
Beberapa hari kemudian..
Aerin dan Suga akhirnya pulang kediaman mereka.Ibu dan sang nenek menyambut mereka
"Aduh... Akhirnya kalian pulang juga..Nenek sudah kangen dengan kalian.. Mana cicit ku?"Ujar nenek dengan perasaan senang
Aerin langsung menunjukkan buah hatinya pada sang nenek
"Ya ampun.. Cicit nenek tampan sekali.. Dia mirip sekali denganmu Suga.."Ujar sang nenek sambil melirik kearah Suga
"Pasti lah nek.. Jika tidak akan dipertanyakan."Jawab Suga dengan santai
Aerin langsung mencubit pelan tangan Suga dan membuat Suga terkejut.Aerin menatap tajam kearah Suga ,Suga hanya bisa tersenyum
"Bagaimana keadaanmu nak?"Tanya ibu ada Aerin
"Aku sudah lebih baik bu..Terima kasih bu,selalu disamping ku.."Ucap Aerin sambil memeluk sang ibu dengan erat
Suga dan nenek pun merasa terharu melihat kebersamaan mereka
...****************...
Beberapa bulan kemudian..
__ADS_1
Kenzie dan Sabrina datang mengunjungi mereka
"Halo.. Apa kabar..Maaf aku baru sempat mengunjungi kalian.."Ucap Kenzie pada mereka berdua
"Tidak apa apa..Aku tahu kau sibuk Ken..Aku siapkan minuman dulu ya.."Jawab Aerin langsung menuju dapur
"Aku bantu ya.."Sahut Sabrina mengikutinya dari belakang untuk membantu Aerin
"Dimana anakmu?"Tanya Kenzie pada Suga
"Lagi dibawa nenekku kerumahnya."Jawab Suga
"Ah.. Sayang sekali..Padahal aku sangat ingin melihatnya langsung..Pasti dia bayi yang tampan
"Usianya sudah 3bulan,pasti lebih tampan sepertiku.."Jawab Suga dengan santai dan narsis
"Kau terlalu percaya diri.."Sindir Kenzie
Tak berapa lama Aerin dan Sabrina pun datang membawa teh dan camilan
......................
Ditempat lain..
__ADS_1
Kondisi Agnes semakin memburuk,penyakit kanker serviks yang ia derita semakin sakit ia rasakan.Dengan berbagai cara pengobatan yang ia lakukan ternyata tak membuat penyakitnya sembuh,dan justru semakin parah
Ia bahkan tak menyadari jika tabungannya habis untuk mengobati penyakitnya.Hingga pada akhirnya ia tak memiliki uang lagi untuk melakukan pengobatan dirumah sakit.Dan harapannya hanya lah rumah yang saat ini ia tinggalin dengan berpikir ia bisa menjualnya agar mendapatkan uang
Setelah dari rumah sakit untuk pengobatan terakhir,ia pun menuju pulang kerumah untuk berencana mencari surat rumah tersebut
Sesampainya dirumah ia dikejutkan sebuah sepasang sepatu wanita berada didepan pintu rumahnya.Ia merasa heran dan bertanya tanya pada sepatu tersebut yang bukan lah miliknya
Ia pun mulai mencurigai yang berada didalam rumahnya.Perlahan ia membuka pintu rumahnya dengan pelan yang kebetulan tidak dikunci.Ia pun berjalan mengendap endap dengan kondisi tubuhnya yang sedikit lemah akibat pengobatan yang ia jalani dan penyakitnya
Dan sebuah pemandangan menjijikan yang tepat didepan mata Agnes.Toni yang menjadi kekasihnya yang sangat dicintainya ternyata sedang bermesraan dengan wanita lain dirumahnya sendiri
"Toni... !!!!!"Teriak Agnes dengan sekuat mungkin dan membuat mereka terkejut dan langsung bangkit
"Ag..Agnes.."Ucap Toni dengan terkejut
"Breng*ek.. Bajing*n kau... Tega sekali kau membawa perempuan lain kerumahku..!!!"Teriak Agnes sekuat nya
Dan perempuan itu hanya bisa berdiri dibelakang Toni.
"Tenang..Aku bisa jelaskan Agnes.."Ujar Toni mencoba menenangkan Agnes
"Kau mau menjelaskan apa lagi??Siapa perempuan ini??Kenapa kau bisa berduaan dengannya dirumah ku??"Teriak Agnes yang berusaha untuk memukul perempuan tersebut
__ADS_1
Namun Toni dengan cepat menghadang Agnes dan mendorongnya hingga membuat Agnes jatuh tersungkur
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...