
Rumah sakit..
Suga dan Aerin menunggu dokter yang sedang menangani Manda didalam ruang perawatan
Aerin terlihat sedikit gemetar dan cemas,mengingat yang terjadi pada Manda yang sebenarnya bukan kesalahannya
Suga pun berusaha menenangkan Aerin sambil mengusap usap pundak Aerin
"Jangan khawatir.. Dia pasti akan baik baik saja.."Ucap Suga dengan tenang
Aerin menoleh dengan raut wajah yang gelisah
"Tapi bukan aku yang melakukannya.. Dia sengaja melakukannya."Ujar Aerin
Suga pun memeluk tubuh Aerin yang masih terlihat gemetaran
Tak berapa lama dokter pun keluar,Suga segera menghampiri sang dokter
"Bagaimana kondisinya dok?"Tanya Suga
"Pasien masih dalam keadaan belum sadarkan diri..Tapi kondisinya baik baik saja..Hanya perlu istirahat.."Jelas sang dokter
"Boleh kami melihatnya dok?"Tanya Suga lagi
"Silakan.. Saya tinggal dulu.."Ujar Dokter tersebut
"Terima kasih dok."Ucap Suga
__ADS_1
"Sama sama."Jawab Dokter meninggalkan mereka
Suga dan Aerin pun memasuki ruangan perawatan Dan melihat Manda masih terbaring lemah diatas ranjang
Tak berapa lama Manda pun tersadar dan melirik setiap ruangan.Sesaat ia menoleh kearah Suga yang berdiri disampingnya
"Suga.."Panggilnya dengan pelan
"Kata dokter kau baik baik saja.."Ujar Suga dengan datar walaupun sedikit merasa prihatin dengan kondisi Manda
"Gadis itu.. Dia yang sudah berusaha mencelakaiku Suga.."Ucap manda masih dengan nada pelan
Mendengar ungkapannya membuat Aerin terkejut
"Apa maksudmu??Aku tidak melakukan apa pun padamu.."Jawab Aerin membela dirinya
"Apa yang anda bicarakan??Aku bahkan tidak menyentuh mu sama sekali..Anda yang sengaja menarik tanganku dan menjatuhkan diri ke kolam itu."Jawab Aerin mulai kesal dengan ucapan Manda yang sudah menuduh dirinya
"Suga.. Hiks..Kau percaya padaku kan??Kau tahu sendiri kan..Aku tidak bisa berenang..Bagaimana mungkin aku sengaja menjatuhkan diri ke kolam itu..Hiks.."Ucap Manda sambil memegangi tangan Manda dan meyakinkan bahwa Aerin sengaja mencelakainya
"Tidak.. Aku tidak pernah berniat mencelakaimu..Aku memang tidak menyukaimu tapi aku masih punya hati nurani.. Anda jangan asal memfitnahku.."Sahut Aerin semakin kesal
"Suga.. Ku mohon..Hiks..Percaya padaku.. Gadis itu sudah berusaha mencelakaiku..Hiks.."Rengek Manda terus menangis
Suga masih bersikap tenang.
"Aerin..Sebaiknya kau keluar dulu.."Perintah Suga menyuruh Aerin keluar
__ADS_1
"Tapi.. "Ujar Aerin menatap Suga dengan bingung
"Jangan membantah.."Ujar Suga dengan tegas
Aerin menatap sinis kearah Manda,Sedangkan Manda membalas dengan tersenyum sinis,merasa dirinya menang karna Suga menyuruhnya keluar
Dengan perasaan kesal,Aerin pun keluar dari kamar tersebut
Suga masih bersikap tenang dan memandang Manda dengan tatapan dingin
"Suga.. Terima kasih kau percaya padaku.."Ucap Manda tersenyum dan mencoba memegangi tangan Suga
Namun Suga langsung menghempaskan ya dengan kasar
"Berhenti bersandiwara.. Aku tahu ini semua ulahmu."Ujar Suga masih bersikap tenang dan menatap Manda dengan tatapan dingin
"A..Apa maksud mu Suga??Kenapa kau menuduhku seperti itu?"Tanya Manda mulai gugup
"Aku tahu kau tidak selemah itu.. Apa perlu aku bertanya pada Jimmy ,kau bisa berenang atau tidak???"Ucap Suga mulai memojokan Manda
"Kenapa kau bicara begitu Suga???Tadi kau bisa lihat saat aku hampir tenggelam tadi,Dan itu semua ulah gadis itu.."Jawab Manda dengan bersikeras
"Perlu ku tegaskan lagi..Gadis itu tidak selicik dirimu..Dan dia lebih baik darimu.. Jika kau berani mengusiknya lagi,aku tidak akan segan segan menghancurkan reputasimu.."Ucap Suga dengan nada dingin dan menatap tajam kearah Manda
Setelah mengatakan itu Suga langsung meninggalkan Manda begitu saja
Dan Manda hanya bisa menahan emosinya
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...