Jodohku Si Lelaki Angkuh

Jodohku Si Lelaki Angkuh
Hanya Status


__ADS_3

Tanpa pikir panjang,Suga langsung pergi meninggalkan ruang kerjanya


Ia tak ingin Aerin salah paham dengan apa yang terjadi sebenarnya.


Sesampainya dirumah..


Aerin yang seperti biasa sedang sibuk mengerjakan pekerjaan rumah,tak menyadari jika Suga pulang lebih awal dan berada dibelakangnya


"Aerin."Panggil Suga membuat Aerjn langsung menoleh kebelakang



"Ehhh.. Kau sudah pulang??Tumben??"Tanya Aerin yang terheran melihat Suga pulang lebih awal


"Ini untukmu."Ujar Suga tanpa menjawab pertanyaan Aerin,dan justru memberikan sebucket bunga yang tadinya dia terlebih dulu membeli bunga itu untuk Aerin


"Bunga??"Tanya Aerin dengan bingung


"Ya.. Untuk istriku.."Jawab Suga tersenyum tipis agar membuat Aerin senang


"Aku tidak suka bunga.."Jawab Aerin dengan datar

__ADS_1


Berniat ingin membujuk dan menyenangkan hati Aerin,tapi justru yang dipikirkan Suga ternyata tak sesuai harapannya.Aerin rupanya tak menyukai bunga karna ia benci bau bunga


"Kau serius???"Tanya Suga tak percaya


"Hemmm... Aku benci bunga..Dan lagi kenapa tiba tiba kau memberiku bunga."Jawab Aerin meneruskan pekerjaannya


Walau sebenarnya Aerin tahu maksud tujuan Suga memberikan bunga itu padanya,tapi Aerin lebih memilih bersikap biasa saja.Ia lebih memilih menutupi kekecewaannya dibandingkan harus menunjukkan yang menurutnya akan tetap kecewa dan bertepuk sebelah tangan.Karna ia merasa hanya Aerin yang memiliki perasaan mencintai dengan Suga dan ia lebih baik diam dan tak mengungkapkannya


Suga pun tak tahu jika Aerin tak menyukai bunga.Karna ia hanya tahu semua wanita menyukai bunga,dan jika sedang marah lebih baik memberikan bunga agar perasaanya lebih baik.Tapi ia tak menyangka jika kenyataanya tak sesuai ekspetasi


"Maaf.. Aku tidak tahu kalau kau tidak suka bunga."Ujar Suga merasa tidak enak


"Tidak apa.. Kau kan memang tidak tahu tentang diriku."Jawab Aerin dengan cuek


"Marah??Marah kenapa?"Tanya Aerin pura pura tidak tahu


Suga pun menarik tangan Aerin menuju sofa.


"Aku minta maaf untuk semalam.. Aku tahu kau sedang kesal padaku.. Tapi apa yang kau lihat semalam itu cuma salah paham..Tidak seperti yang kau lihat."Ucap Suga mencoba menjelaskan


"Memangnya apa menurutmu yang sudah kulihat?"Tanya Aerin masih dengan nada cuek

__ADS_1


"Antara aku dan Amanda.."Jawab Suga


"Ahh.. Itu.. "Ujar Aerin yang mengerti maksud Suga yang ternyata Kenzie memberitahukannya


"Itu semua salah paham,tidak seperti yang kau lihat."Jelas Suga lagi meyakinkan Aerin


"Lalu kau anggap aku akan salah paham dan marah padamu?"Tanya Aerin lagi


"Iya."Jawabnya dengan singkat


"Apa itu penting bagimu jika aku marah padamu?"Tanya Aerin


"Ya.. Karna itu hak mu."Jawab Suga lagi


"Aku tidak ada hak marah padamu.. Aku memang istrimu tapi hanya status bukan orang yang dihatimu.. Jadi jangan pikirkan .. Dan aku juga tidak akan melarangmu dekat dengannya..Berjauhan dengan cinta pertama itu pasti sulit."Ucap Aerin dengan serius namun menunjukkan senyuman yang palsu


Mendengar ucapan Aerin,Suga justru merasa heran dan mulai kesal.Karna Aerin tak mengetahui yang sebenarnya dan bahkan siapa orang yang ada dihatinya saat ini.Namun Suga masih saja belum juga mengakuinya


"Apa kau lapar??Aku akan siapkan makanan dulu."Ujar Aerin beranjak bangkit dan memilih tak ingin membahasnya lagi


Sedangkan Suga hanya bisa terdiam

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2