
Tatapan Suga pun semakin dingin terhadap Aerin.Ia merasa tidak terima dengan kritikannya yang membandingkan makanannya dengan nasi padang.Aerin benar benar tidak menghargai jerih payahnya membuat masakan tersebut
"Terserah padamu ...!!!"Sentak suga langsung meninggalkan Aerin menuju kamarnya
Aerin pun tersenyum dengan kemenangannya,karna sudah membuat Suga kesal
"Haha..Dia kalah.. padahal masakannya tidak begitu buruk,walaupun ini terlihat aneh..Rasain tuh pembalasanku"Ucap Aerin pada dirinya sendiri yang membalas Suga tadi
Sedangkan Suga melampiaskan kekesalannya dengan merebahkan tubuhnya dengan kasar
Gadis aneh... Tidak tahu menghargai..Umpat Suga dengan sangat kesal
Setelah makan malam,Aerin pun membereskan sisa makan malamnya dan setelah selesai ia pun berjalan menuju kamarnya.Namun, tanpa ia sadari saat berjalan dengan kaki yang masih cedera,tiba tiba saja ia terpeleset dan membuat Aerin berteriak
"Akhhhhh...."Teriak Aerin meringis kesakitan sambil memegangi kakinya yang keseleo
Teriakan Aerin pun sontak membuat Suga terdengar dan dengan cepat ia keluar kamar menghampiri Aerin yang terduduk dilantai sambil memegangi pergelangan kakinya
"Kau kenapa?"Tanya Suga sedikit panik
__ADS_1
"Kakiku..Huaa... Sakit.." Jawab Aerin masih terus meringis kesakitan
Suga pun melihat pergelangan kaki Aerin yang ternyata sudah memerah.Ia pun langsung mengangkat tubuh Aerin menuju kamarnya.Sesampainya ia membaringkan tubuh Aerin dengan pelan
Suga langsung keluar kamar mencari obat oles untuk mengurut pergelangan kaki Aerin yang keseleo.
Tak berapa lama,ia kembali dan membawakan obat tersebut.Ia langsung mengolesi obat tersebut kepergelangan kaki Aerin dengan serius
"Dasar ceroboh..''Ujarnya yang maih serius mengobati kaki Aerin
"Apa katamu?"Tanya Aerin menatap tajam kearah Suga
"Yang kau pikir aku sengaja melakukannya."Jawab Aerin dengan kesal dan memalingkan wajahnya
"Kenapa kau begitu keras kepala?Selalu menjawab apa yang kukatakan?"Tanya Suga yang juga ikut kesal
"Aku tidak keras kepala,hanya membela diri..keadaanku sudah seperti ini kau masih saja bersikap ketus ."Ujar Aerin sekaligus menyindirnya
__ADS_1
Suga hanya menghela nafas panjang dan tak ingin berdebat lagi ada Aerin yang sulit diatur baginya
Setelah mengobati kaki Aerin,Suga pun meninggalkan kamar Aerin.dan Aerin yang sedikit kesal dengan sikap Suga memilih untuk tidur dan mencoba melupakan kekesalannya
Tengah malam...
Suga pun kesulitan tidur,dan ntah kenapa dia mencemaskan keadaan Aerin.Ia pun keluar kamar dan menuju kamar Aerin untuk memeriksa keadaanya.Perlahan ia membuka pintu kamar Aerin agar tidak membuat Aerin terbangun.Ia memasuki kamar Aerin dan pelan pelan berjalan menuju ranjang Aerin
Ia pun melihat Aerin yang sudah tertidur nyenyak.Suga sesaat memperhatikan Aerin yang tertidur.Ntah apa yang dipikirkannya saat ini,hingga ia mencemaskan keadaan Aerin.Yang padahal mereka sempat berdebat dan membuat dirinya kesal
Kenapa gadis menyebalkan sepertimu bisa membuatku harus mencemaskanmu??? Batin Suga dalam hatinya
Ia masih terus berdiri memperhatikan Aerin.Cukup lama ia berdiri akhirnya ia berniat meninggalkan kamar Aerin.Tapi saat akan melangkah ia pun mendengar Aerin mengingau
"Ibu..Kakak..kalian dimana?hiks..Aku merindukan kalian..Hiks..Aku merasa sendiri.."Ucap Aerin yang terus menginggau sambil menangis membuat Suga sedikit bingung dengan semua ucapan Aerin saat bermimpi
*Apa yang dia mimpikan???,..Batin Suga tanda tanya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...
__ADS_1