
Ken benar benar membuat Kia tidak tidur semalaman, Kia benar benar kualahan meladeni sang suami yang selalu menginginkannya lagi dan lagi.
"Mas... aku capek..." rengek Kia yang sudah tak tahan ingin tidur.
"Baiklah kita akan melanjutkannya lagi besok..."
"hemmm..."
"tidurlah sayang...."
Jarum pendek jam menunjuk ke arah angka tiga dan dan jarum panjangnya menunjuk kearah angka dua. Ya jam tiga lewat sepuluh menit Kia dan Ken baru selesai dengan urusan ranjangnya. tak terhitung berapa kali mereka melakukannya.
Silau terik sang surya yang menembus melalui celah celah tirai siang ini membangunkan Kia dari tidur panjangnya. Kia menggosok gosok matanya sebelum ia membuka sempurna kedua matanya.
"ah ya ampun sudah jam sembilan siang rupanya..."
"awhh sssh " Kia meringis kala merasakan ngilu dibagian bawahnya rasanya bahkan lebih sakit dari pad hari sebelumnya.
Kia melangkahkan kaki tertatih menuju kamar mandi. Ia segera menyiapkan air hangat dan menceburkan dirinya kedalam bak mandi karena tubuhnya terasa sangatlah lelah.
Ken mencium bau harum yang menusuk hidungnya ia membuka matanya sempurna mencari keberadaan sang istri yang ternyata sedang mandi. Ken meraih ponselnya memesan mobil yang akan ia gunakan untuk jalan jalan.
Kia keluar kamar mandi sudah mengenakan pakaian lengkap ia lantas menghampiri sang suami yang sedang asik dengan laptop dipangkuannya.
"Mas.. " panggil Kia manja.
"ya sayang..." ucap Ken sembari menutup laptopnya.
"kemarilah" Ken merentangkan tangannya.
__ADS_1
"Mas... aku laper..." rengek Kia manja.
"ututu.... istriku lagi lapar ya... tunggu sebentar ya aku mandi dulu "
"Cepetan..."
"hemmm.... " ucap Ken sembari mengecup kening sang istri.
Ken berlalu menuju kamar mandi untuk membersihkan badan sedangkan Kia saat ini tengah memoles sedikit wajahnya menggunakan bedak menutupi bekas kiss mark menggunakan foundation dan membubuhkan liptint pada bibirnya. Ia menggerai rambut lurusnya kemudian memberi jepit pada bagian atas agar poni tertata rapi dan tidak menutupi dahi.
Ken telah siap dengan pakaian santainya kemudian menuju kedepan cermin untuk merapikan rambutnya ia mengecup pipi sang istri lembut yang berada duduk tepat didepannya.
"Mas aku pengen jalan jalan hari ini..."
"kemana? "
"hahha iya kah? maaf ya sayang abis kamu bikin aku ketagihan sih..."
"ishh... udah ah ayo buruan mas... laper nih..."
"oke baiklah... ayo tuan Putri..."
Ken memeluk pinggang sang istri mesra menuntunnya menuju kedepan villa masuk kedalam mobil yang telah ia sewa. Ken melajukan mobilnya menuju sebuah restoran seafood demi menuruti kemauan sang istri kemudian melanjutkan kembali perjalanannya menuju pantai usai selesai dengan urusan perutnya.
Kia berteriak kegiringan kala melihat lautan luas dihadapannya. Ia menarik lengan sang suami menuju pinggiran pantai. Layaknya anak kecil Kia berlarian kesana kemari bermain air di tepian pantai. Sementara Ken memilih menyaksikannya dibawah teduhnya atap gazebo yang telah ia sewa sembari menikmati es kelapa muda.
"Ki... cepetan kemari..." teriak Ken sembari melambai lambaikan tangannya kearah Kia.
Kia berjalan mendekat kearah sang suami yang sedang duduk digazebo kecil. Ia lantas duduk dipangkuan Ken sembari bergelayut manja.
__ADS_1
"Mas... aku pengen itu..." rengek Kia manja sembari menunjuk kearah penjual jagung bakar.
"hemm... tunggu sebentar aku pesankan buat kamu..."
"Makasi ya mas..." ucap Kia sembari mengecup pipi sang suami.
"hemm..."
Ken bergegas melangkahkan kaki menuju penjual jagung bakar setelah Kia turun dari pangkuannya. Ken kembali menuju gazebo mendapati sang istri tengah rebahan sembari memainkan ponselnya.
"habis ini pulang yuk..." ajak Kia yang membuat Ken mengernyitkan dahi.
"kenapa? bukannya tadi ngajakin jalan"
"aku udah capek mas... pengen buru buru rebahan dikamar gitu..."
"ya sudah cepat habiskan jagungnya habis itu kita pulang" ucap Ken yang diangguki oleh Kia.
Kia dan Ken saat ini tengah berada didalam mobil dengan Ken yang fokus menyetir dan Kia yang nampak tertidur pulas. Ken meraih sebelah tangan Kia berniat ingin ia genggam namun ia terkejut kala merasakan panas dari tangan sang istri. Ken menepikan mobilnya lalu kemudian memeriksa kembali suhu tubuh sang istri yang ternyata benar benar demam.
"Ya ampun panas sekali.... pasti gara gara kelamaannmain air ini huhhh"
"Sabar sayang sebentar lagi sampai ke vila..." ucap Ken lirih.
Ken mematikan ac didalam mobil segera melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi berharap cepat sampai di Villa.
Ken membopong tubuh Kia menuju kedalam kamar merebahkan Kia diatas sofa mengganti pakaian basah Kia dengan pakaian yang kering dan hangat menyelimuti tubuh Kia agar tidak menggigil kedinginan. Ken memesan teh hangat kepada penjaga vila kemudian membeli obat penurun panas diapotek dekat vila.
yuhu.... aku datang... mohon maap lama nunggunya.... next aku usain cepet... jangan lupa Follow vote like and coment ya... thanks...
__ADS_1