
Fathan mengirimkan pesan kepada Alisha
Fathan :
Alisha,habis ini aku ke rumahmu ya.Aku antar kamu berangkat kerja..
Alisha :
Nggak usah Kak,ini aku udah naik taksi.
Fathan :
Ya udah kalau gitu,nanti pas kamu pulang aja,aku jemput.Hati-hati!.
Alisha :
Iya Kak,terima kasih.
Beberapa menit kemudian,Alisha sampai di tempat kerjanya.Dia langsung masuk ke ruangannya."Pak Rangga sudah datang ya?tumben sekali datang awal".
"Iya.Alisha,bisa nggak sih nggak panggil aku dengan panggilan Pak gitu.Berasa tua sekali aku tuh".
"Aku harus profesional aja sih.Bapak kan atasan aku",Alisha menaruh tasnya di meja kerjanya.Lalu dia duduk di kursinya.
"Iya kalau ada orang lain.Kalau kebetulan kita cuma berdua saja nggak usahlah panggil Pak segala",pinta Rangga.
"Sudahlah Pak,nggak usah dipermasalahkan.Aku mau mengerjakan tugasku ini saja",Alisha langsung duduk di kursinya,membuka laptop dan mengerjakan pekerjaannya.
Rangga dan Alisha mengerjakan pekerjaannya masing-masing.Sampai tidak terasa waktu berlalu sudah sore hari.Dan waktunya mereka pulang.Hari ini memang kebetulan tidak ada lembur jadi bisa pulang di jam normal.Alisha dan Rangga berjalan bareng sampai di depan kantor.Ternyata Fathan sudah ada di depan kantor.Kebetulan Rangga juga melihatnya.
Fathan yang melihat Alisha sudah keluar dengan Rangga,Fathan turun dari mobil dan menghampiri merek berdua."Rangga,apa kabar?",Fathan menyapanya untuk basa basi.
"Baik",jawab Rangga singkat.Tahu kan,kalau orang cemburu itu bagaimana ekspresi wajahnya?
"Alhamdulillah ya,sudah sukses sekarang.Makin ganteng aja nih",puji Fathan melihat perubahan fisik Rangga.
"Kamu juga sukses ya,sudah jadi seorang dokter",puji Rangga balik,tapi sebenarnya hatinya sudah tercabik-cabik.
"Alhamdulillah",jawab Fathan.
"Oh iya,ada perlu apa kamu kesini?",tanya Rangga yang tidak suka melihat Fathan berada di kantornya.
"Oh iya,sampai lupa.Aku kesini mau jemput Alisha".
"Oh..",jawab Rangga singkat.
"Alisha,gimana?pulang sekarang?",tanya Fathan ke Alisha.
"Iya Kak",jawab Alisha.
"Kak Rangga,Alisha pulang duluan ya!",Alisha pamit ke Rangga.
"Bro,aku pulang duluan ya!",pamit Fathan ke Rangga.
"Iya",jawab Rangga.
__ADS_1
Alisha dan Fathan masuk mobil,dan mulai meninggalkan kawasan kantor Rangga.Sedangkan Rangga,masih dengan segala rasa kesal di hatinya.Iya,dia cemburu.Dia merasa sekarang harus bersaing dengan Fathan untuk mendapatkan Alisha.Tapi dia juga ragu apa dia bisa bersaing dengan Fathan,sedangkan Alisha sendiri tidak pernah membuka hatinya untuk Rangga.
Di dalam mobil,Fathan dan Alisha saling mengobrol.Tiba-tiba mata Alisha fokus ke jalan yang dilaluinya,"Kak,kita mau kemana?ini bukan jalan menuju rumahku loh".
Fathan fokus menyetir,tapi masih bisa menjawab pertanyaan Alisha hanya dengan senyuman.
"Kak,serius.Kita mau kemana?ini bukan arah ke rumahku loh",tanya Alisha lagi.Sebagai seorang gadis,dia panik dan takut.
Fathan tersenyum kepada Alisha,"sudahlah,nanti kamu juga tahu kok".
"Kak",Alisha melotot ke arah Fathan.
