Jodoh Karena Wasiat

Jodoh Karena Wasiat
Bab 11.Takdir Cinta


__ADS_3

Hari ini tepat acara perpisahan kelulusan kelas 3.Kelulusan angkatan Rangga dan Fathan.Seperti acara pada umumnya,ada penampilan dari adik-adik kelas mulai dari puisi,teater dll.Dan kebetulan Alisha juga merupakan salah satu pengisi acara tersebut.Alisha menampilkan teater bersama teamnya.Penampilannya banyak mendapat pujian dari orang-orang yang hadir.


Setelah acara satu persatu sudah ditampilkan,acara terakhir yaitu wisuda dan pengumuman peringkat.Untuk jurusan IPA,peringkat pertama diraih oleh Fathan.Dan untuk jurusan IPS,peringkat pertama diraih oleh Rangga.


Mereka naik ke panggung untuk menerima penghargaan dari sekolah.


"Alisha,coba lihat ke panggung.Kira-kira siapa yang kamu pilih?Kak Rangga apa Kak Fathan?",tanya Sinta menggoda Alisha.


"Apaan coba?",Alisha mengelak.


"Keduanya sama-sama tajir,sama-sama ganteng,sama pinter pula.Cuma bedanya kalau Kak Rangga itu sombong,kalau Kak Fathan itu sopan dan agamis juga.Senengnya jadi kamu ya,ditaksir 2 orang yang hebat-hebat",Sinta sambil menghayal andai saja dia di posisi Alisha.


Alisha cuma diam tidak menanggapi ucapan Sinta.


Setelah semua acara selesai,wisudawan melakukan sesi pemotretan.Setelah pemotretan selesai,Alisha dan Sinta menghampiri Fathan.


"Kak,selamat ya atas kelulusannya dan selamat juga atas penghargaannya",ucap Alisha.


"Iya,makasih ya",balas Fathan.


"Selamat ya Kak",ucap Sinta juga.


"Iya,makasih ya Sin",jawab Fathan.


"Ngomong-ngomong mau lanjut kuliah dimana Kak?",tanya Alisha.


"Iya,aku mau ambil kedokteran,spesialis anak di Universitas XX".


"Wah,kok ambil spesialis anak Kak?",tanya Sinta.


"Iya,aku tuh suka aja sama anak kecil.Makanya aku ambil spesialis anak",jawab Fathan.


"Wah,pas banget",Sinta keceplosan asal ngomong.


"Maksudnya?",tanya Alisha dan Fathan bersamaan.


"Itu maksudnya,Kak Fathan sama Alisha sama-sama suka anak kecil.Kak Fathan ganteng,Alisha cantik.Pasangan yang serasi",jawab Sinta yang suka ngomong tanpa disaring.


"Masa'?? bagus dong kalau gitu.Tapi masalahnya,temanmu itu mau nggak sama aku?",jawab Fathan yang sengaja menggoda Alisha.


"Ya jelas mau lah Kak,dia itu sok jaim emang orangnya.Padahal sebenarnya dia juga naksir Kakak loh",Sinta sengaja mengatakan yang sebenarnya.


Alisha yang mendengar itu langsung batuk-batuk dan terlihat jelas pipi Alisha yang merah merona seperti kepiting rebus.Malu tapi sebenarnya mau.Alisha menyenggol bahu Sinta dan berbisik,"Kamu apaan sih?".

__ADS_1


"Santai aja kali,lihat tuh pipimu!",ucap Sinta semakin membuat Alisha malu dan salah tingkah.Alisha memegangi kedua pipinya.


"Ya sudah Kak kalau gitu,Alisha pergi dulu mau langsung pulang",ucap Alisha kepada Fathan.Dia sengaja pamit duluan sebelum Sinta semakin meledeknya dan semakin membuat Alisha malu.


Saat Alisha hendak pergi dengan Sinta,Fathan memanggilnya,"Alisha".


"Iya Kak?",jawab Alisha yang kemudian berbalik ke hadapan Fathan.


"Jangan pergi dulu!Aku boleh minta sesuatu nggak?",tanya Fathan ragu.


"Apa Kak?",tanya Alisha kemudian.


"Boleh minta foto nggak?",tanya Fathan lagi dengan ragu,tapi nekat menanyakan itu.


"Mau foto bertiga?bolehlah,Ayo!",ucap Alisha.


"Nggak,maksudku kita berdua saja gitu",ucap Fathan.


"Ya,boleh banget lah Kak",jawab Sinta.Alisha spontan melotot ke arah Sinta.


"Sudahlah Alisha,sana tuh sama Kak Fathan!.Biar aku yang ambil gambarnya.Pakai ponselku saja,nanti aku kirim ke kalian berdua",tegas Sinta.


Dengan langkah ragu,Alisha mengambil posisi di samping Fathan.Mereka berdua cuma ambil posisi berdiri tanpa ada sentuhan fisik.Tapi sama-sama tersenyum.


"Makasih ya Alisha",ucap Fathan.


