Jodohku Si Lelaki Angkuh

Jodohku Si Lelaki Angkuh
Pergi Selamanya


__ADS_3

Beberapa hari kemudian..


Langit yang begitu gelap,yang menandakan akan turun hujan sebentar lagi.Begitu juga dengan perasaan Aerin dan ibunya yang harus menyaksikan pemakaman Agnes untuk terakhir kalinya.Mereka tak menyangka jika Agnes harus pergi begitu cepat dan dalam keadaan yang sangat menderita akibat penyakit yang tak bisa disembuhkan.Dan Aerin masih mengingat jelas kata kata terakhir saat sebelum ia pergi


......................


"Ibu.. Maafkan aku.. Aku sudah membuat kalian menderita.. Ini hukuman untukku karna sudah banyak melakukan dosa pada kalian.. Aku menyesalinya.. Aerin maafkan kakak.."Ucapnya dengan pelan dengan sedikit terisak dan air mata mengalir


"Tidak sayang.. Kamu tidak salah.. Ini salah ibu yang tidak bisa memberikan kebahagiaan untuk anak ibu..Hiks.. Kamu harus kuat nak.. Kamu pasti sembuh nak.."Jawab ibu yang juga tak kuasa menahan rasa sedih dan sakitnya melihat Agnes sebagai anaknya harus merasakan penyakit yang membuat dirinya menderita sendirian


"Iya kak..Aku juga memaafkanmu.. Bagaimana pun juga kau tetap kakakku.. Maafkan juga kata kataku sebelumnya..Hiks.."Sambung Aerin yang juga ikutan menangis


"Aku tidak.. Pantas dimaafkan.. Biarkan aku menebusnya dengan pergi.. Aku hanya bisa membuat kalian menderita selama ini.. Hiks.. Aerin.. Tolong jaga Ibu.. Bahagiakan ibu.. Dan kuberharap pernikahan mu selalu bahagia.. Aku sudah .. Tidak.. Sanggup.. Lagi.."Ucapnya perlahan pelan dan menutup matanya untuk selama lamanya


Melihat keadaan Agnes yang tak bergerak,Ibu dan Aerin pun panik


"Agnes.. Bangun nak..Kamu tidak boleh pergi nak.. Ibu selalu disini sayang..Hiks..Agnes.."Panggil ibu berulang kali tapi sayangnya Agnes tak merespon


Aerin dengan cepat memanggil dokter dan memeriksa keadaan Agnes.Dan dokter pun menyatakan bahwa Agnes sudah pergi untuk selamanya

__ADS_1


Tangis mereka pun pecah dan tak kuasa melihat kepergian Agnes pergi begitu saja


"Kakak....Huaa..."Panggil Aerin dengan histeris*


......................


Aerin dan sang ibu masih terus berada disamping pemakaman Agnes yang sudah terkubur dalam liang lahat.Perasaan sedih yang tak bisa terbendungi membuat mereka untuk berusaha kuat dan tabah.Aerin juga berusaha menguatkan sang ibu dengan mengusap usap pundak sang ibu


"Beristirahat dengan tenang lah nak.. Ibu akan selalu mendoakan mu ..Agar ditempatkan yang terbaik disisi tuhan nak..Hiks..Kami menyayangimu nak.."Lirih sang ibu yang masih belum siap untuk ditinggal oleh anak yang dikasihinya


Sejahat apa pun anak terhadap dirinya,tetaplah sang ibu tak akan membencinya,dan tetap lah harta yang berarti baginya


......................


Sebulan kemudian..


Setelah kepergian Agnes,kehidupan Aerin kembali normal.Bersama keluarga yang dicintainya dan sang buah hati.Amanda dan Tommy pun juga tak pernah muncul lagi dalam kehidupan mereka.Hubungan Kenzie dan Sabrina juga semakin harmonis dan romantis


......................

__ADS_1


Ditempat lain..


Toni yang sedang bersantai dirumahnya,tiba tiba saja kedatangan tamu yang tak diundang


Tok..tok..


Toni pun langsung membuka pintu tersebut.Dan terlihat beberapa anggota berseragam kepolisian mendatanginya


"Selamat siang.. Apakah benar ini kediaman bapak Toni??"Tanya salah anggota kepolisian pada Toni


"Iya benar pak.. Saya sendiri..Ada apa pak??"Tanya Toni dengan bingung


"Anda kami tahan..Atas penipuan yang anda lakukan pada kepemilikan rumah atas nama nona Agnes dengan memalsukan tanda tangan nona Agnes..Dan ini surat penangkapan nya."Jelas sang polisi tersebut


"Apa??Saya tidak menipu pak.. Ini pasti ada kesalahpahaman.."Ujar Toni berbohong


"Nanti saja bapak jelaskan dikantor polisi.. Bawa dia.."Jawab polisi tersebut dan memerintahkan anggotanya untuk menangkap Toni


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2