
Nenek yang sedang bersantai pun menerima pesan dari pak Kim.Ia langsung membacanya dan sesaat wajahnya pun berubah menjadi tersenyum
"Akhirnya kau menunjukan dirimu yang sebenarnya Suga.."Ujar Nenek pada dirinya
Aerin yang bersiap siap akan pulang setelah seharian bekerja.Setelah berpamitan dengan rekan rekan kerjanya dan berjalan keluar dari cafe,Kenzie pun menyapanya yang baru saja datang
"Kau sudah mau pulang?"Tanya Kenzie
"Iya aku harus segera pulang."Jawab Aerin
"Kulihat akhir akhir ini kau selalu tepat waktu jika mau pulang."Ujar Kenzie
"Iya.. sekarang aku memang harus tepat waktu sampai rumah,jangan sampai terlambat."Jawab Aerin lagi
"Memangnya ada yang menunggu mu dirumah?"Tanya Kenzie penasaran
"Eh.. lain waktu saja aku ceritakan..aku buru buru..Dadah.."Ucap Aerin langsung pergi dengan terburu buru.
__ADS_1
Kenzie hanya melihat dengan tatapan bingung
Malam hari..
Aerin dan nenek pun makan malam bersama.Nenek sejak tadi tidak menyentuh makanannya.Ia merasa tak berselera dengan lauk pauk yang dibawakan oleh Aerin yang ia beli .Melihat itu Aerin pun bertanya
"Nenek kenapa tidak makan?apa lauknya tidak cocok dengan mulut nenek?"Tanya Aerin penasaran
"Tidak juga..apa setiap hari kau makanan yang seperti ini?"Tanya Nenek
"Iya demi menghemat nek..yang penting perutku terisi..dan lagi aku juga belum gajian..jadi aku harus berhemat..heheh."Jelas Aerin sambil tersenyum
"Apa nenek tidak suka dengan makanannya ya?maaf ya nek..aku hanya bisa memberi nenek makanan seperti ini..Tapi aku janji setelah aku gajian aku akan membelikan makanan yang enak untuk nenek..apa pun yang nenek mau..gimana?"Ujar Aerin lagi yang sengaja menutupi kesedihannya dengan hidupnya yang pas pasan.
"Aku suka..terus lah pertahankan semangatmu yang seperti ini..nenek yakin hidupmu akan berubah..kau memiliki hati yang tulus..nanti pastinya akan ada yang bisa mengubah hidupmu.."Jelas nenek memberi motivasi pada Aerin
"Terima kasih nek..Apa nenek ingin tahu kenapa hidupku begitu sangat berhemat dan ingin mengumpulkan uang banyak?"Ujar Aerin memghentikan makan malamnya
__ADS_1
"Kenapa?"Tanya nenek
"Sebenarnya aku memiliki ibu dan kakak perempuan.Tadinya aku bekerja di negeri orang,tapi sayang nasibku kurang beruntung karna cuma bertahan beberapa bulan saja disana.Hingga akhirnya aku memutuskan untuk pulang kesini.Tapi kepulanganku ,aku justru kehilangan mereka,aku tidak tahu dimana mereka saat ini..Semua kontak mereka menghilang,tidak ada yang tahu dimana keberadaan mereka..Itu sebabnya aku berusaha mencari uang untuk membayar orang mencari mereka.."Jelas Aerin dengan wajah tertunduk menahan kesedihannya
"Apa kau sudah lapor polisi?"Tanya Nenek
"Sudah..tapi karna aku tidak memiliki uang banyak,mereka hanya menyaranku untuk bersabar,dan mereka tidak begitu serius mencari keberadaan keluargaku..Aku merasa hidup ini kenapa harus dengan uang baru mereka akan bertindak langsung..hidupku seakan menyedihkan karna tidak ada yang peduli denganku nek..hiks."Ucap Aerin lagi panjang lebar yang langsung menangis,meluapkan semua apa yang ia pendam selama ini
Nenek pun mendekati Aerin dan langsung memeluk tubuh Aerin dengan erat
"Kau harus kuat nak..Banyak berdoa..nenek yakin dengan doamu yang tulus,kau pasti cepat bertemu dengan mereka."Ucap nenek sambil mengusap usap punggung Aerin
"Amin nek..semoga saja..Aku akan berjuang..hiks."Jawab Aerin yang terus menangis,dan untuk pertama kalinya ia menceritakan kepahitan hidupnya yang ia jalanin sendiri tanpa orang lain yang tahu
Nenek hanya menatap Aerin dengan penuh prihatin
Bersabar lah dulu untuk saat ini Aerin..batin nenek
__ADS_1
......................