"Iya,sama-sama.Aku pamit pulang duluan Kak.Assalamu'alaikum",Alisha pamit kepada Fathan.


"Wa'alaikum salam".


Alisha dan Sinta berjalan menuju keluar melewati koridor sekolah.Di tengah perjalanan mereka melihat Rangga yang kebetulan lagi bersama Sandra.Alisha melihat itu sih,tapi sengaja dia tidak mau melihat ataupun menyapa Rangga.Dia berpura-pura untuk tidak melihatnya. Rangga yang melihat sikap Alisha seperti itu merasa kecewa, sakit hati dan kesal.


"Kenapa Alisha cuek seperti itu?jangankan mengucapkan selamat akan kelulusanku,menyapaku saja tidak",batin Rangga.


Alisha dan Sinta sampai di depan pintu gerbang.Kali ini Alisha tidak membawa motor,dia bareng sama Sinta.Mereka menunggu sopir Sinta datang menjemputnya.Saat sedang asyik mengobrol dengan Sinta,tiba-tiba Rangga datang menghampirinya,"Alisha,boleh mengobrol sebentar?".


"Soal apa ya Kak?",tanya Alisha pura-pura tidak mengerti.


"Alisha,setelah ini aku akan melanjutkan sekolah di luar negeri.Aku ambil jurusan bisnis.Itu artinya kita nggak akan ketemu lagi.Aku harap kamu bisa memaafkanku.Nanti selama kita tidak saling bertemu,selama itu aku akan selalu memperbaiki diriku.Aku akan mulai memahami ilmu agama supaya suatu saat bisa menjadi imam yang baik untukmu.Dan aku juga akan bekerja keras membangun perusahaan supaya suatu saat bisa mencukupi kebutuhanmu dan membahagiakanmu".


"So sweet banget sih Kak",ucap Sinta.


Alisha cuma bisa bengong mendengar ucapan Rangga.Dia tidak percaya Rangga bakalan mengungkapkan hal itu.

__ADS_1


"Alisha,percayalah tidak ada orang lain di hatiku kecuali kamu.Aku akan menjadi orang yang lebih baik lagi demi kamu.Alisha,kenapa kamu diam saja?Apa kamu tidak ingin memberikan selamat kepadaku?",ucap Rangga.


Dan bersamaan datangnya sopir Sinta,Alisha melihat Sandra yang datang menghampiri mereka.


"Selamat atas kelulusannya ya Kak,semoga cita-cita Kak Rangga terwujud.Alisha pergi dulu,sopir Sinta sudah datang. Assalamu'alaikum",Alisha masuk ke dalam mobil Sinta.


Sinta yang melihat adegan itu merasa sedih dan tidak tega melihat Rangga.Sebegitu besarnya cinta Rangga sama Alisha.Tapi Alisha selalu memandang sebelah mata.


"Ya sudah Kak Rangga,kami duluan ya!",pamit Sinta.


Rangga yang mematung di tempat melihat kepergian Alisha. Dengan keadaan hati yang begitu sedih dan kecewa," Wa'alaikum salam.Aku berharap suatu saat kita akan dipertemukan Alisha.Dan aku juga berharap kamulah takdirku.Aku janji akan selalu menjagamu".


"Rangga,kamu ngapain disin?",Sandra yang datang di hadapan Rangga.


"Bukan urusanmu",jawab Rangga kemudian pergi meninggalkan Sandra menuju parkiran.


Rangga melihat Fathan yang hendak masuk ke mobilnya.Dia menghampiri Fathan,"Fathan".


Fathan mengurungkan masuk mobilnya,"Ada apa?".


Rangga mengulurkan tangannya,"Selamat ya!".


"Iya,terima kasih.Selamat juga sama kamu",Fathan membalas uluran tangan Rangga."Mau melanjutkan kemana?".


"Aku melanjutkan pendidikan bisnis ke luar negeri.Kamu kemana?".


"Aku mau masuk ke jurusan kedokteran,khususnya mau ambil spesialis anak di Universitas di indonesia saja sih".


"Fathan,maaf selama ini sikapku yang kurang baik sama kamu.Maaf juga karena sampai saat ini aku mencintai Alisha.Dan bukan sampai saat ini saja.Sampai kapanpun akan mencintainya".


"Iya,lupakan soal itu.Soal rasa cintamu kepada Alisha,itu kan hak semua orang untuk mencintai.Dan itu juga rasamu,aku tidak berhak melarangmu mencintai siapapun.Biarkan takdir yang menjawab suatu saat nanti.Yang penting kita sama-sama fokus mengejar mimpi kita masing-masing".tegas Fathan.


"Ya sudah kalau gitu,aku pulang duluan.Semoga suatu saat kita dipertemukan lagi.Assalamu'alaikum",pamit Fathan kemudian masuk mobilnya dan pergi.


" Wa'alaikum salam".


...****************...


Percayalah akan takdir cinta


Karena cinta tidak akan salah memilih tempat berlabuh


-PRD-

__ADS_1


__ADS_2