Jodoh Pengganti CEO Galak

Jodoh Pengganti CEO Galak
BAB 19 Sekelompok Pria


__ADS_3

Untunglah, kasus penculikan Aira diketahui cepat oleh Bima. Waktu itu, Excel melihat Aira dibawa keluar kantor Bima saat ia baru saja ingin menemui Bima. Sebagai seorang hacker handal, dengan mudah ia langsung tahu apa yang terjadi pada Aira yang juga sahabat dekat Anita.


Pria tampan itu menyadap ponsel Sandra dan dari situlah ia tahu rencana busuk mantan bawahan Bima. Excel menawarkan bantuan pada Bima untuk mengelabuhi Sandra dengan pura-pura menjadi pembeli Aira dengan jumlah mahal dan uang itu, tentu saja ia dapat dari Bima sendiri.


Sayangnya, Excel tidak bisa memberitahu Anita yang sebenarnya ketika ia ditanya ada di mana ia sekarang. Agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, Anita diminta datang ke hotel tempat Excel janjian dengan Sandra yang sedang mengantar Aira dalam keadaan pingsan.


Awalnya Anita bingung, tapi Excel bilang ia ingin membantu sahabatnya yang sedang dalam masalah karena kekasihnya di culik. Tanpa tahu bahwa orang yang dimaksud Excel adalah Bima dan Aira. Namun, setelah Excel membawa masuk Aira yang sedang pingsan dan terluka, ia sangat kaget sekaget-kagetnya. Dan yang membuatnya lebih kaget lagi adalah kedatangan Bima.


Itulah mengapa Anita sempat esmosi begitu ia tahu apa yang terjadi. Sebagai sahabat sejati, tentu Anita tak terima Aira dibikin terluka seperti itu meski ini bukan kali pertama sahabatnya di culik oleh musuh-musuh Bima. Jelas saja, Anita menyalahkan Bima.


“Harusnya kau menyetujui usulan Aira saat ia minta segera kembali ke desa, dan aku tidak pernah menyangka, kau berteman dengan si bengis itu?” protes Anita saat ia dan kekasihnya ada di ruangan lain.


“Maafkan aku, Sayang. Aku hanya tidak ingin kehilanganmu, makanya aku menyembunyikan rahasia besar ini pada kalian semua. Jangan ngambek lagi oke, nanti cantiknya hilang loh. Biarkan sahabat-sahabat kita menyelesaikan masalah-masalah mereka. Bagaimana kalau kita … ehem-ehem sebentar di sini. Sudah datang ke tempat mewah begini, sayang kalau tidak dimanfaatkan dengan baik.” Excel mencoba merayu dan menggoda Anita.


Anita yang sudah cinta mati sama Excel, tentu tak mampu melawan godaan sahwat kekasihnya. Keduanyapun mulai perang panas di atas ranjang bergoyang dengan bringas untuk melampiaskan hasrat birahii mereka berdua sampai puas.


***


Sebuah teh herbal hangat diberikan Bima pada Aira untuk membuat sekretaris cantiknya merasa lebih tenang dan nyaman sambil menunggu dokter keluarga Bima datang memeriksa kondisi Aira. Bima terus saja menatap wanita yang sedang gugup didepannya tanpa kedip. Ada sedikit merasa bersalah setelah melihat luka Aira meski ini tak separah luka sebelumnya.


“Mulai sekarang dan seterusnya … aku takkan pernah membiarkan siapapun menyakitimu lagi. Tetaplah disisiku dan jangan coba-coba untuk pergi apalagi sampai melarikan diri dariku. Kau milikku sepenuhnya sekarang. Begitu lukamu sembuh, ayo kita ke Jerman untuk bertemu dengan seluruh keluarga besarku.” Bima mengecup lembut luka Aira lalu memberikan kecupan manis di bibir Aira yang masih terpaku karena tidak tahu harus berkata apa.


“Pak Bima …”

__ADS_1


Sebuah kecupan mendarat cepat di bibir Aira tanpa peringatan bahkan gadis itu belum sempat meneruskan kalimatnya. Aira langsung sadar kalau ia sudah salah ucap dan langsung meralatnya.


“Bima … ini salah … kau tahu kenapa aku selalu dapat masalah? Itu karena kau. Karena aku terus ada disisimu, makanya aku selalu dalam bahaya setiap waktu. Kau adalah pria sempurna yang bisa mendapatkan wanita mana saja yang sepadan denganmu, tapi bukan aku. Itulah kenapa bahaya selalu saja datang mengintaiku …”


“Dan kau selalu bisa mengatasi semua bahaya itu tanpa bantuanku,” sela Bima cepat, “itulah mengapa cuma kaulah yang cocok menjadi pendampingku dibandingkan dengan wanita lainnya. Di muka bumi ini, hanya kaulah satu-satunya wanita yang pantas menjadi istriku.”


