
Setelah 2 malam menginap di rumah sakit,akhirnya hari ini Ayah Alisha diperbolehkan pulang.
"Permisi!",ucap dokter yang masuk ke ruang inap tersebut dengan 2 perawatnya.
"Iya dok",jawab Alisha dan ibunya.Yah,ibu Alisha sudah disana dari tadi pagi.
"Hari ini Bapak Hendrawan sudah diperbolehkan pulang.Tapi harus tetap istirahat dulu ya pak,sampai lengan Bapak sembuh.Dan jangan lupa obat ini harus diminum sesuai petunjuk ya! ",ucap dokter kepada Pak Hendrawan.
"Iya dok,terima kasih".jawab Pak Hendrawan.
"Sama-sama.Oh iya mbak,silahkan urus pembayarannya dulu di bagian administrasi ya!".
"Iya dok,terima kasih",jawab Alisha.
Alisha pergi ke bagian administrasi,"Mbak,pasien atas nama Pak Hendrawan hari ini sudah diperbolehkan pulang.Berapa biaya perawatannya mbak?".
"Oh,iya sebentar.Saya cek dulu".Petugas administrasi mulai mengecek.
"Maaf mbak,biaya pasien atas nama Pak Hendrawan sudah dibayar mbak".
"Dibayar?siapa yang membayarnya mbak?",tanya Alisha.
"Pak Rangga mbak".
"Oh,ya sudah terima kasih mbak.Saya permisi".
Alisha kembali ke ruangan dimana ayahnya dirawat.Ternyata disana sudah ada Rangga.
"Kak Rangga disini?Kak,kenapa kakak membayar biaya pengobatan ayahku?Seharusnya itu nggak perlu Kakak lakuin".
"Kamu ya membayarnya,Nak?sekali lagi terima kasih banyak,Nak",ucap ibu Alisha.
"Kak,aku anggap ini sebagai hutang.Suatu saat akan aku bayar tapi dengan cara dicicil".
"Nggak usah Alisha.Nggak usah dibayar",cegah Rangga.
"Nggak bisa,akan aku bayar nanti".
"Ya sudah Pak,Bu,berhubung sudah beres semua,mari saya antar pulang!",ajak Rangga.
Alisha cuma bisa diam dan mengikuti ajakan Rangga.Tapi masih dengan sifatnya yang keras kepala.Dia menyadari kebaikan Rangga,tapi kebenciannya menutupinya.
Alisha membantu ayah dan ibunya masuk ke mobil.Ayah dan ibunya duduk di belakang.Setelah itu,dia berjalan hendak menuju parkiran untuk mengambil motornya,tapi dicegah oleh Rangga,"Alisha,mau kemana?sekalian saja naik mobil ini".
"Nggak Kak,aku naik motorku saja.Kakak antar ayah dan ibu saja",Kata Alisha menolak,lalu pergi begitu saja menuju parkiran.
Alisha mengendarai motor,sedangkan Rangga mengendarai mobil bersama ayah dan ibu Alisha.Setelah menempuh perjalan selama beberapa menit,akhirnya mereka sampai di rumah Alisha.Alisha membantu ayahnya turun dari mobil dan mengajak ayahnya istirahat di kamar.Sedangkan Rangga membantu mengeluarkan tas dan lain-lian dari mobilnya dan membawanya masuk ke rumah Alisha.Alisha keluar dari kamar,membiarkan Ayahnya istirahat.Alisha mencari keberadaan Rangga,dilihatnya Rangga sudah ada di dalam mobilnya hendak menyalakan mesin mobilnya.
Alisha memanggilnya,"Kak Rangga,tunggu!".
Rangga yang mendengar hal itu langsung mematikan mesin mobilnya.Alisha menghampirinya,"Kak,bisa bicara sebentar?".
"Mau bicara dimana?di dalam mobil?apa kita keluar kemana gitu?",tanya Rangga sengaja menggoda Alisha.Bukan Rangga namanya kalau tidak menggoda atau menjahili Alisha.
