
Malam hari..
Hujan turun dengan sangat derasnya,sesaat Aerin menatap hujan dari balik kain jendela.Ia pun teringat akan Suga.Ia begitu sangat merindukan sosok lelaki yang sangat ia cintai.Ia merasa ntah sampai kapan ia akan merasa tersiksa perasaan setiap ia memikirkan Suga.Dan berpikir apakah Suga sudah melupakan dirinya atau sebaliknya.Ia hanya berharap Suga bisa hidup lebih bahagia tanpa dirinya
Tanpa sadar airmata pun terjatuh karna tak kuasa menahan rasa sedih dan kerinduan yang amat mendalam pada Suga
Sang ibu yang melihatnya langsung menghampiri anak kesayangannya
"Aerin.."Panggi ibunya
Seketika Aerin langsung menghapus air mata nya dan tersenyum
"Maafkan ibumu nak.. Tak bisa berbuat apa apa demi kebahagiaan mu.."Lirih ibunya merasa sedih melihat Aerin yang harus terus menerus menutupi kesedihannya
Aerin tak menjawab dan justru langsung memeluk ibunya begitu erat
Hanya sang ibu yang dapat membuat dirinya bisa bertahan dan kuat menghadapi kepiluan hatinya.Ia pun kembali meneteskan airmatanya dan meluapkan semuanya didalam pelukan sang ibu
"Hiks.. Aku harusnya minta maaf bu..Karna ibu juga harus ikut menanggung apa yang kuhadapi saat ini..Hiks.. "Lirih Aerin dalam keadaan menangis
"Kamu harus kuat sayang..Ibu yakin akan ada jalan yang terbaik untuk kalian..Kita harus banyak berdoa..Semoga kita bisa melewati ini semua .."Ucap ibunya sambil mengusap usap punggung Aerin
"Hiks..Hua..."Aerin semakin menangis sekuat kuatnya.Dan hujan menjadi saksi kesedihan yang dirasakan Aerin saat ini
......................
__ADS_1
Kediaman nenek..
Suga yang tadinya sudah tertidur pulas,tiba tiba saja ia mulai mengigau
*Dalam mimpi..
"Aerin..Akhirnya aku menemukan mu.. Aku merindukan mu sayang.."Ucap Suga dengan perasaan bahagia melihat Aerin
Dan Aerin hanya membalasnya dengan tersenyum tanpa mengatakan apa pun
*Sesaat pandangan Suga mengarah kearah perutnya
"Ka..Kau hamil anak kita sayang??"Tanya Suga terheran dan bingung
"Aku mencintaimu.. "Ucap Aerin dengan pelan dan perlahan menghilang
"Tidak..Kau mau kemana sayang???Aerin.."Teriak Suga memanggil*
Suga terus memanggil Aerin dalan mimpinya hingga ia pun terbangun dengan kondisi yang sudah keringat dingin dan nafas terengah engah
"Ini seperti petunjuk..Aku yakin saat ini Aerin memikirkan ku ..Aku harus mencarinya."Ucap Suga pada dirinya dan dengan cepat bergegas keluar kamar
Sang nenek yang melihat Suga sedang bersiap siap langsung menghampirinya
"Suga kau mau kemana?"Tanya Nenek penasaran
__ADS_1
"Aku mau mencari Aerin nek."Jawab Suga
"Kau mau cari kemana?Ini sudah larut malam dan lagi diluar juga sedang hujan lebat."Ujar nenek melarang Suga pergi
"Tapi nek,saat ini Aerin membutuhkan ku."Ucap Suga menjelaskan
"Nenek mengerti tapi ini sudah malam..Bahaya jika kau memaksa mencarinya ..Besok saja kita cari sama sama lagi nak."Jelas nenek
"Tapi nek..Aku tadi baru memimpikannya,ia terlihat murung dan dalam mimpiku ia terlihat sedang hamil.."Ucap Suga menjelaskan lagi
"Ya.. Saat ini dia pasti sedang mengandung anakku.."Jawab Suga dengan penuh keyakinan
"Bagaimana mungkin,bukankah kalian selama ini menundanya dulu?"Tanya bingung
"Hal itu aku tidak perlu menjelaskan nek.. yang terpenting aku harus mencarinya sekarang..Dia membutuhkan ku nek.."Ucap Suga lagi
"Iya.. Nenek mengerti..Tapi tidak sekarang Suga..Besok saja kita cari..Ini sudah malam..Tidak baik kau memaksakan diri untuk mencarinya..Sebaiknya kau istirahat saja agar besok cukup istirahat dan segar untuk mencari Aerin..Ya.."Jelas nenek panjang lebar
Akhirnya Suga menuruti perintah neneknya dan kembali memasuki kamarnya
Suga kembali merebahkan tubuhnya diatas ranjangnya sambil menatap langit langit atas
"Aerin..Bersabar lah..Kita pasti akan bertemu.."Ucap Suga penuh harap
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1