
Brugh..
"Akh..."Lirih Aerin merasa kesakitan saat Suga mendorongnya kedinding secara tiba tiba
"Katakan apa kau memang sangat ingin aku bersamanya?"Tanya Suga dengan sengaja membisikkannya ditelinga Aerin dan nafasnya yang berat
"Bu.. Bukan begitu..Maksudku.."Aerin seakan tak sanggup melanjutkannya ucapannya saat Suga mulai merapatkan dirinya dan tangan Suga yang mulai liar,dengan meraba ke pinggang Aerin
"Ka..Kau jangan seperti ini.. Kau ini sebenarnya kenapa?"Tanya Aerin mulai takut dengan Suga yang pikirannya mulai terlalu jauh
"Kau yang dari kemarin terus memancingku,dan aku sudah mencoba menahan diriku..Tapi bagaimana jika saat ini aku tidak bisa menahan diriku lagi??Hemm??"Ucap Suga masih dengan nada beratnya dan mendekatkan wajahnya pada wajah Aerin
Aerin mencoba memalingkan wajahnya sambil menutup kedua matanya.Seakan ia tidak sanggup melihat tindakan Suga yang berlebihan,bahkan ia juga tidak sanggup untuk melawan Suga seperti sebelumnya karna tidak ingin terjadi lagi
Tangan Suga mulai tak bisa berhenti meraba pinggang dan perut Aerin.Hingga tangannya mulai menelusuri kedalam baju Aerin.Dan membuat Aerin menjadi geli,gemetaran dan hawa panas dalam tubuhnya yang ia rasakan kembali
__ADS_1
Suga pun tersenyum saat melihat ekspresi wajah Aerin yang begitu ketakutan tapi seperti menikmati membuat Suga berhasil dengan permainannya
"Kau sepertinya suka dengan yang kulakukan.."Ucap Suga lagi agar membuat Aerin menjadi semakin masuk dalam permainannya
"Tolong hentikan..Kenapa kau jadi semesum ini..Aku merasa tidak nyaman."Ucap Aerin lagi
"Kau saja yang tidak tahu aku yang sebenarnya. Aku bisa membuatmu tidak bisa bangun dari ranjang semalaman..Bagaimana??Apa kau mau??"Tanya Suga dengan bahasanya yang mulai vulgar
"Ja..Jangan.."Jawab Aerin menolak
"Terlambat.."Ujar Suga yang langsung mencium bibir Aerin dengan ganasnya tanpa bisa ia lagi menahan dirinya
Aerin berusaha mendorong tubuh Suga untuk melepas dirinya dari Suga.Tapi Suga semakin merapatkan tubuh Aerin dengan tubuhnya
Dan beberapa saat ia melepas ciumannya dan membuat Aerin bernafas dengan tersengal sengal.Tapi Suga hanya memberi Aerin kesempatan untuk mengatur nafasnya sebentar saja,ia kembali melakukan aksinya dan semakin liar ia melakukannya hingga ia menelusuri ke telinga dan menggigitnya pelan.Membuat Aerin mendesah sesaat dan Suga langsung melihat ekspresi wajah Aerin saat mendesah yang semakin ia menjadi lebih semangat
__ADS_1
"Ahhh.."Desah Aerin yang tak bisa menahan dirinya
"Keluarkan suara itu..Dan aku ingin mendengarnya.."Ucap Suga yang Aerin bisa merasakan nafas berat Suga
Saat Suga mulai menelusuri keleher Aerin,tiba tiba saja seseorang masuk tanpa menekan tombol rumahnya.
"Aerin cucu nenek...!!"Panggil nenek yang tiba tiba datang
Dan dengan cepat Suga melepaskan tubuhnya untuk menjauh dari Aerin.Aerin pun terkejut melihat kedatangan nenek yang secara tiba tiba tanpa memberitahukan mereka terlebih dulu datang
Nenek yang tadinya tak mengetahui apa yang mereka lakukan,tiba tiba saja langsung mengerti melihat Aerin yang merapikan penampilan dan rambutnya.Dan Suga berusaha bersikap tidan tahu apa apa
Nenek pun tersenyum melihat sikap mereka yang salah tingkah dan malu
"Kalian sedang proses buat anak ya???"Tanya sang nenek dengan wajah tersenyum bahagia
__ADS_1
Suga dan Aerin pun saling tercengang dengan ucapan nenek
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...