Jodohku Si Lelaki Angkuh

Jodohku Si Lelaki Angkuh
Kediaman Nenek


__ADS_3

Rasa penasaran Aerin mulai muncul,ia pun beranjak dan mencoba melihat pajangan pajangan yang ada diruangannya saat ini ia berada.Aerin begitu memperhatikan setiap yang ada diruangan itu,matanya tak berhenti takjub melihat semua pajangan yang menurutnya bernilai mahal


Daebak... ini luar biasa,semua barang barang disini kelihatan mahal dan antik..sepertinya penghuni dirumah ini suka dengan barang barang klasik..Puji Aerin dalam hatinya


Suga yang baru pulang dari kantor,yang akan berjalan menuju kamarnya tak sengaja melihat sosok Aerin yang tidak ia kenal.Merasa curiga Suga pun menghampiri Aerin yang hendak menyentuh barang yang dipajang


"Kau siapa?"Tanya Suga dengan tatapan dingin dan nada datarnya.Dan membuat Aerin terkejut yang langsung membalikkan tubuhnya kearah Suga


"Eh... Maaf ..A... aku.."Aerin pun merasa gugup karna ditegur oleh Suga yang tidak ia kenal yang sebenarnya mereka sudah pernah bertemu


"Dia Aerin Suga..Gadis yang sudah menolong nenek sewaktu nenek menghilang."Sahut nenek yang tiba tiba datang dan menghampiri mereka berdua


Suga pun menatap dingin kearah Aerin,yang membuat Aerin sedikit merinding karna tatapannya yang memperlihatkan aura kegelapan dan tidak suka.dan Aerin hanya tersenyum terpaksa sambil menganggukkan kepala


Tanpa berkata apa pun,Suga langsung pergi meninggalkan nenek dan Aerin.Aerin hanya menatap kepergiannya dnegan tatapan aneh


Sikap macam apa dia itu??Batin Aerin sedikit kesal walaupun dia masih belum mengetahui siapa Suga

__ADS_1


Nenek pun hanya bisa menggelengkan kepala,mengerti dengan sifat Suga yang dingin dan cuek


"Aerin..ayo silakan duduk."Ujar Nenek


"Ah.. iya nek.."Jawab Aerin langsung duduk disamping nenek


"Nenek..sebenarnya ini dimana?kenapa nenek membawaku kesini?"Tanya Aerin bingung dan penasaran


"Ini rumah nenek.."Jawab Nenek dengan gembira dan tersenyum


"Hah???Rumah nenek??Nenek serius?"Tanya Aerin terkejut dan tidak percaya apa yang baru saja ia dengar


"Begitu.. Lalu kenapa nenek tiba tiba saja pergi tanpa bilang padaku?apa nenek tidak tahu kalau aku mengkhawatirkanmu."Ujar Aerin sambil sedikit cemberut


"Iya.. nenek terpaksa karna ada hal yang harus nenek selesaikan..setelah urusan nenek selesai makanya nenek menjemputmu..dan nenek juga sudah tahu bahwa kau sudah pindah dari rumah itu."Jelas sang nenek lagi


"Bagaimana nenek tahu?kan nenek sudah pergi lebih dulu?"Tanya Aerin semakin bingung

__ADS_1


"Karna rumah itu sudah nenek beli..Dan mulai sekarang kau akan tinggal bersama nenek..Bagaimana?"Jawab Nenek sekaligus mengajak Aerin tinggal bersamanya


"Hah???Tinggal bersama nenek???Apa nenek bercanda??"Tanya Aerin yang terkejut lagi dan tidak percaya dengan ucapan nenek


"Haha... kenapa kau anggap nenek bercanda..dasar cucuku ini.."Ucap Nenek sambil tertawa kecil dan mencubit pelan pipi Aerin


"Nenek serius Aerin..Nenek ingin kamu tinggal bersama nenek.."Jawab nenek bersikap tenang


"Ta..tapi kenapa nek?"Tanya Aerin penasaran


"Karna ingin membalas semua kebaikanmu yang sudah menolong dan merawat nenek dengan tulus."Jawab nenek dengan serius


"Tapi tidak seharusnya begitu nek.aku ikhlas menolong nenek..karna nenek sudah kuanggap seperti nenekku sendiri."Jawab Aerin


"Iya..tapi tetap saja..disini nenek membutuhkanmu Aerin..Kamu mau ya tinggal bersama nenek..nenek mohon?nenek tidak akan melarangmu melakukan apa pun yang kamu mau,asal kamu selalu bersama nenek."Jelas nenek memohon


Aerin pun merasa bingung dan tidak enak hati dengan tawaran nenek.Ia takut ia dinilai memanfaatkan situasi jika menerima tawaran nenek

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2