
Keesokan harinya..
Aerin yang sudah bangun langsung bersiap siap dan langsung menuju dapur untuk menyiapkan sarapan pagi.Ketika sedang asik menyiapkan seketika ia dibuat kaget oleh kemunculan Suga yang berada dibelakangnya.Dengan cepat dan refleknya Aerin langsung menghadang Suga dengan spatula yang saat ia pegang.Layaknya seseorang yang sedang melindungi dirinya dengan senjata yang ia pegang
"Kau mau apa?"Tanya Aerin dengan sedikit panik
Suga hanya menatap datar
"Aku hanya ingin ingin mengambil gula..Kenapa kau jadi ketakutan?"Ujar Suga yang sebenarnya dia tahu kenapa Aerin bersikap seperti itu
"Awas kalau kau begitu lagi.."Ujar Aerin dengan tegas
"Begitu apa?"Tanya Suga sambil menikmati kopinya
"Walaupun kita sudah suami istri,tapi bukan berarti kau bisa seenaknya melakukan apa pun padaku..Kau harus ingat pernikahan kita tidak didasari oleh perasaan,jadi aku tidak mau kau mempermainkan ku..Mengerti."Jelas Aerin dengan tegas lagi
Suga hanya menatap sinis pada Aerin
Ditengah perdebatan mereka,terdengar suara bel berbunyi.Aerin dengan cepat membukakan pintu,dan terlihat seseorang pemuda dengan penampilan sangat keren dan tampan
"Hai.. "Sapa pemuda tersebut
"Ha..Hai."Sapa balik Aerin dengan ekspresi bingung dan terheran
"Bisakah aku bertemu dengan suamimu?"Tanya pemuda tersebut
"Kau sudah sampai."Ujar Suga yang tiba tiba menyela dan menghampiri mereka
Aerin pun menoleh kearah Suga dengan tatapan bingung
__ADS_1
"Sori aku baru datang..Aku baru sampai hari ini."Jawab Jimmy yang ternyata sahabat Suga
"Oke..Ayo masuk.."Ujar Suga menyuruh Jimmy untuk masuk
Sedangkan Aerin masih berdiri memperhatikan Jimmy saat berjalan melaluinya.Suga yang melihat Aerin hanya mematung tak bergerak langsung ia menjentikkan jarinya kekening Aerin
Tuk..
"Akh...Sakit.."Lirih Aerin sambil memegangi keningnya
"Jangan berpikir kau bisa menyukainya..Cepat buatkan minuman untuk dia.."Ujar Suga dengan nada pelan agar Jimny tak mendengarnya
"Siapa juga yang mau menyukainya.. "Jawab Aerin menatap sinis dan langsung berjalan seraya mendorong tubuh Suga dengan bahunya
Suga hanya menatap datar
Suga dan Jimmy pun saling bersantai diruang tv
"Hemm.."Jawab Suga singkat
"Cantik juga..Kau nemu dimana?"Tanya Jimmy lagi
"Kau pikir dia barang?Asal sebut aja."Ujar Suga melirik dengan datar
"Hahah.. Karna ini mengejutkan,tiba tiba saja kau sudah menikah dengan gadis asing.."Ujar Jimmy dengan canda
"Ini karna ulah nenek ku.."Jawabnya dengan datar
"Lalu apa dia sudah tahu?"Tanya Jimmy menyinggung seseorang
"Tidak.. "Jawab Suga sambil menyilangkan kedua tangannya didada
__ADS_1
"Apa kau akan memberitahukan tentang pernikahanmu?"Tanya Jimmy dengan serius
"Tidak.. Biarkan saja.."Jawabnya lagi dengan datar
Tak berapa lama Aerin pun datang sembari membawakan teh dan kue
"Silakan .."Ujar Aerin sambil menyuguhkan teh pada Jimmy
"Terima kasih.. Siapa namamu?"Tanya Jimmy dengan ramah
"Namaku Aerin kak.."Jawab Aerin sambil tersenyum
Membuat Suga memandang sinis kearah Aerin
"Kau harus extra sabar menghadapi dia ya..Walaupun ia terkesan keras tapi dia memiliki hati yang lembek.."Ujar Jimmy menyindir Suga
Suga pun melirik tajam kearah Jimmy
"Aku tidak masalah kak, asal dia bersikap lebih manusiawi saja padaku ."Jawab Aerin tersenyum sambil melirik sinis kearah Suga
Suga membalas dengan tatapan datarnya
"Tapi dia memiliki hati yang baik,jangan takut jika dia bersikap dingin padamu."Ujar Jimmy lagi
"Aku tidak pernah takut kak."Jawab Aerin dengan beraninya
"Haha.. Aku suka gaya bicaramu..Sangat berani..Lalu apa kalian sudah melakukannya?"Ucap Jimmy sambil tertawa dan menyinggung sesuatu yang membuat Suga terkejut
"Heiii.."Tegur Suga menatap tajam kearah Jimmy
"Melakukan apa?"Tanya Aerin dengan bingung
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...