
" Maaf nona saya tidak sengaja " ucap seorang pelayan yang tidak sengaja menabrak Sonya hingga minuman yang di bawa oleh Sonya itu tumpah .
" Apa mata kamu buta hah ! " ucap Sonya penuh penekanan.
" Kamu lihat , semuanya tumpah dan baju ku juga basah " tambah Sonya lagi .
" Ma..maaf nona . Saya sungguh minta maaf " ucap pegawai itu terus meminta maaf kepada Sonya .
" Ada apa kak ? " tanya Nada yang berjalan mendekat ke arah Sonya .
Tadi nya Nada ingin pergi ke toilet . Namun saat melihat keributan Nada mendekat dan ternyata itu adalah Sonya bersama seorang pegawai yang merapikan pecahan gelas dan juga minuman yang berceceran di lantai .
" Ini nih , dia menumpahkan minuman mu . Jadi timpah deh . Kakak mau ke kamar mandi dulu " pamit Sonya dengan kesal .
Meta yang baru saja ikut gabung lalu menghampiri Nada .
" Sudah tidak apa . Nanti aku yang pesan untuk mu " ucap Meta .
" Enggak . Aku mau pulang aja . Suami udah telpon terus dari tadi " ucap Nada .
" Ya udah ayo pulang " ajak Meta .
" Tunggu kak Sonya dulu " ucap Nada .
" Oh lupa " jawab Meta .
__ADS_1
" Makasih ya mbak " ucap Meta kepada pegawai yang menabrak Sonya tadi .
Pegawai itu hanya tersenyum kepada Meta . Meskipun dia sebenarnya takut jika terjadi masalah dengan pekerjaannya .
...----------------...
Ketika sudah sampai di rumah . Seperti bak negeri dongeng . Nada sudah di sambut oleh pekerja rumah tangganya . Setiap apa yang Nada ingin lakukan , Nada tinggal meminta tolong kepada mereka .
Marvin benar benar ketat menjaga istri dan juga calon anaknya Nada tidak di perbolehkan masak , tidak boleh ini dan itu . Hanya boleh duduk manis dan semua sudah di sediakan .
" Aku hamil sayang bukan sakit " keluh Nada .
" Iya sayang aku tahu . Tapi aku mau kamu tidak terlalu capek " ucap Marvin yang masih menatap layar laptopnya .
" Padahal dirinya sendiri yang membuat aku lelah " lirih Nada .
Nada tidak menghiraukan suaminya lagi . Karena apapun yang dia katakan pasti suaminya itu pintar menjawab .
" Tadi ngapain aja sama sahabat mu ?" tanya Marvin .
" Hanya menanyakan tugas kuliah " ucap Nada .
" Aku tidak mau tahu . Pokoknya besok aku mau kuliah lagi . Satu bulan di rumah tidak boleh ini tidak boleh itu membuat aku bosan . Oke " ucap Nada .
" Tapi sayang ...
__ADS_1
" No ... Tidak ada tapi . Pokoknya aku mau masuk kuliah lagi . Aku bisa jaga diri . Nanti kalau perut aku sudah besar aku akan di rumah mengurus anak ku " ucap Nada .
" Suami juga sayang " ucap Marvin .
" Ya . Itu juga termasuk " jawab Nada .
Nada lalu memejamkan matanya untuk menuju ke alam mimpi .
" Oh iya . Aku belum mengenalkan mu dengan kaka sepupu ku ya " ucap Nada dengan mata terpejam .
Marvin yang mendengar kata kaka sepupu segera menghentikan jarinya . Apa dia bertemu dengan Sonya ?pikir Marvin .
" Belum " jawab Marvin yang kini menatap istrinya .
Marvin lalu menutup laptopnya dan mendekat ke arah istrinya yang sudah berbaring .
" Lain kali kalau bertemu lagi aku akan mengenalkannya kepadamu " ucap Nada lagi .
" Apa tadi kamu bertemu dengannya ?"tanya Marvin .
" Ya . Tadi kita mengobrol bersama Meta juga . Tidak Sengaja sih " jelas Nada .
" Baiklah sekarang tidurlah aku akan memeluk mu " ucap Marvin .
" Tapi aku tidak mau di peluk . Kamu tidurnya agak jauh aja aku gerah " ucap Nada menolak .
__ADS_1
Tangan Marvin yang akan memeluk Nada masih berada di udara . Marvin memilih untuk mengalah saja . Padahal nanti jika sudah tertidur Nada akan memeluk dirinya
Tapi bagaimanapun itu Marvin menghargai istrinya . Marvin juga sering belajar apa saya yang membuat mood ibu hamil berubah . Dan juga mulai mengerti untuk tetap bersabar menghadapi sang istri yang kerap berubah ubah .