“Bagaimana dengan perjodohanmu dengan Anita? Ayah Anita masih belum bisa menerima pembatalan perjodohan ini meski sudah ada Excel di hati Anita. Aku dengar, perjodohan kalian adalah bentuk kesepakatan mutlak yang dilakukan keluargamu dan keluarganya. Kau yakin bisa keluar dari masalah ini?” tanya Aira cemas. Sebelum ia tenggelam lebih dalam, Aira tak ingin ia terluka jika situasi ini tak bisa dikendalikan olehnya ataupun Bima.


Belum juga Bima membuka suara atas dugaan Aira mengenai masalah perjodohannya, mendadak pintu kamar hotel dibuka paksa menggunakan senjata api khusus sehingga terdengar suara tembakan yang begitu keras dan memekikkan telinga siapa saja yang mendengar.


Sekelompok orang masuk ke dalam kamar VVIP Bima secara paksa dan berdiri tepat di depan Bima dan Aira yang sedang duduk manis di tas ranjang. Aira sudah sangat gemetar ketakutan mendengar suara tembakan keras barusan dan ia tak berani menatap orang-orang yang baru saja datang.


Gadis itu bersembunyi di balik punggung Bima yang tampak kembali tenang setelah sempat terkejut juga dengan serangan dadakan di kamarnya. Namun, ia kembali bersikap biasa sebab Bima, mengenal baik siapkah sekelompok orang-orang ini.


Aira yang melihat hal tersebut langsung menutup mulutnya karena shock. Ia sungguh tak mengenal semua pria-pria ini dan mengapa mereka memukul Bima tanpa sebab begitu. Sayangnya, kali ini Aira tak bisa berbuat apa-apa dan memilih menunggu reaksi Bima.


“Hai, Kak Yeon! Apa kabar?” tanya Bima tersenyum melihat kakaknya datang setelah turun gunung lama.


Hah, Kakak? pekik Aira dalam hati dan sempat menatap wajah tampan Yeon.


Pria itu ... kakak Bima? Jangan-jangan mereka semua ... Aira menduga-duga tapi tak berani bersuara.


Pria tampan lain yang ada di sebelah Yeon mulai mengangkat senjata apinya yang tadi ia gunakan untuk merusak pintu kamar hotel dan mengarahkannya pada Bima seolah bersiap menembak. Aira sudah hampir menjerit ketakutan karena mengira, dirinyalah yang bakal di tembak oleh pria tampan tak dikenalnya itu.

__ADS_1


“Dasar Buaya bengal! Apa yang sedang kau lakukan, ha? Bikin malu keluarga saja!” teriak pria tampan ala gangster itu dengan marah.


“Ayah tidak lihat? Aku sedang diatas ranjang bersama wanitaku!” jawab Bima tanpa dosa dan ia hampir saja ditembak mati oleh Leopard Bay Prordova selaku ayah Bima sendiri jika saja … pria yang berdiri di belakang Leo tak segera mencegahnya.


“Hentikan Leo, sebengal apapun putramu, dia tetap anakmu. Shena dan Fey bisa ngamuk kalau kau sampai melukainya sedikit saja,”sergahnya.


“Jangan cegah aku, Kak!” sengal Leo masih tak mau menurunkan senjatanya. Anak bengal ini sudah mencoreng nama baik keluarga kita! Dia merusak reputasi kita sebagai pria sejati yang pantang menodai wanitanya sendiri sebelum ada ikatan resmi. Bagaiman bisa si bekantan ini meniduri wanitanya sebelum ada janji pernikahan?” bentak Leo penuh esmosi sehingga membuat Aira yang baru tahu bahwa sekelompok pria-pria sangar ini adalah keluarga Bima.


Yang lebih mengejutkan lagi adalah, pria yang dipanggil ayah dan pria tampan mempesona yang berdiri di samping Leo masih sangat muda dan tak terlihat tua layaknya bapak-bapak yang sudah punya anak dewasa. Aira bingung tapi ia tak bisa berkata-kata selain shock.


“Paman Refald! Kau datang juga!” seru Bima senang.


Hah, Paman? Astaga … apa aku sedang salah lihat atau ada masalah dengan penglihatanku. Ayah dan Paman bos Bima masih muda sekali? Lalu … bagaimana dengan istri-istri mereka. Omegot, ada apa denganmu, Ai … sadarlah, ini bukan waktunya kau ingin tahu istri-istri dari keluarga bosmu, batin Aira mencoba menenangkan jantungnya yang sejak tadi sudah gemetar tak karuan.


Refald yang bisa mendengar suara pikiran Aira cuma tersenyum simpul saja begitupula dengan Rey yang sejak tadi berdiri diam di sisi Refald.


“Aku kira kau sedang apa … ternyata …” ujar Refald datar menatap keponakan bengalnya. “Kau sudah dewasa rupanya, Bim. Percuma saja aku dan Rey khawatir padamu.” Refald melirik putra sulungnya yang berjalan mendekat ke arah Bima sembari mengobati lukanya akibat pukulan Yeon.


“Wanitamu sangat ketakutan melihat kami, Bim. Kau tak ingin memperkenalkan kami padanya? Supaya ia tak ketakutan seperti melihat hantu begitu?” tanya Rey ramah.


BERSAMBUNG


***

__ADS_1


__ADS_2