Jodoh Karena Wasiat

Jodoh Karena Wasiat
Bab 5. Meminta Maaf


__ADS_3

Selamat Membaca


Malam ini,Rangga duduk di kursi di balkon depan kamarnya. Kamar Rangga terletak di lantai 2.Dia duduk sambil memperhatikan foto Alisha yang ada di galeri ponselnya."Cantik,matanya,hidungnya,kulitnya yang putih,senyumnya,sempurna".


"Tapi kenapa dia sejutek itu sama aku ya?Apa aku emang bersikap keterlaluan sama dia?Kalau sama Fathan dia bisa tersenyum lebar,sedangkan kalau sama aku?jangankan tersenyum,melirik aja nggak".


Karena melamun memikirkan hal itu.Sampai tidak sadar kalau ada Clara yang masuk ke kamarnya.


" Kak... kak...Kak Rangga?",Clara mengecek di setiap sudut kamar Rangga.


"Di tempat tidur nggak ada,di kamar mandi nggak ada juga. Dimana nich orang?",Clara yang melihat ada bayangan seseorang berada di balkon.Dia duduk di kursi.Dilihatnya ternyata Rangga sedang melamun sambil memandangi ponsel.Clara yang tahu kakaknya melamun,dengan iseng dia mengambil ponsel kakaknya.


" Woi.. ngapain kak?melamun aja",Clara mengagetkan Rangga dengan menepuk bahunya,lalu diambillah itu ponsel sama Clara.


"Clara.... ",teriak Rangga marah.


" Kembalikan ponselku!",masih mode marah.Clara yang tidak mempedulikan itu,dia dengan asyik mengotak atik ponsel kakaknya.Dia kaget melihat ada foto seorang gadis berhijab.


"Kakak?ini siapa?",tanya Clara sambil menunjukkan foto itu ke kakaknya.


" Sudahlah,bukan urusanmu.Mana ponselku?kembalikan!".


"Kasih tahu dulu dia siapa?",Clara yang semakin penasaran.


Rangga pindah tempat duduk di atas kasur,dan bersandar di headboard."Dia adik kelas kakak.Sudah,mana ponselnya?",sambil menengadahkan tangannya.


" Nggak mau,sepertinya bukan cuma itu aja dech.Kalau sekedar adik kelas,nggak mungkin kakak menyimpan fotonya di ponsel kakak.Pasti ada yang spesial ini,karena baru kali ini loh kakak menyimpan foto seorang gadis".


"Mana ponselnya?",pinta Rangga.


" Nggak mau,kasih tahu dulu dia siapa",tetap dalam pendiriannya.


"Iya,aku kasih tahu.Namanya Alisha.Dia baru masuk ajaran baru di sekolah kakak.Sudah ya".


Clara ikut duduk di atas kasur," Kak,cuma itu saja?Alisha,nama yang cantik,secantik orangnya.Kalau dia baru masuk ajaran baru,berarti seusia aku dong kak?sayangnya kita nggak satu sekolah ya".

__ADS_1


"Kakak naksir dia?",tanya Clara.


" Iya,kakak terpesona pada pandangan pertama",sambil senyum mengingat wajah Alisha.Namun kemudian cemberut,"Tapi?".


"Mmmmm... tapi kenapa kak?",tanya Clara lagi.


Rangga menceritakan semua yang terjadi di sekolah kepada Clara.


" Oh... jadi begitu?itu kakak yang salah.Kak,aku juga seorang perempuan loh kak.Aku juga akan bertindak yang sama seperti dia kalau aku diperlakukan seperti itu.Minta maaf aja kak",Clara sangat antusias memberi masukan kepada kakaknya.


"Aku?masa' seorang Rangga harus minta maaf?",berpikir tentang ide dari adiknya.


" Ya udah terserah kakak aja,aku cuma kasih saran.Ini ponselnya aku kembalikan",menyerahkan ponsel ke kakaknya.Clara hendak beranjak dari tempat tidur,namun tangannya ditahan oleh Rangga,"Tunggu!".


"Ada apa?",tanya Clara.


" Ngapain kamu tadi ke kamarku tanpa mengetuk pintu,tanpa permisi?",tanya Rangga.


"Oh..iya,sampai lupa.Aku kesini tadi mau pinjam laptop kakak.Laptopku tiba-tiba tidak bisa nyala.Sekalian tadi aku disuruh mama manggil kakak supaya turun untuk makan malam".


