
Ken melirik jam dipergelangan tangannya ia mengetuk ngetukkan jemarinya keatas meja menunggu waktu istirahat tiba sebenarnya bisa saja ia langsung pergi tapi ia tak mau memberi contoh yang buruk kepada karyawannya. Tiba tiba saja bayangan Kia muncul difikiran Ken membuatnya melamun tanpa sadar.
Dari arah luar Satya sang sekertaris yang juga sahabatnya menyelonong masuk sembari membawa sebuah undangan. Dengan khas Satya yang clengekan dan jahil Ia melemparkan undangan tersebut tepat didepan Kenan yang membuat Kenan tersadar dari lamunannya.
"woy.... ngelamun mulu" Pekik Satya sembari melempar sebuah undangan.
"Sialan... apa yang kau lakukan... kenapa kau disini" umpat Ken sembari memutar bola matanya malas.
"santuy cuy... abisnya lo nglamun bae dari tadi... gue heran deh sama lo kerjaannya melamun mulu kalau gak gitu senyam senyum gak jelas... lupa minum obat lo atau mau gue anterin ke RSJ" ucap Satya mengejek.
"Dasar kampret... sahabat kurang ajar... lo berani ngatain Bos gila... awas saja gue akan cari sekertaris baru" Ucap Ken pura pura kesal.
"Ya elah ambekan timbang gitu aja pake ngancem segala... udah tuh baca lo dapat undangan dari first love lo" Cibir Satya.
Ken membaca nama Mayrra dan Adnan tertera dihalaman sampul undangan yang membuatnya memanas. Pasalnya Mayrra tak pernah mengakui jika ia memutuskan Ken karena mencintai sahabat Ken sendiri Adnan. Sementara sang mantan sahabat Adnan dengan teganya ia merebut Mayrra dari Ken padahal ia tahu benar Ken sangat mencintai Mayrra.
Flashback on
Kenan yang sedang kuliah di bandung sengaja jauh jauh pulang ke Jakarta untuk merayakan hari jadiannya bersama Mayrra yang ke lima. Ia menyiapkan makan malam romantis dan juga beberapa hadiah untuk Mayrra. Namun usahanya sia sia karena tepat dihari itu sang kekasih justru meminta putus dan mengakhiri hubungan mereka dengan alasan yang tak Ken ketahui pastinya.
"Sayang... aku merindukanmu..." ucap Kenan sembari berhambur memeluk Mayrra.
"Kamu apa kabar? mengapa jarang membalas pesan dariku? apa jadwal kuliahmu begitu padat hingga kau melupakanku?" tanya Ken sembari cemberut pura pura marah.
"Mengapa kamu diam saja? kamu sakit? atau kamu tidak senang aku pulang? " tanya Kenan penasaran melihat sang kekasih diam saja.
"A.... aku... aku mau kita putus Ken" ucap Mayrra sembari melepaskan diri dari pelukan Ken.
Mayrra mundur beberapa langkah memberi jarak anatara ia dan Ken sembari menunduk. Sementara Ken, ia biasa saja mendengar ucapan sang kekasih yang ia anggap sedang mengerjainya.
"Kau lucu sekali sayang... aku tak kan mempan kau kerjai" ucap Ken terkekeh sembari meraih tangan Mayrra.
__ADS_1
Mayrra yang reflek pun memundurkan tubuhnya dan melepaskan tangan Ken.
"aku serius Ken... aku mau kita putus... " ucap Mayrra mantap kali ini ia tak lagi menunduk.
"Putus? dihari jadian kita? apa maksudmu May... ? kau sedang bercandakan" ucap Ken sembari tertawa sumbang.
"Aku serius Ken... aku mau kita PUTUS... jadi mulai ini kita sudah tidak ada hubungan apa apa lagi" ucap Mayrra menekan kata putus.
Bagai terkena setrum ribuan volt tubuh Ken kini lemas dan meluruh ke tanah didepam rumah Mayrra.
