Jodohku Si Lelaki Angkuh

Jodohku Si Lelaki Angkuh
Alergi


__ADS_3

Rumah Sakit..


Aerin terbaring lemas dan tertidur diatas ranjang rumah sakit dengan jarum infus yang menancap ditangannya


Suga melihat kondisi Aerin hanya bisa menghela nafas panjang sambil menemani Aerin yang masih tertidur


Ia tak menyangka jika Aerin mengalami alergi karna makanan yang sudah ia makan bersama sebelumnya


Flashback..


"Bagaimana dengan kondisinya dok??Kenapa kulitnya bisa memerah dan menimbulkan ruam??"Tanya Suga dengan rasa penasarannya


"Pasien mengalami alergi.. Apakah sebelumnya pasien ada memakan sesuatu??Yang menyebabkan alerginya beraksi."Tanya sang dokter


"Sebelumnya ia hanya makan makanan udang,tak berapa lama saya melihat kondisi kulitnya sudah seperti itu."Jawab Suga mengingat Aerin hanya memakan udang saat mereka makan malam bersama


''Begitu.. Ya.. pasien mengalami alergi terhadap makan laut termasuk udang.Penjelasannya Sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap pemicu alergi tertentu (alergen). Sistem kekebalan menghasilkan antibodi yang mendeteksi alergen dan menyebabkan reaksi peradangan dan pelepasan bahan kimia yang disebut histamin. Histamin menyebabkan gatal-gatal, demam dan gejala alergi lainnya."Jelas sang dokter panjang lebar


"Ternyata begitu."Sahut Suga


"Saya sarankan hindari makanan laut yang bisa memicu alerginya kambuh.. Untungnya pasien tidak mengalami alegi yang berat yang berpengaruh pada kulitnya.Saya akan berikan obat pereda alergi.. Besok kondisinya akan pulih kembali."Jelas sang dokter lagi


"Terima kasih dok."Jawab Suga

__ADS_1


...----------------...


Suga dengan sabarnya menemani Aerin yang masih belum terbangun


Ia sesekali mengusap usap rambut Aerin dengan penuh perhatian yang ia berikan


Lagi lagi kau membuatku mengkhawatirkan mu..Batin suga


Beberapa jam kemudian akhirnya Aerin pun terbangun dan melirik sekeliling yang ada diruangan tempat ia dirawat.Dan melihat Suga yang masih berdiri disisi ranjangnya


"Sudah merasa lebih baik?"Tanya Suga pada Aerin


"Hemm.. Sudah berapa lama aku tertidur?"Tanya Aerin mencoba membangunkan tubuhnya


"Itu karna.. Aku tidak mau terlihat lemah didepanmu.. Kukira karna sudah lama tidak memakannya kemungkinan tidak akan kambuh.."Jelas Aerin dengan pelan


"Lain kali apa yang tidak kuketahui kau harus beritahu aku..Jangan berpura pura seakan kau bisa menutupinya..Apa kau paham?"Bentak Suga dengan tegas


"Iya.. Aku mengerti..maaf sudah merepotkanmu."Jawab Aerin sambil mengangguk pelan dan tidak membela dirinya


Mendengar ucapan Aerin,Suga hanya mendengus kesal


"Sudahlah.. kau istirahat saja.. Besok kau sudah diperbolehkan pulang."Ujar Suga dengan nda pelan dan mencoba menahan kekesalannya

__ADS_1


"Terima kasih sudah memperhatikanku."Ucap Aerin sambil merebahkan tubuhnya dan memejamkan matanya


Suga hanya terdiam dan menatap Aerin dengan merasa bersalah karna sudah membentaknya


Ohhh... Tuhan.. Ada apa denganku??Kenapa aku justru membentaknya???Dia hampir membuatku gila....Batin Suga merasa menyesal


......................


Keesokan harinya..


Karna kondisi Aerin sudah membaik,Suga pun membawa Aerin pulang.Diperjalanan tidak percakapan sama sekali diantara mereka.Sesekali Suga melirik kearah Aerin yang hanya memejamkan matanya tanpa bicara sedikit pun


Suga seakan mengerti perasaan Aerin saat ini,karna sikapnya yang sudah membentak Aerin sebelumnya.Ntah apa yang dipikirnya saat ini,dengan refleknya ia menggenggam tangan Aerin yang masih memejamkan matanya


Menyadari tangannya digenggam Aerin pun membuka matanya dan menoleh kearah Suga


"Maaf.. Aku sudah membentakmu."Ucap Suga dengan serius


Membuat Aerin menatap heran sambil melirik kearah tangannya dan Suga


*Apa dia pikir aku ngambek ya???Tapi bagus lah.. Jadi dia tidak seenaknya membentakku..Batin Aerin menyadari perkataan Suga


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...

__ADS_1


__ADS_2