__ADS_1
"Apaan sih,Kak?nggak lucu tahu.Bisa Kakak keluar sebentar?".
"Ok,Alisha cantik.Apapun demi kamu",Rangga yang mulai ngegombal.
"Aku mau ngomong sesuatu sama Kakak.Aku terima tawaran pekerjaan itu.Karena aku nggak tega kalau ayah masih bekerja dengan keadaannya yang sekarang.Aku mau kerja di tempat Kakak selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,supaya aku bisa membayar utang ke Kakak".
"Dengan senang hati perusahaan kami menerimamu,besok kamu datang saja ke kantor dan mulai bekerja.Masalah biaya pengobatan ayahmu,itu aku ikhlas.Jadi,jangan dianggap hutang ya".
"Nggak mau,aku akan tetap membayarnya nanti.Terima kasih",Alisha yang masih gengsi.
"Ya udah,kalau gitu aku pulang.Sampai ketemu besok ya Alisha cantik".Alisha tak menjawab sepatah katapun.Dia langsung pergi masuk ke dalam rumah.
Sedangkan Rangga yang melihat sikapnya itu,dia tersenyum sambil menggelengkan kepala,"Alisha,Alisha.Tau nggak sih,sikapmu yang seperti itu yang aku suka.Sampai kapan kamu menutup hatimu untukku?.Tapi aku akan terus berjuang mendapatkan hatimu".
Setelah Alisha memastikan keadaan ayahnya,dia pergi ke kamarnya.Mungkin karena kecapekan,dia langsung tidur dengan nyenyak sampai tidak mendengar suara ponselnya berdering sampai tiga kali.Saat dia bangun,dia melihat ada panggilan tak terjawab dari nomor yang tidak dikenal.Tapi dia tidak peduli akan hal itu.Dia langsung ke kamar mandi untuk mandi supaya badannya lebih segar.
Setelah mandi,Alisha pergi ke kamar ayahnya,"Ayah,bagaimana keadaan ayah?sudah baikan?".
"Iya Alisha.Kamu istirahat saja,kamu pasti capek sudah menjaga ayah selama ayah dirawat di rumah sakit".
"Yah,ayah resign saja ya dari kerjaan ayah.Alisha saja yang kerja.Besok Alisha sudah mulai kerja kok di kantornya Kak Rangga".
"Tapi,Nak?".
"Sudahlah ayah,sudah saatnya Alisha yang bekerja".
"Ayah istirahat lagi saja.Alisha mau bantu ibu beres-beres rumah".
Alisha hidupnya memang penuh kesederhanaan,meskipun dia kerja di kantoran,dia tidak malu mengendarai motor bututnya.Setelah melewati jalan yang macet,akhirnya dia sampai juga di kantornya.Dia langsung masuk menuju ruangan Rangga.
"Tok..tok.. ",Alisha mengetuk pintu.
"Iya,masuk!",perintah Rangga.Alisha masuk,tapi tidak mengucapkan apa-apa.Rangga terpesona dengan penampilan Alisha."Alisha,cantik sekali kamu.Apapun penampilanmu selalu membuat aku terpesona",ucap Rangga dalam hati.
"Pak,apa ada yang salah dengan penampilanku?",tanya Alisha kepada Rangga,karena Alisha merasa aneh dengan tatapan Rangga.
"Mmm... Nggak kok.Silahkan duduk!.Selamat bergabung di perusahaan kami.Semoga kita bisa bekerja sama dengan baik".
"Iya Pak".
"Jangan panggil saya dengan sebutan Pak.Panggil saja saya Rangga".
"Maaf,saya tidak bisa.Karena anda atasan saya".
"Ya sudah terserah kamu.Hari ini kamu sudah mulai bekerja.Tentang perusahaan dan lain-lain nanti saya jelaskan".
"Baik pak,tapi dimana ruangan tempat saya bekerja?".
"Disini".
"Maksudnya?kita satu ruangan gitu?",tanya Alisha tidak mengerti.