"Kamu tuh kenapa sih?takut?aku tuh nggak mau ngapa-ngapain kamu.Aku bukan laki-laki yang seperti kamu bayangkan".
"Di mobil ini cuma ada aku dan Kakak,terus aku juga nggak tahu tujuan kita kemana.Wajarlah kalau aku takut,meskipun sebelumnya aku sudah mengenal Kakak".
"Sudahlah Alisha,nggak usah takut.Aku nggak bakalan kurang ajar ke kamu kok",ucap Fathan.
"Lucu juga ya lihat ekspresi wajah kamu kalau panik dan takut begitu",ledek Fathan dengan senyuman.
Alisha masih dengan mode ngambek,dia diam dan tidak bicara apapun.Hingga akhirnya Fathan menghentikan mobilnya.Tepat di rumah mewah di kawasan elit.Alisha yang melihat itu,dia semakin bingung,"Kak,kita kemana ini?".
Lagi-lagi Fathan menjawab dengan senyuman."Ayo turun!",ajak Fathan.
Namun Alisha masih bingung,dia tidak mau turun.Melihat itu,Fathan turun lebih dulu.Dia berjalan memutari depan mobil menuju pintu satunya.Dia membukakan pintu untuk Alisha,"Masih nggak mau turun?".
Alisha masih bingung,tidak menjawab pertanyaan Fathan.
"Apa mau dibukain juga sabuk pengamannya?",tanya Fathan.
"Iya".
"Ayo turun!",ajak Fathan lagi.
"Iya",Alisha membuka sabuk pengamannya dan turun dari mobil.Tapi dia tidak langsung berjalan menuju rumah mewah itu.Dia masih berdiri di samping mobil Fathan.
Saat Fathan mulai berjalan menuju rumah mewah itu,Alisha tidak mengikutinya.Dia cuma bisa diam saja.Dia bingung dengan apa yang dilihatnya.
Fathan merasa kalau Alisha tidak mengikutinya,jadi dia berhenti."Hei,bengong aja disitu tuh ngapain?Ayo masuk!".
"Iya",jawab Alisha.Alisha berjalan mengikuti Fathan dari belakang.
"Assalamu'alaikum",Fathan mengucapkan salam saat mau memasuki rumahnya.Kemudian mencium punggung tangan mamanya.
"Wa'alaikum salam",jawab mamanya.Dia tersenyum menyambut kedatangan Fathan dan Alisha.Namun tidak dengan Alisha,Alisha masih dibuat bingung dengan semuanya.Alisha cuma diam nggak tahu apa yang mesti dia lakukan.
"Hai,Alisha.Gadis yang sangat cantik",sapa Mama Fathan.Dan Alisha membalasnya dengan senyuman.
Disisi lain,Alisha juga bingung,kenapa mama Fathan tahu namanya.Namun tanpa berpikir panjang,Alisha mencium punggung tangan mamanya Fathan.Alisha melakukan itu untuk menghormati Mamanya Fathan.
"Ayo Fathan,ajak dia masuk!",perintah Mamanya.Mamanya berlalu masuk rumah lebih dulu.
Saat Fathan hendak mengikuti Mamanya masuk,tangannya ditarik Alisha.Alisha ingin tahu maksud dari semua ini,"Kak Fathan".
Fathan melihat ke arah tangannya yang ditarik Alisha sambil tersenyum,"Ada apa?".
__ADS_1
Alisha sadar akan arti senyuman Fathan,dan dia juga sadar kalau sikapnya itu kurang baik karena telah menarik tangan Fathan,Alisha langsung melepaskannya."Aku mau penjelasan dari Kakak,sebenarnya ini apa?dan kenapa pula aku diajak kesini?terus,Mama Kakak kok tahu nama aku?".
"Banyak sekali pertanyaannya.Nanti kamu akan tahu semua jawaban itu saat kamu masuk".
"Kenapa nggak kasih tahu sekarang aja sih,Kak".
"Fathan....cepat masuk!",teriak Mama dari dalam.
"Iya Ma".Lalu Fathan mengajak Alisha masuk,"Ayo masuk dulu,nanti aku jelaskan semuanya di dalam"
Alisha dan Fathan masuk,Alisha dipersilahkan Fathan untuk duduk di sofa di ruang tamu.Sedangkan Fathan masuk ke dalam untuk mengambil sebuah kejutan yang sudah dipersiapkan untuk Alisha.Tidak lama kemudian,Mama,Papa dan Fathan keluar menemui Alisha.
