
"Kalau begitu nenek pergi saja."Ujar sang nenek yang akan pergi meninggalkan mereka
Namun Aerin dengan cepat menarik tangan Nenek
"Nenek jangan pergi.. Kan baru datang..Ayo masuk nek."Jawab Aerin yang sengaja mengajak nenek masuk agar ia bisa selamat dari cengkraman Suga
Suga hanya mendengus kasar
Sial...Usaha ku gagal..Umpat Suga
Nenek pun duduk bersantai diruang tv dengan ditemani Suga.Sedangkan Aerin sibuk menyiapkan makan siang untuk mereka makan bersama
Suga menatap neneknya dengan tatapan datar
"Kenapa melihat nenek seperti itu??Kau tidak senang ya nenekmu datang?"Tanya Nenek menatap Suga dengan cuek yang seakan mengerti dengan tatapan cucunya
"Apa tujuan nenek datang tiba tiba??Bukankah nenek sedang diluar negeri untuk berobat??"Tanya Suga dengan curiga
" Ah.. Soal itu..Nenek berbohong..Nenek tidak pergi berobat."Jawab nenek sambil tersenyum
"Lalu??"Tanya Suga bingung
"Nenek hanya pergi berlibur ke Jogja.. Membiarkan kalian untuk berduaan..Heheh."Jawab Nenek tanpa merasa bersalah
Suga hanya menatap neneknya dengan datar
"Terus apa tujuan nenek kesini?"Tanya Suga dengan cuek
"Tentu saja karna nenek merindukan kalian.. Dan ada satu hal penting yang nenek ingin sampaikan padamu."Jawab nenek mulai serius
__ADS_1
"Tentang apa?"Tanya Suga
"Tentang Aerin.."Jawab nenek singkat
Suga hanya mengernyitkan alisnya keatas
......................
Malam hari..
Aerin berada di kamar nya yang sedang melakukan ritual memijit wajahnya sebelum tidur
Suga pun langsung masuk kekamar Aerin yang kebetulan tak dikunci Aerin
"Kau sedang apa?"Tanya Suga yang langsung mengagetkan Aerin
"Kau ini.. Apa tidak bisa mengetuk pintu dulu??Kau mengagetkan ku."Sentak Aerin sambil menoleh dengan tatapan sebal
Aerin hanya mendengus kesal
"Ada apa??"Tanya Aerin dengan ketus
"Besok kau harus ikut."Ujar Suga
"Kemana??Kau mau mengajakku bertemu cinta pertama mu lagi??''Tanya Aerin menyindir
Suga menatap dengan datar dan langsung menghampiri Aerin
"Jika kau berani menyinggungnya lagi,aku akan menghukum mu di ranjang itu saat ini juga."Ucap Suga dengan tatapan dingin
__ADS_1
Membuat Aerin tak berani menatapnya
"I.. iya.. Maaaf.."Jawab Aerin gemetaran
"Ayo.."Ujar Suga menarik tangan Aerin
"Kemana??"Tanya Aerin bingung
"Kamarku."Jawab Suga sambil menunjukkan senyuman iblis
"Aku tidak mau..Aku mau tidur dikamarku."Jawab Aerin menolak seakan mengerti maksud dengan senyuman Suga
"Tidak ada penolakkan.."Ujar Suga yang langsung menggendong tubuh Aerin menuju kamarnya
"Arggh...Aku tidak mau..Cepat turunkan aku..!!"Teriak Aerin berusaha melepaskan dirinya dari Suga
Namun Suga tak memperdulikannya dan tetap membawa tubuh Aerin menuju kamarnya
Sesampainya dikamar Suga langsung menghempaskan tubuh Aerin diatas ranjangnya
"Kau serius ingin melakukannya?"Tanya Aerin dengan sedikit panik dan ketakutan
"Memangnya kenapa??Bukankah kita sudah suami istri??Hal yang wajar kan jika aku meminta hakku??"Tanya Suga memperjelas
"I..Iya tapi aku masih belum siap..Kasih aku waktu..Tolong."Jawab Aerin memohon dengan menunjukkan wajah memelasnya
Suga hanya tersenyum karna sebenarnya ia tak berniat melakukannya.Ia pun merebahkan tubuhnya disamping Aerin
"Bodoh.. Aku juga tidak akan memaksamu..Tapi jangan salahku jika aku tidak bisa lepas kendali..Sudah tidur lah..Besok pagi kita sudah berangkat.."Jelas Suga mendekap tubuh Aerin dengan erat
__ADS_1
Membuat Aerin bernafas lega dan membiarkan Suga mendekap tubuhnya.Aerin mulai merasa nyaman setiap Suga mendekap tubuhnya,hanya saja ia masih belum siap menyerahkan dirinya jika Suga tidak mengungkapkan perasaan yang sebenarnya pada Aerin.Dan Aerin masih menganggap jika Suga masih memiliki hati pada Manda
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...