"Iya,disana meja kerja kamu",jawab Rangga sambil menunjuk meja tempat kerja Alisha.
__ADS_1
"Kok disini sih kerjanya?memangnya harus satu ruangan gitu?ada aturan seperti itu ya?".
"Iya,kan aku atasan kamu.Aku yang punya perusahaan ini.Jadi terserah saya mau apa.Ikutin saja",dalam hati,Rangga tersenyum penuh kemenangan karena bisa selalu memandangi wajah Alisha.
"Dasar Rangga,selalu seenaknya sendiri.Selalu mencari kesempatan",batin Alisha.
"Sudah,jangan ngedumel begitu.Mau kerja apa tidak?".
"Iya,memang ya anda selalu membuat hidup saya jadi terganggu.Saya akan bekerja dengan baik mengikuti aturan perusahaan.Apa yang harus saya kerjakan hari ini?".
"Santai saja,nggak usah terlalu formal bicaranya.Anggap saja kita teman.Oh iya,kemarin aku menelponmu.Tapi tidak kamu angkat".
"Maaf,aku tidur".
Alisha mulai menyalakan laptop dan mulai mengerjakan tugas dari dari Rangga.Sedangkan Rangga sibuk memandangi Alisha yang sedang bekerja.Saat itu juga,Rendy datang tanpa mengetuk pintu dulu.Dia langsung nyelonong begitu saja.Dia melihat pemandangan di depannya cuma bisa menggelengkan kepala.Lalu dia menghampiri meja Rangga,menggebrak mejanya,"Woi,melamun saja.Sampai nggak tahu ya kalau aku masuk?".
"Apaan sih,Ren?".
"Habisnya kamu ngelamun aja sih".
"Alisha,kok bisa kamu satu ruangan sama Rangga?",tanya Rendy.
"Tanyakan sama bosmu itu",jawab Alisha judes.
"Nggak boleh judes begitu.Cantiknya hilang loh",goda Rendy.
Alisha tak menjawab,dia fokus pada laptonya.Sedangkan Rendy masih tetao disana,dia juga sibuk membahas pekerjaan dengan Rangga.Karena Rangga yang baru memegang perusahaan papanya,jadi Rendy bertugas menjelaskan segalanya tentang rahasia perusahaan kepada Rangga.Hingga tidka terasa jam istirahat tiba.Saatnya makan siang,Alisha mematikan laptopnya,dan keluar menuju kantin.Dia memesan makanan dan minuman,mencari tempat duduk yang kosong.Saat dia duduk menunggu pesanan datang,dia sambil memainkan ponselnya,tiba-tiba Rangga datang dan duduk di sebelah Alisha
"Ngapain duduk disini?kan masih banyak tempat yang kosong?".
"Terserah aku kan.Aku maunya duduk disini".
Pelayan kantin datang mengantar pesanan Alisha,"Ini mbak pesanannya".
"Iya,terima kasih".jawab Alisha.
"Mbak,sekalian saya mau pesan.Saya mau menu yang sama dengan Alisha.Nanti antar kesini".
"Baik Pak",jawab pelayan kantin.
Tidak menunggu lama,pelayan itu datang membawa pesanan Rangga,"Ini pak,pesanannya".
"Iya,terima kasih.Ini,bayarnya sekalian pesanan Alisha",Rangga sambil menyerahkan uang kepada pelayan itu.Karena perhatian Rangga yang berbeda kepada alisha,membuat semua orang yang ada di sana meras heran.Semuanya jadi menatap ke arah Alisha dan Rangga. Alisha yang diperhatikan seperti itu merasa risih.
"Lihat tuh Pak,semua orang melihat ke arah kita.Seharusnya Bapak nggak usah duduk disini".
"Biarin aja lah,kenapa peduli sama mereka",jawab Rangga.
"Ya sudahlah,terserah Bapak sajalah.Aku sudah makannya,aku mau pergi".
"Alisha,mau kemana?".Namum Alisha tidak menjawab pertanyaan Rangga,dia berjalan keluar dari kantin.
...****************...
__ADS_1