
Suga menatap tajam kearah Aerin,membuat Aerin menatap Suga dengan aneh
Ia pun mengambil bantal dan selimut dan merebahkan tubuhnya diatas sofa tanpa bicara sedikit pun.Ia kembali menutup matanya untuk mencoba tidur kembali
Sedangkan Aerin masih menatap aneh dengan sikap Suga yang sama sekali tidak mau bicara sedikit pun padanya.
Sikap macam apa dia ini??Dia pikir cuma dia doank yang menentang pernikahan ini???Umpat Aerin dengan kesal
Aerin pun mencoba menghampiri Suga dengan beraninya yang ingin meminta kejelasan
"Hei..Kita perlu bicara."Ujar Aerin dengan beraninya membangunkan Suga
Suga pun membuka matanya dengan sedikit dan menatap dengan datar dan tak memperdulikan Aerin
"Dengar.. Bukan hanya kau saja yang keberatan dengan pernikahan ini,aku juga merasa keberatan..Tapi demi nenek aku terpaksa menerima pernikahan ini..Jadi bisakah kau tidak bersikap dingin??Bagaimana pun kita sudah menikah,tolong untuk kerja sama nya."Jelas Aerin yang lebih memilih untuk mengalah dan menjelaskan pada Suga agar Suga mengerti alasan dia menerima pernikahannya
__ADS_1
Suga pun terbangun dan langsung mendekat pada Aerin.Yang membuat Aerin terkejut dengan tindakannya.Aerin pun mencoba memundurkan langkahnya
"Jangan pernah berharap jika pernikahan ini nyata..Urus saja dirimu,jangan pernah menggangguku.."Ucap Suga dengan nada dingin dan kembali kesofanya
"Aku juga tidak berminat mengganggumu..Dasar manusia angkuh..!!!"Jawab Aerin dengan lantang dan langsung menuju kekasur
Sedangkan Suga menatap Aerin dengan tajam dan hanya bisa menghela nafas panjang.Ia tak menyangka jika Aerin dengan beraninya menantang dirinya tanpa ada rasa takut sedikit pun.Ia mengira akan seperti wanita lain yang akan merasa beruntung karna telah menikah dengan dirinya yang kaya raya dan akan memanfaatkan situasi yang seharusnya dilakukan setiap pasangan pengantin untuk malam pertama.Dengan cara mendekati dirinya atau semacamnya.Namun penilaiannya salah dengan Aerin,justru Aerin bersikap berani tanpa rasa takut dengan mempertegas jika dirinya juga tak ingin terjebak dalam pernikahan yang diinginkan neneknya
Suga pun kembali memejamkan matanya untuk tidur dan berharap ia bisa melewati semuanya,begitu juga dengan Aerin yang tak ingin ambil pusing dengan sikap Suga yang sudah membuat dirinya kesal.Seakan menilai dirinya sangat menginginkan pernikahan ini terjadi,walaupun ada alasan sebenarnya yang tak bisa ia jelaskan pada Suga.
Keesokan harinya..
Aerin pun terbangun dengan sambil merenggangkan kedua tangannya keatas.Dan sesaat melirik kearah sofa yang tak melihat sosok Suga
Kemana manusia kutub itu???Tanya Aerin sambil melirik kearah sofa
__ADS_1
Tak peduli dengan keberadaan Suga,ia pun memilih bangkit dari kasur dan beranjak menuju kamar mandi
Saat akan menuju pintu kamar mandi dan akan membukanya,tanpa sengaja pintu itu terbuka dengan sendirinya dan terlihat Suga keluar dari pintu itu .Hingga membuat Aerin terkejut melihat pemandangan vulgar di pagi hari tepat didepan matanya.Penampilan Suga yang sehabis mandi dan hanya memakai celana pendek tanpa memakai atasan,membuat penampilannya memberi kesan yang sangat sexy dengan bentuk tubuhnya yang kekar dan berotot.Sepasang mata Aerin langsung terbelalak melihat sebuah bentuk tubuh yang kekar dan terlihat indah didepan matanya
Suga menyadari akan Aerin yang berada di depannya hanya menatap datar.Aerin yang memiliki tubuh yang tak begitu tinggi,ia pun menoleh keatas dan..
"Arghhhhh...."Teriak Aerin secara tiba tiba
Suga hanya mengernyitkan alisnya keatas dan berjalan melalui Aerin begitu saja
"He.. Lucu sekali..Setelah menikmati melihat bentuk tubuhku,kau baru berteriak."Sindir Suga sambil memakai kaos
Aerin yang mendengar ucapannya langsung masuk kekamar mandi dengan membanting pintu dengan keras.Hingga membuat Suga terkejut menoleh kearah pintu kamar mandi
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1