
Seminggu kemudian..
Cedera pada kaki Aerin mulai sembuh dan Aerin sudah bisa berjalan seperti semula
Ia pun mulai kembali masuk kerja,sebelum berangkat ia pun sarapan pagi bersama Suga.Yang tidak biasanya Suga sarapan bersamanya
"Hari ini aku akan mengantarmu ke tempat kerja."Ujar Suga sambil fokus memainkan ponselnya
Aerin yang tadinya sedang menikmati sarapan paginya,langsung tersedak mendengar ucapan Suga
"Uhuk..huk.. Apa???Coba ulangi lagi?"Tanya Aerin memastikan
"Tidak ada kata mengulang."Jawabnya dengan cuek
Aerin langsung memandang sinis
"Tidak perlu..Aku bisa berangkat sendiri."Ujar Aerin membalas dengan cuek
"Jangan membantah."Jawab Suga lagi
"Aku tidak mau."Jawab Aerin
Suga memandang Aerin dengan tajam,Begitu juga dengan Aerin
"Kenapa kau tiba tiba ingin mengantar ku?apa kau sedang kesambet setan waras ya.."Tanya Aerin sekaligus meledek Suga
Mendengar ucapan Aerin ,Suga pun langsung menggebrak meja makan
Brakkk....
__ADS_1
Sontak membuat Aerin terkejut
"Jangan kau anggap ucapan ku sebagai candaanmu.. Dasar bocah..!!!"Ujar Suga dengan nada marah dan langsung pergi
Aerin pun hanya bisa mematung,ia tak mengira telah membuat Suga marah yang memang Aerin hanya bercanda
"Dasar pemarah.."Gerutu Aerin setelah melihat Suga pergi
Setelah sarapan Aerin langsung berangkat ke cafe,dan Suga tidak jadi mengantarnya
......................
Sesampainya dicafe..
Aerin disambut staff wanita yang tidak menyukainya yaitu Dina
"Hah??"Tanya Aerin dengan bingung pada Dina
"Memangnya kau siapa tuan Kenzie?sampai terlalu sering tidak masuk kerja?setahu ku disini sangat disiplin,tidak bisa sembarangan tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas."Ucap Dina menyindir Aerin
"Tapi aku sudah ijin..Kakiku cedera ,makanya aku tidak bisa masuk kerja."Jawab Aerin apa adanya
"Memang dasar kau saja yang manja.. Memanfaatkan tuan Kenzie agar bisa seenaknya bekerja disini.."Sindir Dina lagi lebih tajam
Aerin pun mulai kesal dengan perkataan Dina yang sudah kelewatan
"Kau.."Aerin yang belum melanjutkan kata katanya,tiba tiba saja Kenzie muncul dibelakang
__ADS_1
"Siapa yang kau maksud memanfaatkan, Dina?"Tanya Kenzie yang menyela perdebatan mereka dengan tatapan dingin kearah Dina
"Tu..Tuan Kenzie.."Ucap Dina yang langsung salah tingkah dan tertunduk dengan kedatangan Kenzie secara tiba tiba
Aerin pun terkejut melihat Kenzie yang muncul dibelakang
"Jika kau masih betah kerja disini,jangan bertindak seolah kau senior disini..Kembali bekerja."Ucap Kenzie dengan tegas pada Dina
"I..Iya tuan.."Jawab Dina sambil mengangguk dan sempat menatap sinis kearah Aerin.Aerin hanya menatap Dina dengan biasa saja
"Kau.. Tidak perlu melakukan itu..Dia pasti benar benar menganggap aku memanfaatkanmu."Ujar Aerin merasa tidak enak
"Biarkan saja..Tidak perlu kau pikirkan..Kakimu sudah sembuh?"Ucap Kenzie sekaligus bertanya tentang kakinya
"Sudah..Makanya aku sudah bisa masuk hari ini..Maaf aku terlalu lama ijin.."Jawab Aerin sembari meminta maaf
"Tidak apa apa..Aku juga tidak mau staffku terjadi kenapa kenapa..Ya sudah mulai lah bekerja ..Aku mau keruanganku."Ucap Kenzie langsung meninggalkan Aerin
Aerin pun menuju ruangan loker untuk berganti seragam
Tiba diruang loker,Terlihat Dina sedang berdiri dihadapannya.Aerin hanya bisa menghela nafas panjang
"Kau puas???Karna kau aku sampai harus ditegur sama bos kita."Tanya Dina dengan perasaan kesal dan marah
"Itu kan karna ulah dirimu sendiri..Setahuku yang senior diatasmu,tidak pernah bersikap searogan sepertimu."Sindir Aerin yang tidak mau ditindas oleh Dina
"Dasar perempuan sombong.."Ucapnya langsung pergi
Aerin hanya menatap sinis
__ADS_1
"Beraninya gertak doank.."Gerutunya dengan pelan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...