
"Kak Fathan?",Alisha kaget saat dia keluar rumah karena melihat Fathan yang ada di halaman depan rumahnya dan berdiri di samping mobilnya.Bersandar di pintu mobil dengan posisi tangan menyilang di dadanya.Dengan senyum yang begitu manis yang ditujukan kepada Alisha.
Tanpa berpikir panjang,Fathan menghampiri Alisha."Mau berangkat kerja kan?".
"I-ya Kak",jawab Alisha gugup.
"Aku antar ya!",Fathan menawarkan diri.
"Ta-pi?",Alisha menjawab gugup sambil melihat kunci motor yang sudah dipegangnya seakan menunjukkan kepada Fathan kalau dia mau bawa motor sendiri.
"Sudah,aku antar aja",pinta Fathan.
"Ya sudah kalau gitu Kak,aku masuk dulu ya.Mau bilang sama ayah dan ibu",Alisha masuk rumah.Karena saking gugupnya,Alisha sampai tidak mempersilahkan Fathan masuk rumah ataupun duduk.Jadi Fathan tetap menunggu Alisha di teras sambil berdiri.
"Alisha?kenapa masuk ke rumah lagi?ada yang ketinggalan?",tanya Ibunya.
"Nggak ada yang ketinggalan sih,Bu.Ini ada Kak Fathan datang kesini,mau ngantar Alisha ke kantor.",jawab Alisha.
"Loh,kok nggak disuruh masuk dulu?",tanta Ayahnya.
"Mmmm.. Anu yah.Eh.. ",entahlah Alisha jadi bingung menjawab pertanyaan ayahnya.
Ayah langsung keluar menemui Fathan,"Nak Fathan?".
"Iya Om",Fathan langsung mencium punggung tangan ayah Alisha.
"Mau jemput Alisha dan mengantarnya ke kantor?",tanya Ayah Alisha.
"Iya Om",jawab Fathan.
Tak lama kemudian,Alisha keluar dengan ibunya.Lalu Alisha pamit,"Ayah,ibu,Alisha berangkat ya!".Alisha mencium punggung tangan ayah dan ibunya.Hal yang sama dilakukan oleh Fathan juga.
"Assalamu'alaikum Om,Tante",ucap Fathan.
"Wa'alaikum salam",jawab ayah ibu Alisha.
"Hati-hati ya!",pesan ibu.
Fathan membukakan pintu untuk Alisha.Yah,Alisha pun masuk dan duduk di kursi depan.Setelah itu Fathan juga masuk di kursi kemudinya.Lalu Fathan mulai menjalankan mobilnya.
"Alisha",Fathan memulai pembicaraan.
"Iya,Kak",Alisha menjawabnya dengan menoleh ke arah Fathan.
"Berapa tahun ya kita tidak ketemu.Aku rasa kamu berbeda".
"Maksudnya Kak?",tanya Alisha tidak mengerti.
"Tambah cantik,tambah dewasa",memuji Alisha dengan menoleh ke arah Alisha dengan tersenyum.
"Kakak bisa aja",Alisha yang tersipu malu mendapat pujian itu.
"Pasti sudah punya pacar ya?",tanya Fathan menggoda.
"Nggak lah,Kak.Nggak mau pacaran Ah,kalau udah ketemu sama jodohnya,maunya langsung nikah aja",jawab Alisha.
"Kalau aku yang meminta itu bagaimana?",lagi-lagi pertanyaan Fathan membuat Alisha kaget.
"Apanya,Kak?",tanya Alisha balik.
"Kalau aku memintamu kepada orang tuamu,kamu mau?".
"Mmmm...",Alisha bingung mau jawab apa.
Tahu nggak responnya Fathan mendengar jawaban Alisha seperti itu?.Dia malah tersenyum ke arah Alisha.Entah apa maksudnya.
"Aduh,Kak.Jangan bikin muka aku tambah merah gini dong.Dan jangan pula bikin jantungku berdetak kencang seperti ini.Apa sih sebenarnya maksudmu itu sih,Kak.Please deh,jangan cuma bikin aku GR aja",batin Alisha.
"Alisha,boleh minta nomor ponselmu?.Ini ponselku,tulis saja nomormu di ponselku.Kasih nama aja sesukamu disitu.
__ADS_1
"Baik Kak",Alisha menerima ponsel Fathan dan menuliskan nomornya di ponsel Fathan.Tak lupa pula dia menuliskan namanya.Lalu mengembalikan ponsel itu ke Fathan.
"Terima kasih",ucap Fathan.Dan,Alisha membalasnya dengan senyuman.
"Sebentar lagi sampai di tempat kerjamu",ucap Fathan.
"Kak Fathan tahu gitu tempat kerja aku?",tanya Alisha.
"Tahulah,aku tahu dari Sinta.Dia kan kerja dia rumah sakit punya papa aku.Terus selama bekerja dia banyak cerita tentang kamu.Lebih tepatnya,aku yang ingin tahu sih tentang kamu dari dia".
