JODOH Pilihan KAKEK

JODOH Pilihan KAKEK
Persiapan Ke Bali


__ADS_3

Ken benar benar menepati janjinya jam sebelas lewat lima belas menit dirinya sudah sampai diapartemen mencari keberadaan sang istri yang ternyata sedang asik membaca buku sembari rebahan disofa. Ken mendekati Kia menutup mata Kia dari belakang dan melepasnya ketika sang istri sudah mulai mengomel. Kia menegakkan tubuhnya menurunkan kakinya memberi ruang untuk duduk sang suami.


"Mas kita jadi ke Bali kan? sayang loh kalau tiket pemberian mama sampai hangus"


"ngapain ke Bali kalau disana aku disana cuma dianggurin..." jawab Ken kesal.


"dihh siapa yang nganggurin sih"


"ya kamu lah... orang kamu lagi M"


"Kan besok atau lusa juga udah selesai mas..."


"beneran kamu Ki?" Ken mengguncang tubuh Kia memastikan.


"kenapa ? kamu gak seneng?"


"eh seneng dong.... seneng banget malah"


"oke kita jadi ke Bali kalau gitu..." ucap Ken antusias.


"oh ya makan dulu yuk mas... aku udah masakin buat kamu tadi"


"oke..."


Usai makan siang Kia dan Ken memutuskan untuk beristirahat dikamar. Ken mendekep tubuh sang istri erat sembari mengendus endus rambut Kia.


"Ki... aku sudah gak sabar nih"


"gak sabar apaan?"


"gak sabar buat kabulin permintaan mami" ucap Ken sembari terkekeh.


"apaan emang?"


"itu... punya Ken junior, kamu mau kan Ki? "


"gimana ya? "


"Ki... "


"apa sih mas"


"jawab dulu mau apa engganya" ucap Ken dengan wajah memelas.


"harus ya mas?"


"ya harus dong.. udah buruan jawab..."


"mau kok.."


"makasih ya sayang"


Ken menghujani wajah Kia dengan kecupan kecupan yang membuat sang empunya sedikit kegelian.

__ADS_1


"mas stop... geli tau" Kia mendorong wajah sang suami pelan menghindari kecupan selanjutnya.


"kalau kamu gak lagi M sudah pasti ku terkam Ki"


"udah deh jangan mulai, tidur yuk aku lelah"


"oke sayang... selamat tidur istri..." ucap Ken lembut sembari mengecup pipi Kia.


Sore ini Kia dan Ken memilih jalan jalan ditaman dekat apartemen menikmati beberpa jajanan yang dijual dipinggil jalan sembari duduk dibangku taman menikmati pemandangan disekitarnya.


"liat deh Ki..."


"apaan?"


"itu tu tuh?" Ken menunjuk sembarang arah yang sengaja membuat Kia penasaran.


"apaan sih mas?"


"ini nih"


cup.. Ken mencuri ciuman dipipi sang istri yang membuat sang empunya berdecak sebal.


Keesokan harinya...


Kia bangun Pagi pagi sekali memasak dan juga menyiapkan segala keperluan suaminya dan berlanjut mandi. Kia sudah rapi dengan celana jeans hitam dan atasan kemeja lengan pendek dilapisi jaket kulit hitam terlihat sangat cantik dengan polesan make up naturalnya.


"mas cepetan mandinya " teriak Kia dari balik pintu kamar mandi.


"Hemmm..."


"Terimakasih sayang..."


"hemmm... ayo cepetan mas nanti aku terlambat..."


Ken memeluk pinggang ramping sang istri menggandengnya menuruni anak tangga menuju meja makan untuk sarapan. Menu Pagi ini hanya ada omelet, roti isi dan juga susu coklat hangat yang sudah tersedia dimeja makan. Mereka buru buru menghabiskan sarapannya dan bergegas berangkat. Hari ini Kia akan diantar dan dijemput oleh sang suami karena hari ini mereka akan berbelanja kebutuhan untuk pergi bulan madu ke Bali.


"Nanti jemputnya jangan sampai telat ya mas..."


"iya iya sayang nanti kalau sudah mau keluar kelas kirim pesan saja"


"oke... ya sudah aku berangkat dulu mas" ucap Kia sembari mencium punggung tangan sang suami yang dibalas kecupan singkat dikeningnya.


