
Aerin yang tadinya akan pulang keapartemen,mengurungkan niatnya dan memilih ketempat kerjanya untuk memberitahukan jika ia tak bisa bekerja lagi
Sesampainya para staff menghampirinya terutama Sarah,orang yang selalu membantunya dalam bekerja
"Aerin.. Akhirnya kau muncul juga..Kudengar kau mengalami kecelakaan ya??"Tanya Sarah mengkhawatirkan Aerin
"Ah.. Iya..Hanya masalah kecil..Oh.. ya..Apa bos kita ada di ruangannya?"Jawab Aerin sekaligus bertanya keberadaan Kenzie
"Ada.. Tadi si Dina baru saja dipanggil si bos..Tapi aku tidak tahu ada urusan apa..Dan sepertinya dia sudah keluar.."Jawab Sarah
"Begitu. Aku temui dia dulu ya.."Ujar Aerin
"Oke.. Nanti kita mengobrol lagi."Ucap Sarah
"Siip.."Jawab Aerin mengacungkan jempolnya pada Sarah
Ia pun menuju ruangan Kenzie dan langsung mengetuk pintu terlebih dulu
Tok..tok..
"Permisi.."Sahut Aerin yang membuka pintu itu sendiri
Membuat Kenzie terkejut dengan kedatangan Aerin
"Aerin?"Ucap Kenzie langsung menghampiri Aerin
"Hai.. Maaf aku datang tiba tiba dan mengganggu waktumu.."Ujar Aerin
"Kenapa kau tidak memberitahu ku dulu jika mau datang?Apa kau sudah benar benar sehat?"Tanya Kenzie
__ADS_1
"Tenang saja..Aku sudah lebih baik kok..Kedatanganku kesini ada hal penting yang ingin ku beritahukan padamu."Ucap Aerin
"Hal apa??"Tanya Kenzie
...****************...
Sore hari ..
Suga telah tiba lebih dulu dirumah,dan ia merasa heran tak melihat keberadaan Aerin
"Kemana bocah itu?"Tanya Suga pada dirinya sambil mencari keberadaan Aerin
Tak berapa lama Aerin pun datang dengan membawakan beberapa barang belanjaan
"Kau darimana?"Tanya Suga melihat kedatangan Aerin
"Belanja..Nih.. Kau sudah lapar?Aku akan langsung masak."Jawab Aerin sambil menunjukkan barang belanjaanya
Malam hari..
Setelah makan malam,Suga dan Aerin bersantai diruang Tv.Ntah sejak kapan mereka menjadi akrab menonton tv bersama.Yang biasanya setelah makan malam mereka berada dikamar masing masing
"Ambilkan aku buah."Perintah Suga
"Kau saja yang ambil."Jawab Aerin yang sedang serius menonton
Suga pun langsung menoleh dengan menatap tajam karna Aerin tak menuruti perintahnya
"Hei.. Cepat ambilkan.."Perintah Suga lagi
__ADS_1
"Diihh.. Kau punya kaki kan?Dan jarak kedapur juga cuma berapa langkah..Jangan manja deh "Sahut Aerin dengan santainya
"Lakukan sesuai perintah suamimu.."Ucap Suga dengan nada dingin
Aerin pun hanya bisa mendengus kesal
"Tak bisa ya lihat aku santai dikit saja."Celoteh Aerin sambil menggerutu menuju dapur
Suga hanya bisa tersenyum puas
Tak berapa lama ia pun kembali dengan membawa beberapa buah apel
"Nih.. Buahnya tuan.."Ujar Aerin menatap sebal
Suga hanya melirik dengan datar
"Kupaskan.."Perintahnya lagi
"Apa???Sudah menyuruhku mengambil ,sekarang menyuruhku mengupaskan?"Tanya Aerin tak percaya dengan sikap Suga yang sengaja mengerjainya
"Mau membantah perkataan suamimu?.."Tanyanya dengan santai
Melihat sikapnya,Aerin mencoba menghela nafas panjang dan mengatur nafasnya untuk bersikap tenang
"Jika saat ini kau bukan suamiku,sudah ku smack down saja dirimu.."Ujarnya dengan menunjukkan senyuman palsu yang mengartikan dendam pada Suga sambil menyunggingkan bibirnya keatas
Mau tak mau Aerin akhirnya mengupaskan buah itu untuk Suga.Suga masih tetap asik menonton film .Aerin yang juga mengikuti film yang ia tonton sambil mengupas buah,tanpa sadar pisau tersebut mengenai jari Aerin.Darah pun keluar dari jari Aerin yang cukup banyak
"Akh..."Lirih Aerin kesakitan menyadari tangannya yang terkena pisau
__ADS_1
Suga yang melihat jari Aerin berdarah langsung panik dan menarik tangan Aerin menuju wastafel dapur untuk membersihkan darah dijarinya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...