku semalam".


"Ya,aku tahu.Mungkin saat ini kamu menolak cintaku.Tapi aku yakin suatu saat nanti kamu akan sangat mencintaiku.Dan,asal kamu tahu saja.Rasa ini begitu besar,sampai kapanpun akan ada untukmu".

__ADS_1


"Jangan terlalu bermimpi Kak.Ya sudahlah Kak,kalau nggak ada yang penting yang mau diomongin.Mending Kakak kembali ke tenda Kakak",usir Alisha secara halus.


"Ngusir nih?",tanya Rangga dengan senyuman menggoda.


"Terserah Kakak,aku mau masuk ke tenda".


Saat Alisha hendak masuk ke tenda,Rangga menarik tangannya,"Sha,tunggu sebentar!".


"Apa lagi Kak?tolong lepaskan tanganku!".


"Maaf ya!.Alisha,meskipun kamu menolak cintaku.Apa kamu tidak bisa memberi tempat bagiku setidaknya sebagai teman atau kakakmu gitu?",tanya Rangga.


"Mau Kakak apa?",masih dengan nada jutek.


" Ya,maksud aku itu ya,kamu jangan jutek-jutek gitu ke aku.Lupakan yang semalam,aku mau kamu bersikap baik kepadaku seperti kamu bersikap pada yang lain.Kita bisa berteman kan?".


"Ya udah jika itu mau Kakak.Dan sekarang Kakak bisa kembali ke tenda Kakak.Jangan lama-lama di tendaku,nggak enak sama yang lainnya".


" Ya sudah,aku kembali ke tendaku.Makasih ya!",dengan senyum bahagia.Meskipun dia tidak bisa mendapatkan cintanya Alisha,paling tidak dia bisa berteman dengan Alisha.Dia berjalan menuju tendanya dengan perasaan yang begitu bahagia.Begitupun dengan Alisha yang kembali masuk ke tendanya dengan perasaan yang aneh.


Satu persatu kegiatan PERSAMI sudah terlaksanakan,setiap regu diperintahkan untuk membongkar tendanya masing-masing dan membereskan semua perlengkapan mereka.Setelah semua beres,semua naik ke mobil.Perjalanan menuju ke sekolah.


Setelah menempuh beberapa jam perjalanan,akhirnya mereka sampai di sekolah.Rangga menghampiri Alisha yang sedang duduk dengan Sinta,"Alisha,kamu pulang ke rumah sama siapa?aku antar ya?".


"Nggak usah Kak,aku bisa pulang bareng Sinta kok.Sebentar lagi sopir Sinta datang".


" Ya sudah kalau gitu",Rangga menuju parkiran untuk mengambil mobilnya.


Tak berselang lama,Fathan melewati Alisha dan Sinta dengan menaiki mobilnya.Lalu,berhenti."Alisha,Sinta?belum pulang?".


"Eh.. iya Kak,ini nunggu sopir Sinta",jawab Alisha.


" Iya Kak,ini lagi nunggu sopir aku.Nggak tahu kok lama datangnya",jawab Sinta.


"Kalau gitu sama aku aja.Aku antar kalian berdua,daripada kalian menunggu lama disini",Fathan menawarkan tumpangan.


"Nggak usah Kak,kita tunggu sopir Sinta aja",jawab Alisha.


"Iya Kak,kita ikut Kakak aja",jawab Sinta.


"Sinta?maksudnya?",tanya Alisha tidak mengerti.


"Iya,ini sopir aku chat aku nggak jadi jemput karena ada keperluan mendadak.Jadi kita ikut Kak Fathan aja ya!",jawab Sinta sambil mengedipkan satu matanya ke arah Alisha.


"Kamu nggak lagi berbohong sama aku kan?",tanya Alisha karena merasa aneh dengan tingkah Sinta.


"Sudahlah,ayo naik ke mobil Kak Fathan biar kita cepat sampai rumah!",ajak Sinta dengan menarik tangan Alisha masuk ke mobil Fathan.

__ADS_1


Akhirnya Alisha mengikuti ajakan Sinta masuk ke mobil Fathan.Mereka duduk di belakang.Dan,Fathan mulai menyalakan mesinnya.


"Kak,rumah kita beda arah loh.Maksudku rumahku dan Alisha itu berbeda kawasan.Yakin Kakak mau ngantar kami berdua sampai ke rumah?",tanya Sinta kepada Fathan.


"Iya nggak apa-apa.Nanti aku antar kamu dulu,baru Alisha.Nanti kasih tahu alamatnya ya!",jawab Fathan.


Selama perjalanan,diam-diam Fathan memperhatikan Alisha dari spion depan.Tapi Alisha tidak menyadari hal itu.Sinta yang melihat Fathan memperhatikan Alisha,mulailah kejahilannya.


"Hem.. hem",Sinta berdehem.


"Kak Fathan,nggak usah curi-curi pandang gitu.Langsung aja Kak,pandang alisha,kasih bunga,ucapkan cinta.Seperti apa yang dilakukan Kak Rangga semalam.Kalau cintanya Kak Rangga ditolak Alisha.Mmm...siapa tahu aja cinta Kakak yang diterima Alisha",ucap Sinta asal.


Alisha mencubit perut Sinta."Auuu.. sakit tahu",teriak Sinta.


"Habisnya kamu kalau ngomong nggak disaring dulu",ucao Alisha.


Fathan cuma bisa tersenyum melihat mereka berdua.


"Sinta,rumah kamu yang mana?ini sudah ada di kawasan daerah tempat tinggalmu".


"Ohya kak,depan ada pertigaan itu belok kanan".


Fathan mengikuti arahan Sinta.Dan,sampailah di depan rumah Sinta.Sinta turun dari mobil Fathan," Makasih ya Kak atas tumpangannnya".


"Iya sama-sama",jawab Fathan.


"Ohya Kak,titip sahabatku itu ya!Jangan diapa-apain loh",Sinta dengan omongan yang tanpa disaring seperti biasanya.


" Bye Alisha!Hati-hati sama Kak Fathan ya!Aku masuk duluan ya!",Sinta masuk ke dalam rumahnya.


Fathan kemudian melajukan mobilnya menuju rumah Alisha.Selama perjalanan menuju rumah Alisha,hanya ada keheningan tanpa ada obrolan sama sekali.Sesekali Fathan melirik Alisha dari spion.Dia memang mengagumi sosok Alisha.Sampai akhirnya Fathan berhenti di depan rumah Alisha.


"Terima kasih ya Kak,sudah mengantar Alisha sampai ke rumah",ucap Alisha.


"Iya sama-sama",balas Fathan.


Alisha turun dari mobil.


"Assalamu'alaikum",Rangga pamit pergi.


"Wa'alaikum salam",jawab Alisha.


Alisha masuk rumah...


...****************...


Mereka semua sudah sampai rumahnya masing-masing.Kira-kira apa ya yang ada dalan pikiran Fathan,Alisha dan Rangga ya?

__ADS_1


__ADS_2