"Baiklah... berikan aku alasan mengapa kau memutuskan hubungan kita... mungkin aku bisa memperbaikinya jika kesalahan itu datang dariku" ucap Ken yang saat itu tak terima diputuskan begitu saja.
"Kita sudah tidak cocok lagi Ken... dan aku tidak bisa LDRan denganmu...." cicit Mayrrra.
"benarkah itu? baiklah bagian mana dariku yang membuatmu berkata tidak cocok lagi... dan untuk LDR aku bisa meminta papi buat memindahkan aku ke Jakarta agar kita tidak LDR lagi" ucap Ken yang tak mau menyerah.
"terlambat Ken.... aku sudah tidak memiliki rasa untukmu lagi" ucap Mayrra sembari berlalu masuk kedalam rumah meninggalkan Ken yang masih terduduk lemas ditanah depan rumah Mayrra.
Flashback off
"tadinya gue gak mau kasih itu ke lo... tapi gue pikir lo harus dateng Ken.. maafkan dia berdamailah dengan masalalu lo, mulailah belajar mencintai Kia agar lo juga bisa hidup bahagia bersama Kia... " ucap Satya yang membuat Ken tersadar.
"Entahlah gue ragu Sat... "
"Lo harus yakin men... lo udah punya bini yang super duper perfect... apa lagi yang lo raguin... lo harus yakin Ken bukankah lo udah buat kesepakatan dengan Kia untuk saling belajar mencintai... buktikan itu Ken"
"gue... gue gak tau Sat... gue pulang dulu deh pusing kepala gue... " ucap Ken sembari berlalu pergi.
♡♡♡♡♡
Kia menyambut kepulangan sang suami dengan senyuman dan sapaan lembut.
__ADS_1
"Kak... sudah pulang... apa kakak mau makan siang dirumah?" Ucap Kia lembut sembari meraih tangan sang suami untuk diciumnya.
"sudah Ki... pekerjaan tak begitu banyak jadi aku putuskan untuk cepat pulang... "
"ya sudah... ayo kita makan siang kak... Kia sudah membuatkan kakak menu makanan yang spesial loh" ucap Kia sembari terkekeh.
"benarkah? kalau begitu ayo kita makan sekarang " ucap Ken antusias.
Mereka berdua menikmati makan siang sembari mengobrol kecil yang jarang mereka lakukan sebelumnya.
"Ki... bolehkah aku bertanya padamu?"
"tentu saja... katakan saja kak..."
"jika mantan kekasihmu menikah dengan sahabatmu dan kau diundang apa kau akan menghadirinya dan mengajak pasanganmu?" tanya Ken hati hati.
"tentu saja kak... memangnya kenapa kakak bertanya begitu?" tanya Kia penasaran.
Kenan mengambil sebuah undangan yang tadi ia simpan didalam tas kerjanya lalu menyodorkannya kepada Kia. Kia membelalakkan mata tak percaya dengan apa yang ia lihat. Pasalnya Kia pikir wanita itu sangat mencintai Ken sampai Ken susah untuk melupakannya namun ternyata tak begitu. Kia kemudian tersenyum kearah sang suami ia ingin menenangkan hati suaminya yang ia tahu sedang merasakan namanya sakit.
"Jadi bagai mana kak? apakah kakak mau mengajak Kia datang? "
"ya jika kamu tak keberatan... seperti kata Satya tadi sepertinya aku harus berdamai dengan masalaluku dan belajar mencintaimu agar aku bisa hidup lebih bahagia" ucap Ken mantap.
"tentu saja tidak kak... " ucapnya sembari tersenyum.
Dalam hati Kia memekik senang atas keputusan yang Ken ambil ternyata suaminya itu sungguh sungguh ingin belajar mencintainya seperti yang telah Ia utarakan tempo hari.
Please banget jangan lupa klik like dan klik hati ya buat karya author ini...
dan jangan lupa kasih komentar saran ataupun masukkan untuk author... biar author makin semangat untuk berkarya... Klik Like klik hati dan menulis komentar itu gratis loh so ayo buruan kasih buat menyemangati author....
__ADS_1
terimakasih... sampai jumpa di next capt ya....