Jodohku Si Lelaki Angkuh

Jodohku Si Lelaki Angkuh
Kasihan


__ADS_3

Keesokan harinya..


Suga masih terus mencari keberadaan Aerin,tapi ia masih belum menemukan.Terkadang ia sering melihat beberapa wanita yang mirip dengannya,namun tetap ia tidak menemukannya.Dan ia juga sempat ke kediaman kakaknya Aerin.Beranggapan mungkin hanya disana Aerin bisa bersembunyi .Tapi tetap Suga tak mendapatkan hasilnya.Ia semakin putus asa dan pikiran juga semakin kalut.


"Dimana kamu Aerin.. Kenapa sulit sekali aku menemukanmu.."Keluhnya pada diri sendiri sambil terus mengelilingi setiap tempat yang ia datangi


......................


"Ibu mau ke sawah lagi?"Tanya Aerin melihat ibunya yang bersiap siap


"Iya nak..Hari ini sudah bisa panen .. "Jawab sang ibu


"Aku ikut temanin ya bu.."Ujar Aerin yang ingin ikut


"Jangan.. Kamu dirumah saja..Kamu sudah hamil besar..Harus menjaga kehamilanmu..Tidak boleh terlalu lelah.. Dan lagi siapa yang jaga warung kalau kamu ikut ibu kesawah.."Jelas ibu


"Ya sudah.. Aku dirumah saja bu..Ibu hati hati ya.."Ucap Aerin


"Iya nak.."Jawab ibu langsung berangkat


Aerin hanya bisa menghela nafas panjang.Ia merasa kasihan melihat ibunya yang sudah rentan masih harus membantu dirinya untuk biaya hidup.Yang sebelumnya kehidupannya sudah lebih baik setelah menikah dengan Suga.Tapi ia seperti hanya sementara merasakan kehidupan yang layak.Dan ntah sampai kapan ia akan terus hidup serba kekurangan dan ditambah lagi ia akan segera memiliki anak


Aerin kembali menjaga warungnya dengan duduk manis sambil menunggu pembeli yang akan membeli barang dagangannya

__ADS_1


Dan tak berapa lama datang lah seorang pemuda yang menghampiri warungnya


"Permisi.. "Ucap sang pemuda dengan ramah


"Iya.. Mau beli apa mas? Tanya Aerin


"Saya ingin membeli Kopi sachetan selusin ya sama gulanya 1kg."Ucap pemuda itu


"Iya baik..Tunggu bentar ya.."Jawab Aerin langsung mengambil yang akan dibeli pemuda tersebut


Dan pemuda itu menunggunya dengan sabar sambil memperhatikan Aerin


Sesaat ia terlihat heran melihat keadaan Aerin yang sedang hamil


"Ini mas..Semua jadi 30rb.."Ucap Aerin


"Ah... Iya.. Ini uangnya..Kembaliannya ambil saja.."Ucap Pemuda itu sembari memberikan uangnya 100rb'an


"Tapi kebanyakan mas.."Ujar Aerin bingung


"Tidak apa apa..Oh ya.. Saya baru datang dari kota,mengunjungi orang tua..Tapi saya sepertinya baru melihat kamu dikampung ini."Jelas pemuda tersebut


"Ah.. Iya.. Saya belum lama pindah kesini.."Jawab Aerin sambil tersenyum

__ADS_1


"Begitu.. Kamu sedang hamil besar,sebaiknya jangan terlalu lelah.. Dan kenalkan saya Wisnu.."Ucap pemuda itu bernama Wisnu sambil berjabat tangan


"Saya Aerin.."Jawab Aerin tersenyum tanpa menyentuh tangan Wisnu


"Ah.. Maaf .. Kalau begitu semoga kamu dan calon bayimu selalu sehat..Saya pergi dulu.."Ucap Wisnu yang beranjak pergi


Aerin hanya mengangguk pelan dan tersenyum


Sesampainya dirumah Wisnu langsung menyerahkan barang yang ia beli pada ibu nya.


"Bu.. Sepertinya aku baru melihat ada warung baru didekat rumah mang Dadang."Ujar Wisnu pada ibunya


"Iya.. Mereka baru pindah..Sebenarnya bukan orang baru,karna ibunya adalah teman masa kecil ibu dulu..Mereka dulu tinggal dikota,dan tidak tahu kenapa ibunya membawa anaknya pindah kesini lagi yang dalam keadaan hamil.."Jelas sang ibu


"Begitu.."Sahut Wisnu singkat


"Cuma keadaan anaknya sangat memprihatinkan..Yang ibu dengar,anaknya sudah berpisah dengan suaminya tapi sudah dalam keadaan hamil..Tapi banyak tetangga pikir kalau anaknya hamil diluar nikah.."Jelas ibunya lagi panjang lebar


"Kasihan sekali nasibnya.."Ucap Wisnu merasa iba


"Tapi ibu lebih percaya dengan perkataan ibunya..Karna memang ada bukti jika anaknya memang sudah menikah dan berpisah."Jelas ibunya lagi


Wisnu hanya terdiam

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2