
"Toni..!!!"Teriak Agnes lagi melihat tindakan Toni yang tiba tiba mendorongnya hingga membuat dirinya jatuh tersungkur
"Dia adalah kekasihku saat ini.."Jawab Toni dengan tegas
"Apa???"Seru Agnes langsung bangkit
"Mulai saat ini kau bukan lah siapa siapa lagi bagiku..Kau sudah tidak berguna..Kau penyakitan..Dan aku tidak sudi mengurusi perempuan penyakitan sepertimu.."Jelas Toni yang dengan teganya
"Breng*ek.. !!! Tega sekali kau mengatakan hal itu padaku..Setelah semua yang kulakukan untukmu.. Kau ingin membuang ku begitu saja.. Manusia macam apa kau ini..Laki laki sialan.. !!!"Ucap Agnes dengan nada tingginya yang histeris dan berusaha memukul Toni,tapi Toni langsung mencengkram kedua tangan Agnes dengan kuat
"Kau lah yang seharusnya sadar.. Kau lah yang bukan manusia.. Membuang keluargamu dengan teganya demi aku..Apa kau pikir aku benar benar mencintaimu??Kau hanya inangku.. Setelah kau tidak berguna aku bisa kapan pun membuangmu.. Dan sekarang lebih baik kau pergi dari rumah ini,karna rumah ini sudah menjadi milikku."Ujar toni lagi dengan tegas
__ADS_1
"A.. Apa??Ini adalah rumah ku.. Kau lah benalu dirumah ini.. Kau yang seharusnya pergi.. Kau sampah.. Manusia tidak berguna..Pergi kalian..!!!"Teriak Agnes lagi yang kali ini mengusir Toni dan perempuan itu
Tapi Toni justru menarik tubuh Agnes dan mengusirnya keluar dari rumahnya sendiri
"Kau lah yang seharusnya keluar..Karna rumah ini sekarang adalah milikku..Aku sudah menukar nama pemiliknya menjadi nama ku. Jadi kau tidak berhak untuk berada dirumah ini lagi.. Dasar perempuan penyakitan.."Ucap Toni dengan tatapan iblis nya
"Breng*ek kau.. Aku tidak percaya..Mana buktinya jika rumah ini sudah tukar nama."Ucap Agnes dengan masih histeris
"Ambilkan surat itu.."Perintah Toni pada wanitanya
"Kau lihat dan segera cepat tinggalkan rumah ini.."Ujar Toni langsung melemparkan surat rumah itu pada Agnes
__ADS_1
Agnes langsung membaca isi surat tersebut dan ternyata benar,Toni sudah mengubah nama rumahnya dengan nama Toni.Agnes begitu syok dan tan menyangka jika Toni dengan tega melakukan hal sekeji itu padanya
"Tidak.. Ini tidak mungkin.. Kau licik Toni.. Tega sekali kau melakukan ini padaku,setelah semua yang kulakukan untukmu.. Breng*ek kau Toni.. Kau yang seharusnya pergi dari rumahku.."Teriak Agnes lagi dengan histeris dan tidak terima dengan yang telah Toni lakukan padanya
"Aku tidak peduli.. Pergi kau dari sini..Perempuan penyakitan..!!!"Bentak Toni langsung mendorong Agnes hingga terjatuh lagi dan ia langsung menutup pintunya
Agnes dengan kondisi kemahnya masih berusaha bangun dan memaksa untuk membuka pintu rumahnya
"Buka pintunya Toni.. Aku tidak terima dengan semua ini.. Bukaaaa... Bajing*n kalian semua ..!!!"Teriak Agnes histeris hingga membuat warga sekitar melihat namun tidak ada yang ingin ikut campur
"Hua... Hiks.. Keterlaluan kau Toni.. Breng*ek.. Aku bersumpah kau akan menyesal Toni..!!!"Ucap Agnes masih terus histeris
__ADS_1
Hatinya begitu hancur dan terluka.Disaat kondisinya yang sedang berjuang menghadapi penyakitnya untuk sembuh dan membutuhkan Toni disampingnya.Tapi justru ia harus menerima pengkhianatan dan penipuan yang telah dilakukan Toni padanya.Toni yang telah mengetahui penyakit Agnes dari awal sudah berencana ingin merebut apa yang dimiliki Agnes dan membuangnya begitu saja.Karna ia tidak ingin menyusahkan dirinya untuk mengurusi Agnes yang sudah sakit parah .Dan secara diam diam ia mengambil surat rumah milik Agnes dan merubah nama kepemilikannya tanpa Agnes sadari
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...