Jodohku Si Lelaki Angkuh

Jodohku Si Lelaki Angkuh
Tidak Akan Kesepian


__ADS_3

Sejam kemudian...


Sang nenek pun tersadar dan melihat Aerin yang belum ia kenal tertidur disampingnya dengan duduk


Sesaat ia memperhatikan keadaan didalam ruangan tersebut


Aerin pun terbangun melihat sang nenek yang sudah terbangun duduk


"Nenek..Anda sudah sadar??apa anda baik baik saja?"Tanya Aerin dengan ramah


"Kau siapa?"Tanya Nenek


"Aku Aerin..Tadi nenek jatuh pingsan dan aku membawamu kesini..Kata dokter nenek kelelahan dan kondisi kesehatan nenek juga menurun..Karna nenek belum sadar jadi nenek masih diklinik ini."Jelas Aerin


"Jatuh pingsan?"Tanya Nenek lagi


Aerin mengangguk sambil tersenyum


Sang nenek mengingat kembali apa yang terjadi padanya.Dan nenek pun saat memperhatikan Aerin yang baru ia lihat


"Oya.. Apa nenek punya keluarga?ada nomor yang bisa ku hubungi?mungkin saat ini mereka pasti mengkhawatirkan nenek.."Tanya Aerin


"Apa tadi kau mengkhawatirkan ku?"Tanya Nenek balik tanpa menjawab pertanyaan Aerin dulu

__ADS_1


"Tentu..Aku tidak akan tega melihat orang yang tak berdaya jatuh pingsan dijalan,apa lagi dengan umur nenek yang sudah lanjut usia.."Jawab Aerin dengan apa adanya


Apa sebaiknya aku bersandiwara saja..Sepertinya dia gadis yang baik..Batin nenek sambil terus memperhatikan Aerin


"Bagaimana nek?Apa nenek punya keluarga?"Tanya Aerin lagi


Sang nenek hanya menggelengkan kepala


"Tidak.. Aku tidak punya keluarga..Mereka membuang ku..karna aku sudah pikun dan selalu menyusahkan mereka..aku seorang tuna wisma."Jawab nenek sambil menunjukkan wajah memelas


"Benarkah??"Tanya Aerin dengan bingung karna melihat penampilan nenek yang sepertinya bukan orang dari kalangan yang biasa.


Masa iya sih..Tunawisma penampilannya lebih keren dariku??pakaian yang dia pakai saja kelihatan sekali mahalnya,bahkan memakai kalung berlian??apa itu cuma imitasi??Batin Aerin sedikit tidak percaya sambil terus memperhatikan Nenek


"Aku tidak tahu..mungkin aku akan tidur di jalanan lagi."Jawab Nenek dengan pelan


Mendengar jawaban nenek,perasaan Aerin pun tersentuh dan merasa iba.Ia tidak tega membiarkan seorang wanita tua hidup dijalanan sendiri dengan kondisi yang masih sakit


"Eh.. kalau nenek tidak keberatan,apa nenek mau ikut bersamaku?aku akan mengajak nenek tinggal bersamaku."Tanya Aerin sambil menawarkan tinggal bersamanya


"Apa kau mau menampung wanita tua seperti ku?Aku hanya akan menyusahkanmu saja."Ujar nenek


"Nenek jangan bicara gitu..aku dengan senang hati menampung nenek,daripada membiarkan nenek hidup dijalanan.. sungguh tidak baik untuk kesehatan nenek."Jawab Aerin menjelaskan

__ADS_1


Nenek pun merasa tersentuh juga mendengar jawaban tulus dari Aerin


"Ya sudah..Ayo kita pulang nek..Nenek bisa jalan?"Ujar Aerin membantu nenek untuk turun ranjang


"Bisa.."Jawabnya dengan singkat


Sesampainya dirumah Aerin..


"Masuk nek..Maaf ya..jika kondisi rumahnya kecil..rumah seorang gadis lajang seperti ku memang begini."Ujar Aerin mengajak nenek masuk kedalam rumahnya


Sang nenek pun memperhatikan seksama setiap keadaan dalam rumah Aerin.Begitu rapi dan simple,dan hanya memiliki satu kamar tidur


"Rumahmu bagus..Sangat rapi dan bersih."Puji nenek sembari duduk dilantai dengan meja didedepannya.Sementara Aerin menyiapkan teh untuk nenek


"Biasa saja nek..Karna aku hanya tinggal sendiri ,rumah ini selalu kelihatan rapi..Ini teh untuk nenek..mulai sekarang nenek tinggal bersamaku ya.."Jelas Aerin duduk dihadapannya


Sesaat nenek memperhatikan teh yang dibuat Aerin


Nenek kembali merasa tersentuh melihat Aerin dengan perhatiannya membuatkan ia teh padahal baru ia kenal


"Terima kasih Aerin..Kau mengijinkan nenek tinggal bersamamu."Ucap nenek berterima kasih


"Sama sama nek..dengan adanya nenek sekarang disini,aku tidak bakal kesepian lagi..heheh."Ujar Aerin sambil tertawa kecil

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2