"Terus,Kak Fathan kok bisa tahu juga alamat tempat kerja aku?",tanya Alisha.
"Ya tahulah,Sinta kan pernah cerita kalau kamu kerja di kantornya Rangga.Lagian itu kan perusahaan besar.Siapa sih nggak tahu tentang perusahaan itu.Perusahaan itu kan sangat terkenal".
"Iya juga sih",jawab Alisha.
Fathan menghentikan mobilnya tepat di depan kantor Rangga.Fathan turun dan membukakan pintu untuk Alisha.Alisha bengong dan juga malu diperlakukan oleh seperti itu oleh Fathan.
"Kenapa bengong?nggak mau turun?",tanya Fathan
"Mmm...",jawab Alisha.Lalu Alisha turun dari mobilnya.
"Terima kasih,Kak.Alisha masuk ke dalam ya!".
"Iya,semangat kerjanya".
Alisha menjawab dengan senyuman,lalu pergi meninggalkan Fathan masuk ke kantor.Dari kejauhan,ada yang merasa bergemuruh hatinya seperti air mendidih.Ya,Rangga menyaksikan pemandangan itu dari dari dalam mobilnya saat dia hendak sampai di kantornya.Dia sengaja menghentikan mobilnya saat melihat mobil di depannya berhenti dan dilihatnya ternyata Fathan dan Alisha.
Setelah kepergian Fathan,Rangga mulai menyalakan mobilnya lagi menuju depan kantornya.Dia turun dan memberikan kunci mobilnya ke Pak Satpam supaya dia yang membawa mobilnya ke tempat parkir.Lalu dia berjalan masuk kantor menuju ruangan dengan membawa tas kebanggaannya.
Saat membuka pintu hendak masuk ruangan,Alisha memberi salam kepadanya,"Pagi,Pak".
"Pagi",jawab Rangga singkat dan langsung duduk di kursi kebesarannya.
"Orang aneh,moodnya mudah berubah.Nggak bisa ditebak sama sekali.Tapi biarin aja,mending aku ngerjain tugasku",batin Alisha.
Alisha sibuk mengerjakan beberapa pekerjaan yang kemarin tertinggal karena dia bolos kerja.Dia hanya fokus saja dengan kerjaannya tanpa mau peduli dengan Rangga.
Dan tanpa terasa,tiba jam istirahat.Alisha menutup laptopnya.Saat berdiri dan hendak keluar dari ruangannya,dia melihat Rangga cuma bisa melamun.Alisha mencoba menghampirinya,"Pak Rangga,ini sudah siang loh.Nggak makan dulu gitu,ini kan jam istirahat".
"Nggak,lagi nggak pengen makan.Kamu aja yang istirahat sana! ".
"Ya sudah kalau gitu.Ohya Pak,apa nanti mau dibelikan makanan biar saya bawa kesini untuk Bapak makan?",Alisha bertanya untuk menawarkan pesanan makanan untuk Rangga.
"Nggak usah,terima kasih.Jangan sok peduli deh sama aku!",jawab Rangga ketus.
"Ih..orang kok nggak jelas banget.Ditawarin baik-baik juga.Ya sudah kalau gitu,terserah anda".Alisha langsung keluar dari ruangan tersebut.
Di depan ruangan,dia berpapasan sama Rendy."Alisha,mau kemana?".
"Mau ke kantin,mau makan".
"Rangga mana?".
"Tuh,di dalam.Nggak tahu habis kesambet apa dia.Hari ini aneh.Eh,tapi bukan hari ini aja sih,tiap hari juga gitu. Emang dasar dia kan aneh.Ya sudah Pak Rendy,aku ke kantin dulu".
"Iya",jawab Rendy,lalu masuk ke ruangan Rangga."Hai bro,ngapain di ruangan aja?nggak mau ke kantin gitu?".
"Malas,nggak lapar",jawab Rangga.
"Ada apa denganmu?Katanya ganteng,tapi kok hari ini kusut amat?",tanya Rendy karena melihat wajah Rangga yang penuh amarah dan tidak bersemangat.
Rangga berdiri dan menjauh dari mejanya,"Apa Alisha jadian sama Fathan?".
"Fathan?",tanya Rendy tidak mengerti dengan apa yang diucapkan Rangga.
"Iya,Fathan.Teman seangkatan kita waktu SMA dulu".
"Kok bisa kamu berpikir seperti itu?".
__ADS_1
"Tadi pagi aku melihat Alisha diantar Fathan".
"Tapi,kalau mereka jadian sepertinya nggak mungkin deh.Kamu tahu Fathan kan,dia nggak pernah mau pacaran loh.Apa mungkin dia mulai mendekati Alisha dan mungkin mau meminangnya?",Rendy mulai ikut berpikir juga.
"Bisa jadi sih,karena dulu Fathan pernah bilang ke aku kalau dia nggak mau taruhan denganku.Dia bilang kalau suatu saat nanti dia sudah mapan,dia akan langsung meminang Alisha.Kalau itu benar,Alisha bakalan menerima pinangan Fathan.Terus aku?Arrghhhhh.. ",ucap Rangga sambil mengacak-acak rambutnya frustasi.
