
Dikantor Suga..
Ditengah kesibukannya,ia justru didatangi oleh Manda yang membuat mood Suga menjadi kesal
"Apa maumu lagi?"Tanya Suga dengan datar tanpa menoleh sedikit pun kearah Manda
"Kau sudah melihat pesan yang kukirim sebelumnya??"Tanya Manda
"Lalu??Apa kedatanganmu hanya untuk memastikan itu?"Tanya Suga balik
"Ya.. Aku hanya ingin tahu bagaimana perasaan mu saat ini setelah melihat foto itu.. Aku tidak menyangka jika istrimu tega melakukan itu."Ujar Manda dengan santai
"Dan kau pikir dengan caramu seperti itu,kau berhasil membuat kami berselisih paham?"Tanya Suga lagi
"Ya.. Bagaimana tidak,jika wanita yang kau cintai selama ini ternyata sudah bermain gila di belakangmu.. Kau harus tahu itu Suga.."Jelas Manda
"Dan kau ingin aku mempercayai semua kata katamu daripada aku tidak tahu yang sebenarnya???"Tanya Suga terus menerus
"Sesuai yang difoto itu saja."Jawab Manda
"Sayangnya usahamu sia sia.. Berhenti terus menerus menjadi pengganggu dalam pernikahan kami..Apa kau pikir peringatan ku sebelumnya kau anggap hanya ancaman saja???Dalam sekejap aku bisa saja memutuskan kerja sama kita dan kau akan hancur dalam detik ini juga.."Ucap Suga dengan dingin dan menatap sinis kearah Manda
Manda pun tak bisa berkata apa pun
"Kau akan menyesalinya Suga.. Aku akan buktikan jika wanita pilihan mu bukan lah wanita yang tepat untukmu.."Tegas Manda langsung meninggalkan ruangan Suga
__ADS_1
Suga pun menjadi kesal dan langsung membuang dokumen yang ada diatas meja kerjanya
......................
Aerin terkejut melihat tindakan Tommy yang tiba tiba menahan tangannya
"Kenapa?"Tanya Aerin yang langsung menarik tangannya
"Aku menyukaimu.. Aku ingin menikahimu."Ungkap Tommy secara tiba tiba dan membuat Aerin semakin terkejut
"Hah???"Ujar Aerin yang hanya tercengang mendengar ungkapan Tommy
"Ya.. Aku ingin menikahimu.."Ungkap Tommy lagi
"Apa yang anda bicarakan?"Tanya Aerin bingung
"Menikahimu.''Ungkap Tommy lagi
Aerin hanya menghela nafas dengan kasar
"Maaf.. Saya tidak punya waktu untuk menanggapi omong kosong anda.. Permisi.."Ujar Aerin langsung pergi meninggalkan Tommy begitu saja dengan sedikit kesal
Tommy hanya bisa diam mematung menatapi kepergian Aerin
Tommy pun mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang
__ADS_1
"Aku punya tugas untukmu.''Ujar Tommy pada seseorang yang ia hubungi
...----------------...
Malam hari..
Suga terpaksa pulang terlambat karna pertemuannya dengan rekan bisnis lain.Ia pun memasuki rumah dan seketika ia terkejut melihat dengan banyaknya barang barang dalam plastik yang terkmpul diruang tamu
"Hai.. Suamiku.. Kenapa pulang telat??"Sapa Aerin yang tiba tiba datang menghampirinya dan membuat Suga kembali terkejut
"Hiiii...!!!!!.. Kenapa dengan wajahmu??"Teriak Suga dengan sangat terkejut karna melihat wajah Aerin yang hitam
"Ahh... Aku sedang memakai masker.. Agar wajahku tetap glowing.. Hehehe.."Jawab Aerin sambil tersenyum nyengir
Suga hanya menatap Aerin dengan tatapan aneh
"Lalu ini semua apa???"Tanya Suga sambil menunjukkan semua barang yang ia lihat
"Ohhh.. ini barang barang belanjaanku.. Dan ini kartunya kukembalikan.. Terima kasih sayang..''Jawab Aerin sambil tersenyum
"Kau belanja sebanyak ini??Sepertinya ini bukan belanjaan wanita??"Tanya Suga sembari melihat isi yang belanjaan Aerin
"Memang bukan.. Ini semua kebutuhan sembako.. Aku berniat ingin menyumbangkan ini pada panti jompo,tempat mereka mengurusi ibuku sebelumnya.. Tidak apa apa kan??"Jelas Aerin yang ternyata memakai kartu kredit Suga untuk membeli kebutuhan sembako untuk ia sumbangkan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1