
Suga masih menatap Aerin dengan tajam dan dingin
"Kenapa kau masih diam??Siapa laki laki ini??Jangan sampai aku mencari tahu sendiri siapa dia."Tanya Suga dengan tegas
"Sebenarnya aku tidak mengenalnya..Aku bertemu dengannya secara tidak sengaja,karna kalung ku yang hilang ada bersamanya.."Jawab Aerin menjelaskan
"Kenapa kalung itu bisa bersamanya??Artinya kau bersama dia sebelumnya kan?"Tanya Suga tidak percaya dengan jawaban Aerin
"Bukan begitu.. Maksudku.. Kalung itu bisa bersamanya mungkin karna sebelumnya aku sempat bertabrakan dengan dia..Jadi aku tidak sadar jika kalung itu jatuh dan dia yang menemukannya.."Jelas Aerin
"Lalu kenapa kau bisa bersamanya dicafe??"Tanya Suga lagi
"Dia memintaku menemaninya ke cafe jika kalung itu mau ia kembalikan..Jadi aku terpaksa memenuhi permintaannya.."Jawab Aerin lagi
Aerin pun sempat berpikir,darimana Suga mendapat gambar dirinya bersama Tommy dicafe
"Jika ketahuan kau memiliki hubungan dengannya,aku tidak akan mengampunimu.. Dan jangan coba bermain api dibelakang ku.."Ucap Suga dengan tegas
"Apa kau tidak percaya dengan penjelasanku??Sampai memberi peringatan begitu??"Tanya Aerin penasaran
"Aku hanya menegaskanmu..Kau adalah istri ku,jadi aku berhak melarangmu bersama siapa saja,bahkan wanita sekalipun.. Kau harus ingat itu.. !!!"Jawab Suga dengan tegas lagi
__ADS_1
"Lalu bagaimana dengan wanita itu???Kau melarangku tidak boleh bersama siapa pun..Tapi kau sendiri bisa bebas dengan siapa saja??Walaupun dengan alasan pekerjaan??"Tanya Aerin tidak terima dengan pernyataan Suga yang terlalu mengekang dirinya
Suga pun tak menjawab dan Aerin hanya menghela nafas panjang
"Kau egois.."Ujar Aerin yang langsung meninggalkan Suga begitu saja menuju kamarnya
Keesokan harinya..
Aerin masih bersikap kesal dengan Suga.Terlihat wajahnya yang tidak ramah sedikit pun pada Suga pada saat mereka sarapan bersama.Aerin masih melayani Suga menyiapkan sarapan untuknya,hanya saja Aerin lebih memilih diam dan sesekali Suga meliriknya
"Kau marah padaku?"Tanya Suga penasaran
Suga hanya menghela nafas panjang
Ia pun menarik pelan pergelangan tangan Aerin dan menggenggamnya pelan.Membuat Aerin hanya melirik sebentar kearahnya dan kembali memalingkan wajahnya
"Aku minta maaf.. Aku sudah terlalu berlebihan.."Ucap Suga dengan pelan
Aerin kembali melirik kearah Suga
"Aku bersikap begitu,karna aku tidak mau ada lelaki mana pun mendekati istriku.. Karna aku sangat mencintaimu..Aku ingin kau bersikap terbuka padaku..Agar pernikahan kita baik baik saja..Apa kau mengerti??"Jelas Suga
__ADS_1
Sesaat perasaan Aerin sedikit membaik dan penjelasan Suga dapat ia mengerti.Aerin hanya tidak ingin dicurgai dengan hal yang tidak pernah ia lakukan
"Hemmm... Aku mengerti.. Aku juga tidak berniat ingin mengecewakanmu..Aku akan selalu berusaha bersikap jujur dan terbuka pada suamiku.."Jawab Aerin mulai sedikit tersenyum
"Kau mau memaafkan ku?"Tanya Suga
"Iya.. Aku juga akan berdosa jika terlalu lama marah dengan suamiku.."Jawab Aerin dengan santai
Sesaat Suga mengeluarkan kartu kreditnya dan memberikan pada Aerin
"Ini apa?"Tanya Aerin bingung
"Belanja lah sesuka hatimu.. Itu kartu tanpa batas limid,Kau boleh memakainya sesukamu."Jelas Suga
Aerin pun menyeringai dan langsung mengambil kartu tersebut dengan secepat kilat ,membuat Suga menatap bingung
"Kau memang suami pengertian..Hehehe.."Ujar Aerin yang tiba tiba bersikap baik padanya
Suga hanya bisa tersenyum melihat kebahagiaan istrinya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1