"Alisha",sapa Papanya Fathan.
Alisha berdiri,"Iya,Om".Alisha lalu mencium punggung tangan Papanya Fathan.
"Kenalkan saya Sujatmiko,Papanya Fathan.Dan ini Mamanya Fathan namanya Indah Nadia".
"Iya Om,saya Alisha.Alisha Putri Permatasari".
"Silahkan duduk kembali",perintah Mama Indah.
"Iya,Tante",jawab Alisha.
Mereka duduk berempat di sofa ruang tamu.Fathan memulai pembicaraannya,"Alisha,sebelumnya aku mau minta maaf sama kamu.Karena tidak memberi tahu kamu sebelumnya.Sengaja aku ajak kamu kesini untuk aku kenalkan sama kedua orang tuaku".
"Terus?",Alisha masih belum mengerti arah pembicaraan Fathan.
Kemudian,Mama Indah menjelaskan kepada Alisha,"Fathan sering cerita ke kami.Dia punya perasaan lebih ke kamu.Prinsipnya dari dulu tidak mau pacaran,kalau sudah cocok sama seseorang dia maunya langsung mengajak nikah.Lha,saat itu tante sering tanya ke dia kan.Dia bilang kalau di hatinya ada satu nama saja,yaitu kamu.Tapi dia bilang ingin menikahimu saat dia sudah mapan.Dan,saat inilah waktu yang tepat untuk itu.Sebelumnya juga Tante sama Om minta maaf sama kamu ya karena ini mungkin terlalu cepat untukmu.Tante yang meninta Fathan untuk mengajakmu kesini,karena Tante sama Om ingin kenal denganmu".
Alisha shock mendengar penjelasan Mama Indah.Antara senang dan dan kesal juga.Dia senang karena dari dulu dia juga tertarik sama Fathan.Tapi kesal karena Fathan tidak memberitahukan sebelumnya.
"Setelah ketemu denganmu,Tante yakin kamu pilihan tepat buat Fathan.Kamu cantik sekali,pantas saja Fathan langsung jatuh hati sama kamu",ucap Mama Indah dengan senyum.
"Alisha".
"Iya Kak Fathan".
"Ini,kejutan yang aku maksud",Fathan memberikan 2 kotak,1 kotak besar dan 1 kotak kecil.Kotak besar berisi kue dengan tulisan Will you marry me?.Dan kotak kecil bewarna navy berisi sebuah cincin.
Pertama,Alisha membuka kotak yang besar.Sungguh kaget dia saat tahu isinya kue dengan tulisan tersebut.Lalu dia membuka kotak yang kecil,dia dibuat kaget untuk kedua kalinya.Karena kotak itu berisi sebuah cincin yang indah.
"Kak,ini maksudnya apa?",tanya Alisha kepada Fathan.
"Kamu tahu kan artinya itu apa.Aku mungkin tidak bisa romantis seperti yang lain.Tapi aku ingin moment ini disaksikan oleh kedua orang tuaku.Kamu tidak perlu menjawab sekarang.Besok aku dan kedua orang tuaku datang ke rumahmu.Aku akan memintamu langsung kepada orang tuamu.Pada saat itu,jika kamu mau menerima lamaranku ini,aku mohon kamu memakai cincin pemberianku.Tapi jika tidak,kamu tidak perlu memakainya".
"Tapi Kak?",
"Nggak usah dijawab sekarang kok Alisha.Seperti yang dikatakan Fathan tadi,jawabnya besok saja.Sekarang kita makna bareng saja.Tante sengaja masakin buat kamu loh",Mama Indah menjawba pertanyaan Alisha meakipun sebenarnya pertanyaan itu ditujukan kepada Fathan.
Tanpa menolak ajakan Mama Indah,Alisha ikut makan bersmaa dengan keluarga Fathan.Setelah makan selesai,Alisha pamit pulang.Dan Fathan mengantarkannya sampai pulang ke rumah.
__ADS_1