"Santai aja kali bro".
"Santai gimana maksudmu.Kalau mereka menikah,fix aku kalah dalam hal ini.Aku tidak bisa mendapatkan Alisha.Terus,kalau jadinya seperti ini.Untuk apa aku kembali ke Indonesia,untuk apa jabatan dan perusahaan ini?hem?",Rangga yang semakin murka.
"Ayo ke kantin aja yuk!",ajak Rendy.
"Malas keluar,aku disini aja.Kamu aja yang kesana".
"Ya sudah kalau gitu".
Rangga hari ini memang lagi kalut pikirannya.Dia hanya ingin di ruangannya tidak mau kemana-mana.Dia berdiri di dekat jendela,menatap keluar dengan pikiran yang masih tentang Alisha dan Fathan.
"Yah,aku mengakui kalau aku cemburu.Aku marah karena kalah dengan Fathan.Tapi kalau aku marah di hadapan Alisha,apa hak bagiku?Aku bukan siapa-siapa Alisha.Di matanya aku mungkin hanya teman,dan juga atasannya saat di kantor",batin Rangga.
Saat Rangga masih dalam pikirannya,ada yang masuk ke ruangannya."Pak Rangga?",panggil Alisha.
Rangga menoleh ke arah Alisha namun tidak berpindah tempat.Alisha menghampirinya,"ini makanan untuk Bapak.Silahkan dimakan,nanti Bapak sakit".
"Dalam rangka apa kamu bersikap baik kepada saya dan membelikan saya makanan?".
"Nggak ada sih,cuma melihat Bapak bersikap aneh dan nggak mau makan,aku berinisiatif membelikan makanan untuk Bapak",jawab Alisha.Tapi Alisha juga bingung apa yang sudah ia lakukan,"ada apa denganku ya?kenapa aku peduli sama Rangga?aku nggak pernah seperti sama dia",batin Alisha.
"Apa dalam rangka kamu jadian sama Fathan?",Rangga tidak bisa menahan unek-unek dalam hatinya.
"Ha?jadian?hello Pak,siapa juga yang jadian coba.Nggak jelas banget sih.Cepet dimakan tuh makanannya keburu dingin nanti nggak enak".
"Aku mau makan asal kamu yang suapin".
"Hello,Pak.Apa anda tidak punya tangan?apa anda anak kecil?sudahlah Pak,nggak usah banyak syarat.Terserah Bapak saja mau makan apa nggak.Yang jelas saya sudah berbaik hati sama Bapak.Oh iya Pak,Tadi aku udah transfer uang ke rekening Bapak.Aku baru bisa bayar utang pengobatan ayah kemarin,dan baru bisa bayar setengahnya saja.Nanti kalau udah cukup tabunganku,nanti aku lunasin",ucap Alisha.
"Kan aku sudah bilang,nggak usah dibayar.Aku ikhlas bantu pengobatan ayahmu.Jangan dikira itu hutang",Ucap Rangga dengan sedikit emosi.
"Aku nggak mau,aku anggap itu hutang.Suatu saat akan aku bayar semua".
Tiba-tiba suara ponsel Alisha berdering.Ada panggilan masuk tanpa nama.Alisha kemudian menerima panggilan itu.
Alisha : "Assalamu'alaikum,siapa ya?".
Fathan : "Aku Fathan,nanti aku jemput ya".
Alisha : "Apa nggak merepotkan?".
Fathan :"Nggak kok.Pokoknya nanti aku jemput".
Alisha :"Yaudah kalau gitu Kak,Kalau memang tidak merepotkan".
Fathan :"See you!.Assalamu'alaikum".
Alisha :"Wa'alaikum salam".
"Pasti yang telpon barusan itu Fathan",batin Rangga.
Namun,Rangga tidak mau menanyakan hal tersebut kepada Alisha.Dia memilih kembali ke tempat duduknya langsung membuka laptopnya.Bukan mengerjakan pekerjaannya,tapi dia malah membuka galeri foto Alisha yang tersimpan di Laptopnya.Dia tak jenuh terus memandangi foto tersebut.
Sedangkan Alisha,kembali ke meja kerjanya.Melakukan pekerjaannya.Sampai jam kerja berakhir,tidak ada percakapan sama sekali diantara keduanya.Sampai akhirnya Alisha memulai percakapan,"Pak,jam kerja sudah selesai.Kerjaanku juga sudah selesai.Aku pamit ya Pak!".
"Iya,kamu pulang duluan aja!".
"Bapak nggak pulang?makanan yang aku belikan tadi nggak dimakan?",tanya alisha.
"Nggak lapar".
"Ya sudah,aku pulang duluan Pak.Assalamu'alaikum".
__ADS_1
"Wa'alaikum salam".
Rangga di kantor sampai larut malam,hanya ingin sendiri ditemani sunyi.Sedangkan Alisha pulang bersama Fathan.