"Dah sayang... awas ya jangan lirik lirik cowok lain" seru Ken yang membuat Kia menghembuskan nafas kasar.


Kia melangkahkan kaki menuju ruang kelasnya yang masih terlihat sepi, ia membuka materi materi kuliah dan membacanya sebentar sebelum jam perkuliahan dimulai.


♡♡♡♡♡


"Selamat Pagi Pak Ken"


"Pagi..." jawab Ken dengan senyuman ramah.


Dari arah lain Satya yang terlihat sudah segar bugar sedang mengamati Ken yang senyam senyum gak jelas pun segera menegurnya.

__ADS_1


"Woy... salah minum obat lo Bro"


"apaan sih..."


"itu lo dari tadi tebar tebar senyuman gak jelas gitu... atau lo lagi habis dapat jatah ya... ngaku lo" ucap Satya sembari mengacungkan jari telunjuknya didepan wajah Ken.


"Apa sih... orang Kia lagi M mana bisa dapat jatah..."


"lah trus kenapa lo senyam senyum"


"lagi bahagia saja..."


"gue tau sueb lo lagi bahagia masalahnya lo tu bahagia karna apa? kalau lo senyam senyum gak jelas gitu bisa bisa orang anggap lo gila"


"ya gue gak tau... lagi bahagia saja emang gak boleh apa..."


"buset deh... ni orang benar benar ya...."


"udah sono lo pergi gue mau kerja... jangan lupa makan yang banyak minum vitamin jangan sampai sakit lagi lah pusing gue kalau lo gak masuk"


"hahaha emang itu mau gue... bikin lo pusing wleee..." ucap Satya sembari menjulurkan lidahnya dan berlalu pergi dari ruangan bossnya.


"sialan lo..." teriak Ken kesal karena merasa telah dikerjai oleh Satya.


Ken sibuk bergelut dengan laptop dan berkas berkas dimejanya saking sibuknya ia bahkan melewatkan jam makan siangnya.


"Huhhh akhirnya selesai juga" ucap Ken sembari merenggangkan otot ototnya.


Ia melirik jam ditangannya sudah menunjukkan pukul dua siang Ken buru buru mengirim pesan kepada sang istri bertanya akan pulang jam berapa. Ia menghembuskan nafas lega setelah mendapat balasan sang istri jika dirinya akan segera pulang dan minta segera dijemput.


Ken berpamitan kepada Satya untuk pulang lebih awal dan menyampaikan jika besok hingga empat hari kedepan dirinya akan pergi ke Bali. Ken meminta Satya mengatur ulang jadwalnya.


"gue cabut dulu Sat... mau jemput istri gue dan nganterin dia belanja keperluan ke Bali, oh ya aturin jadwal ya... empat hari ke depan gue akan liburan ke Bali lo tolong kirim laporan lewat email seperti biasa..." ucap Ken sembari berlalu pergi.


"siap boss... semoga cepat gol ya... dan cepat dapat Ken junior" ucap Satya sembari terkekeh.


Ken memarkirkan mobilnya tepat didepan kampus sang istri menunggu sang istri keluar dari kelasnya.


"Mas... kamu nunggunya lama ya?"


"enggak kok baru sebentar..."


"ya sudah ayo belanja mas..."


"cium dulu lah Ki..."


"ishhh kebiasaan manjanya kumat"


Cupp Kia mendaratkan bibirnya dipipi Ken secepat kilat yang membuat Ken tersenyum bahagia.


"Terimakasih sayang" ucap Ken sembari mengecup punggung tangan Kia.


Sore ini Kia dan Ken berkeliling Mall mencari beberapa keperluan untuk bulan madunya. Ken juga meminta Kia membeli beberapa gaun tidur dan juga bikini untuk persiapan di Bali yang membuat Kia memutar bola matanya malas.

__ADS_1


Hai guys.... Sorry banget ya upnya agak lama lagi repot soalnya...


Thanks banget udah luangin waktu buat baca ceritaku... ayo dong vote ceritaku, kasih rating dan juga tinggalin komentar biar novelnya makin rame... dan akunya makin semangat buat hibur kalian :)


__ADS_2