
Selayaknya seorang pengantin yang sedang di landa kebahagian . Marvin dan Nada memasuki ballroom hotel yang kini telah di sulap menjadi sebuah istana pernikahan yang megah . Para tamu undangan menganggap bahwa ini adalah pernikahan termegah yang pernah mereka hadiri selain dari pernikahan Barra dan Bella .
Rasa bahagia juga di rasakan oleh orang terdekat Marvin maupun Nada . Pernikahan yang awalnya hanya dari sebuah perjodohan kini berubah menjadi rumah yang bahagia .
Setelah Nada dan Marvin sampai di kursi pelaminan pembawa acara mulai membuka acara . Para tamu undangan mulai memberi ucapan selamat atas pernikahan keduanya . Kasak kusuk yang terdengar jika istri dari Marvin yang tak lain adalah Nada sudah lebih berbadan dua tumbang . Pembawa acara yang tak lain adalah Bram sang asisten pribadi Marvin memberi tahu awal mula keduanya bertemu .
Meskipun masih saja ada yang tidak mempercayai semua penjelasan itu tapi semua itu sudah biasa bagi Marvin yang notabennya adalah seorang pengusaha yang selalu membuat pengusaha lain merasa iri .
" Saya minta waktunya sebentar boleh ?" tanya Marvin yang mengambil alih tugas Bram .
" Ya " teriak para tamu undangan .
" Sebelumnya ada yang ingin saya sampai kan kepada istri saya . Istri yang berawal dari sebuah perjodohan " Marvin tersenyum menatap Nada . Nada juga membalas senyum Marvin .
" Saya tidak pernah menyangka jika saya akan menikah secara dadakan . Yang ada dalam benak saya saat itu hanya bekerja . Tapi waktu itu kakek saya meminta saya untuk pulang dan mengatakan jika saya harus menikah dengan anak sahabatnya . Dan saat itu saya rasanya tidak tahu harus menjawab apa . Tapi ketika saya tahu bahwa calon istri saya istri saya saat ini saya dengan penuh semangat mengatakan ya . Meskipun saya ragu apakah dia mau dengan saya " Marvin menjeda ucapannya .
__ADS_1
" Dan sebuah insiden terjadi . Kakek dari istri saya tiba tiba sakit . Dan siapa tahu itu adalah hari terakhirnya . Beliau meminta saya untuk menikahi cucu kesayangannya saat itu juga . Beliau ingin menyaksikan pernikahan cucunya . Saya terkejut saat itu . Bahkan bayangan pernikahan masih jauh pikir saya "
" Saya tahu istri saya saat itu masih kecil . Mungkin dia juga bingung dengan keadaan waktu itu . Tapi saya mencoba meyakinkan dia . Saya sangat bahagia ketika dia menjawab ya . Dia adalah gadis kecil yang dulu suka cengeng tapi siapa sangka ketika dewasa dia bis menjadi gadis cantik yang mandiri "
" Istri ku , di dalam pernikahan kita semua terjadi secara tiba tiba . Mungkin kamu tidak mengenal ku . Tapi aku begitu mengenal mu dulu . Kata cinta mungkin belum pernah terucap selama pernikahan kita .Tapi ketahuilah . Aku memiliki rasa ketika waktu aku masih kecil . Dulu aku pernah berangan jika aku dewasa aku akan menikahi kamu . Dan sekarang terjadi . Terima kasih untuk almarhum kakek istri saya dan juga kakek saya yang telah menakdirkan kami untuk bersama "
" Istriku aku mencintai mu " ucap Marvin menyentuh tangan Nada .
Nada meneteskan air matanya . Air mata bahagia . Dia sendiri tidak menyangka jika suaminya akan mengatakan semua itu di depan umum .
Nada hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban .
" Sudah jangan di ledekin .Peluk peluk peluk " ucap Bram mengambil alih mic Marvin .
Marvin segera memeluk Nada dan menghapus air matanya .
__ADS_1
prok prok prok .
Suara tepung tangan kian riuh ketika Marvin mencium bibir Nada di depan para tamu undangan . Nada yang mendapat perlakuan mendadak awalnya merasa terkejut dan juga malu .
Acara telah usai hingga larut malam . Para tamu undangan satu persatu mulai berpamitan .
Dari jauh langkah kaki seorang kian cepat menuju kerumunan . Seolah tidak peduli dengan banyaknya orang di sana . Dia tetap melangkahkan kakinya menuju kedua pengantin yang masih berada di atas panggung dan hendak turun .
Tidak ada yang menyadari kedatangannya . Suara riuh dan banyak nya tamu sehingga semua fokus dengan urusannya masing masing .
" Tungguu " teriak nya
Semua orang yang ada di sana tentu saja menatapnya dengan nyalang . Mungkin hanya satu dua orang yang mengenalnya .
Marvin dan Nada yang saat itu akan turun dari panggung untuk pergi istirahat menghentikan langkahnya mendengar teriakan yang cukup nyaring sehingga mengalahkan suara riuh di dalam ruangan itu .
__ADS_1
Terkejut bagi mereka yang mengenal siapa dia . Tapi yang tidak tahu pasti akan bertanya 'siapa dia .