Jodohku Si Lelaki Angkuh

Jodohku Si Lelaki Angkuh
Tak Bisa Diajak Damai


__ADS_3

"Begitu ya..Ya sudah.. Kalau begitu nenek akan memberi hadiah apartemen saja untuk tempat tinggal kalian berdua..Bagaimana?"Ucap nenek lagi


Aerin pun hanya tercengang mendengar ucapan nenek,karna kemungkinan mereka akan tinggal berdua saja


"Tidak perlu..Kami akan tinggal disini menemanimu nek."Jawab Suga dengan tegas


Aerin pun menghela nafas lega mendengar jawaban Suga dengan pelan


"Tidak..Kalian kan sudah menikah,sudah seharusnya tinggal berdua bersama..menikmati waktu berdua..hehehe.."Jawab sang nenek sambil tertawa kecil


"Tapi nek..Bukankah lebih baik kami disini saja agar bisa menemani nenek?"Tanya Aerin


"Tidak..Jangan pikirkan nenek..Nenek mungkin akan berencana keluar negeri untuk berobat..Jadi kalian tidak perlu mengkhawatirkan nenek..Dan tidak ada penolakan..Mengerti.."Jelas sang nenek lagi


Mereka berdua pun hanya terdiam dan tak menjawab


...****************...


Sore harinya..

__ADS_1


Nenek pun mengajak mereka menuju apartemen baru mereka untuk tempat tinggal mereka bersama


Sesampainya diapartemen dan memasukinya,Aerin pun tercengang melihat isi setiap yang ada didepan matanya.Begitu luas dan mewah.Ia tak menyangka jika akan tinggal ditempat yang tak pernah ia bayangkan sedikit pun,karna tak pernah berkhayal akan menikah dengan lelaki kaya.Tapi sayangnya lelaki angkuh dan dingin


"Apa kau menyukainya sayang?"Tanya Nenek sambil tersenyum pada Aerin


"I.. Iya..ini sangat luar biasa nek.."Jawab Aerun membalasnya dengan senyuman


"Ini nenek hadiahkan untuk kalian berdua..Semoga hubungan kalian setelah menjadi suami istri bisa saling menerima dan melengkapi..Dan Suga .."Jelas nenek sambil melirik kearah Suga


Suga pun menatap datar kearah neneknya


"Iya..Aku mengerti."Jawabnya dengan singkat dengan nada dingin


Aerin yang melihat ekspresinya hanya bisa memandang Suga dengan ketus


Perlakukan bagaimana??semenit saja mungkin aku dan dia sudah seperti Tom & Jerry..Manusia tak bisa diajak damai..Umpat Aerin


"Dan Aerin.. nenek titip Suga denganmu ya..Nenek yakin kamu pasti bisa menjadi istri yang baik untuk Suga.."Ucap nenek lagi

__ADS_1


"Iya.. aku mengerti nek..aku akan berusaha.."Jawab Aerin tersenyum palsu


......................


Malam hari..


Setelah nenek pulang meninggalkan apartemen mereka,Aerin pun mencoba menyiapkan makan malam


Setelah cukup lama di dapur,akhirnya masakan yang dimasak Aerin pun selesai.Ia pun berniat ingin mengajak Suga untuk makan malam bersama.Walaupun Aerin selalu kesal dengan sikap Suga yang keterlaluan,namun bagaimana pun ia harus menghormatinya sebagai suaminya saat ini.Dan Aerin tetap akan berusaha menjadi istri yang diharapkan nenek untuk Suga


Aerin pun mencari keberadaan Suga disetiap ruangan.Dan menemukannya di suatu ruangan kecil dengan kursi panjang untuk bersantai tepat didepan kaca jendela yang besar menghadap luar.Suga terlihat sedang tertidur diatas kursi tersebut,dan Aerin pun berniat ingin membangunkannya


"Eh... Hei..A..aku sudah menyiapkan makan malam..Apa kau ingin makan sekarang?"Tanya Aerin dengan hati hati


Sesaat mata Suga pun terbuka pelan,dan menunjukkan tatapan yang tetap saja datar dan dingin.Tanpa menjawab Suga pun bangkit dan berjalan dan mengabaikan Aerin.Aerin pun mengikutinya dari belakang.Ia berpikir jika Suga akan ikut makan malam bersamanya,tapi Suga justru menuju kamarnya dan langsung menutupnya


Aerin yang melihat sikap Suga,hanya bisa menggelengkan kepalanya dan menghela nafas panjang


"Sepertinya cobaanku akan terasa berat..Menghadapi suami stres macam dia..Benar benar enggak jelas.. "Gerutu Aerin pada dirinya dan tak memperdulikan sikap Suga terhadapnya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2