"Ambil di meja itu laptopnya!.Kamu keluar saja dulu,nanti aku nyusul",ucap Rangga.


Di ruang makan,mama Rangga merasa heran dengan sikap Rangga.


" Clara,kakakmu baik-baik saja kan?",tanya mamanya.


"Iya ma,memangnya ada apa?",Clara bertanya balik.


" Kok tumben dia langsung balik ke kamar?".


"Entah.. dari dulu kan dia emang aneh.Hehhehe.. ",jawab Clara disertai dengan candaan.


" Nggak boleh begitu sama kakakmu.Ya udah,kamu masuk kamar sana.Terus tidur.Besok kan harus sekolah",perintah mamanya.


"Iya Ma,selamat malam papa,mama!",Clara menuju kamarnya yang terletak di lantai atas bersebelahan dengan kamar Rangga.

__ADS_1


...----------------...


Keesokan harinya,seperti biasanya Rangga berangkat ke sekolah dengan menaiki mobil pribadinya.Selama perjalanan ke sekolah tidak ada hentinya dia memikirkan Alisha dan bermonolog,"Sepertinya ada benarnya juga sih kata Clara.Aku harus meminta maaf kepada Alisha.Tapi,apa dia mau memaafkanku?Tapi ya sudahlah,nanti apapun responnya,aku nanti mencoba meminta maaf ke dia".


Dan setelah beberapa menit perjalanan,akhirnya Rangga sampai juga di gerbang sekolahnya.Dia menuju parkiran untuk memarkirkan mobilnya terlebih dahulu,baru setelah itu dia menuju kelasnya.Saat menuju kelasnya,dia melewati kelas Alisha yang ternyata kelasnya tidak jauh dari kelas Rangga.Ya,mereka sama-sama jurusan IPS,bedanya Alisha masih kelas 1 sedangkan Rangga kelas 3.Alisha duduk di bangkunya seorang diri.Kesempatan bagi Rangga untuk masuk ke kelasnya Alisha.


Rangga memberanikan diri masuk ke kelasnya Alisha,menghampiri Alisha yang sedang duduk,"Sha".


Alisha kaget dan mendongakkan kepalanya,"Kak Rangga?Sedang apa kakak disini?",Alisha yang merasa ketakutan dengan kedatangan Rangga.


"Tenang,kamu jangan takut.Aku kesini nggak ada maksud jahat kok",berusaha menenangkan Alisha yang nampak ketakutan.


" Terus?",tanya Alisha.


"Aku kesini mau minta maaf atas sikapku yang kemarin ya.Aku sangat menyesal",ucap Rangga dengan merendah.


" Hmmm...?nggak salah gitu?seorang Rangga yang katanya paling tampan,paking tajir,paking terkenal dan bla.. bla.. bla.. meminta maaf atas kesalahannya?",rasa tidak percaya Alisha pada Rangga.


"Serius sha,aku minta maaf",ucap Rangga menyakinkan Alisha kembali.


" Ya udahlah kak,sana pergi ke kelas kakak.Temen-teman Alisha juga pada masuk kelas",usir Alisha namun masih dengan kata-kata yang halus.


"Tapi sha,kamu belum terima maaf dariku",


"Ya udah",jawabnya singkat.


" Maksudnya?kamu udah maafin aku?",tanya Rangga lagi.


"Iya.Aku udah maafin kakak.Tapi aku nggak bisa melupakan kejadian itu sampai kapanpun",terang Alisha.


" Makasih ya.Ya udah,aku balik ke kelasku dulu!",pamit Rangga.


"He'em",jawab Alisha singkat.


Rangga berjalan menuju kelasnya.Dalam batinnya ia berkata,"yang penting dia sudah mau memaafkanku,itu sudah cukup".

__ADS_1


Seperti seseorang yang mendapatkan rejeki nomplok,itulah yang dirasakan Rangga.Dia begitu bahagia hanya karena maafnya diterima oleh Alisha.Ini awal yang bagus untuk selanjutnya dia bisa mendekati Alisha.Apalagi kalau sampai Alisha bisa menjadi miliknya.


Yakin Alisha akan menjadi milik Rangga?nantikan kelanjutan ceritanya..


__ADS_2