Jodohku Si Lelaki Angkuh

Jodohku Si Lelaki Angkuh
Kontraksi


__ADS_3

Beberapa hari kemudian..


Suga mengajak Aerin dan ibunya untuk kembali kekediaman mereka.Sebelum berangkat mereka kedatangan Wisnu


"Halo.. Apa kabar?Maaf kedatanganku mengganggu kalian..Ku dengar kalian akan pindah hari ini?"Tanya Wisnu dengan ramah


Suga menatap heran karna belum pernah bertemu dengan Wisnu dan justru terlihat tidak senang karna tersenyum ramah terhadap Aerin


"Kau mengenalnya?"Tanya Suga menatap Aerin dengan sedikit curiga


"Ya.. Dia Wisnu.. Anak dari teman ibu.. Wisnu dia adalah suamiku.."Jawab Aerin pada Suga sekaligus mengenalkan pada Wisnu


"Aku Wisnu.."Ujar Wisnu sambil berjabat tangan pada Suga


"Suga.."Balasnya Suga dengan singkat


"Aku senang akhirnya Aerin bisa bertemu dengan suaminya..Karna aku sedikit khawatir melihat kondisi Aerin yang sudah hamil tua.."Ujar Wisnu sambil tersenyum


"Terima kasih untuk perhatiannya."Jawab Suga dengan datar karna merasa sedikit kesal mendengar ucapan Wisnu


"Hari ini kami akan pindah,Aku ucapkan terima kasih untuk kebaikanmu selama ini..Maaf aku sudah banyak merepotkan mu.."Ucap Aerin tersenyum


"Jangan bicara seperti itu,sesama manusia kita memang harus saling tolong menolong.. Jika bertemu dilain waktu kuharap kalian tetap mengenalku."Jawab Wisnu


"Ini kartu namaku.. Lain waktu kita bisa berbincang ."Ujar Suga memberikan kartu namanya

__ADS_1


"Dan ini kartu namaku."Balas Wisnu memberikan kartu namanya juga


Sesaat Suga terheran saat melihat kartu nama Wisnu


"Jadi kau seorang dokter?"Tanya Suga penasaran


"Ya.. dirumah sakit Xx.. Sebagai dokter umum.. Silakan kalian mengunjungiku disana."Jawab Wisnu


"Baik Aku paham."Jawab Suga


Setelah cukup lama mengobrol,akhirnya mereka berangkat dan Wisnu mengantar mereka sampai berangkat.Rika yang mengetahui jika Aerin sudah pindah ,ia merasa senang dan bahagia karna merasa tidak ada saingan untuk mendekati Wisnu


Ia pun menghampiri Wisnu


Wisnu pun menoleh kearahnya dengan tatapan datar


"Sebelum kau mendekati ku,sebaiknya kau coba intropeksi diri terlebih dulu,apa kau sudah pantas untuk bersamaku."Ucap Wisnu dengan nada dingin dam langsung pergi


Rika hanya bisa diam mematung dengan perasaan kesal.Lagi lagi ia dibalas dengan sikap dingin Wisnu yang sama sekali tidak tertarik padanya


Diperjalanan Aerin terus mengusap usap perutnya.Suga yang memperhatikan hanya bisa tersenyum


"Kau sudah tak sabar menunggu bayi kita lahir?"Tanya Suga sambil tetap fokus pada kemudi mobilnya


"Ah.. Iya.. Aku penasaran akan seperti siapa bayi kita nanti lahir."Jawab Aerin sambil tersenyum

__ADS_1


"Tentu saja akan seperti papanya..Kan aku yang menanam benih ."Jawab Suga dengan santai nya tanpa rasa malu pada ibu Aerin yang duduk dibelakangnya


Aerin langsung melirik tajam kearah Suga


"Yang penting bayi kalian sehat saat lahir nanti nak."Sahut ibu dengan bahagianya melihat kekompakan Aerin dan Suga


"Iya bu.. Doain semoga lahiran nanti aku berjalan lancar."Ucap Aerin pada ibunya


"Tentu nak.. Ibu pasti akan mendoakan yang terbaik untuk anak dan calon cucu ibu.."Jawab sang ibu


"Dan aku juga siap mendampingimu sayang."Sambung Suga sambil memicingkan matanya dengan genit dan mengusap usap perut Aerin dengan lembut


Aerin yang melihat hanya bisa tersenyum


Dan tak berapa lama,Aerin mengalami kontraksi yang tak terduga


"Akh... Perutku.. Sakit banget.. Sakit.."Teriak Aerin yang tiba tiba merasa kesakitan


"Kau kenapa sayang..?"Tanya Suga langsung menghentikan laju mobilnya


"Aerin sepertinya mau lahiran Suga..Cepat kita kerumah sakit.."Jawab ibu Aerin


"Iya.. Baik..Kita kesana sekarang."Jawab Suga langsung dengan cepat melajukan mobilnya menuju rumah sakit


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2